Dia juga merasa ada yang tidak beres."Aku nggak akan melakukannya lagi," ujar Jihan dengan suara pelan.Gita bertanya, "Kau terluka, tapi Jevan nggak datang menjengukmu?"Jihan meliriknya dan menjawab, "Hubungan kami sudah separah ini. Kalau datang menjengukku, entah aku yang hidup atau dia yang mati. Jadi, buat apa dia datang."Gita berpikir sejenak, lalu berkata, "Benar juga. Pasangan yang bisa bertahan lama biasanya sudah bertahun-tahun nggak saling bicara. Contohnya aku dan suamiku."Suasana hening.Jihan mengangguk setuju, lalu kembali menyuap sepotong apel.Namun, seolah teringat sesuatu, Gita bertanya lagi, "Kalau Sean? Apa dia datang menjengukmu?"Jihan terkejut sampai hampir tersedak apel.Setelah menenangkan diri sejenak, Jihan menjawab asal-asalan, "Kenapa harus bahas Sean? Aku kan nggak akrab sama dia.""Kau bahkan sudah membeli hadiah untuknya, masih bilang nggak akrab?"Gita mendekat dan bertanya dengan penuh rasa ingin tahu, "Ekspresinya seperti apa pas terima hadiahnya
อ่านเพิ่มเติม