Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis

Oleh:  justphantom  On going
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
0.0
Belum ada penilaian
133Bab
4.8KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Di usia ke-666 tahun, Kaliya dipaksa oleh ayahnya untuk menikah dengan Lucifer. Seorang iblis paling sombong dan angkuh di alam semesta. Sampai hari kiamat tiba pun, Kaliya tidak akan pernah mau menikah dengannya. Kaliya yakin ada cara lain untuk menguatkan kerajaan. Sayangnya, Elliot dan Katarina tetap teguh akan pendirian mereka. Yaitu, Kaliya harus menjadi pendamping hidup Lucifer. Nyatanya, Lucifer memang licik. Dia tega mengkhianati Elliot dan membuatnya binasa. Elliot mati, dan Katarina menghilang. Sementara itu, Kaliya yang terkurung di singgasana kerajaan Lucifer pun hampir putus asa. Kaliya dihina dan digauli secara brutal oleh Lucifer demi menghasilkan keturunan iblis yang lebih kuat. Tak disangka, sang ayah mengirimkan utusan berupa Burung Phoenix untuk menyampaikan pesan kepada Kaliya sebelum akhir hayatnya tiba. Terbebani oleh amanat terakhir ayahnya, Kaliya terpaksa mencuri batu permata Katastrof milik Lucifer. Dalam pelariannya dengan benda itu, Kaliya jatuh ke bumi dan membuat permata Katastrof pecah menjadi beberapa bagian. Sialnya, dia malah bertemu dengan manusia! Bisakah Kaliya membawa permata itu kembali dan membalaskan dendamnya kepada Lucifer? Apa jadinya jika manusia bodoh bernama Orlando menemani Kaliya keliling dunia hanya untuk mengumpulkan pecahan batu? Selama berbulan-bulan bersama, rasanya mustahil jika Orlando tidak jatuh cinta kepada wanita secantik Kaliya. "Mungkin aku memang bodoh, Kaliya. Tapi maukah kamu menikah denganku?" --Orlando Grey. "Cih. Dalam mimpimu!" --Kaliya Adreinne.

Lihat lebih banyak
Cinta dari Perempuan Berwujud Iblis Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
133 Bab
1. Pembangkang
  “Jangan bercanda, Ayah.  Sampai kapan pun aku tidak akan sudi menikah dengannya!” “Jaga bicaramu, Kaliya! Ini demi kebaikan kerajaan kita. Ayah mohon, mengertilah!” “Tidak!” sergah Kaliya geram. “Aku sudah hidup se
Baca selengkapnya
2. Kedatangan Lucifer
“Aku akan membujuknya lagi, Ayah.” Katarina bertekad. “Akan aku pastikan Kaliya menerima pernikahan ini.” “Terima kasih, Katarina.” Elliot menatap putrinya dengan hangat. “Hanya kamu yang selalu mengerti keadaanku.” Katarina tersenyum. Dia sangat bahagia jika Elliot memujinya seperti ini. Selama beratus-ratus tahun, Katarina selalu dirundung gelisah karena kekuatannya tidak sehebat sang adik. Makanya, Katarina memutuskan untuk menikah dengan salah satu iblis terkuat di kerajaan mereka. Sayangnya, kenyataan selalu tak sesuai dengan harapan. Kekuatan Katarina tidak bertambah. Energi api yang dia miliki tidak bisa digunakan untuk menembus dunia manusia. Makanya ia berakhir menjadi putri pengangguran yang hanya bisa berjalan-jalan di sekitar istana. Rasa iri sempat menguasainya dahulu. Ketika dia tahu bahwa Kaliya punya kekuatan seribu kali lebih hebat, Katarina murka dan hampir membakar separuh istana. Dia kira, kemarahannya adalah sebuah perwujudan dari
Baca selengkapnya
3.Pernikahan Paksa
Lucifer langsung tertawa lepas. Dia senang bukan main. Dalam sejarah hidupnya sebagai iblis, perang saudara adalah hal yang tak pernah membosankan. “Hahaha. Fantastis! Dirimu fantastis, Katarina!” Katarina membungkuk anggun. “Terima kasih, Tuan Lucifer. Aku senang bisa sedikit membantu.” “Apa-apaan ini, Katarina? Lepaskan aku sekarang!” bentak Kaliya tak terima. Namun, Katarina tidak menggubrisnya sama sekali. Dia hanya menatap Elliot yang sepertinya masih terkejut dengan apa yang baru saja terjadi. “Kalau begitu, aku akan mengumumkan ke seluruh penghuni istana untuk mempersiapkan pernikahan,” ujarnya tenang. Elliot mengangguk usai kepergian putrinya. “Aku juga akan memanggil bangsaku, Elliot. Aku tidak menyangka jika pernikahan paksa ini akan sangat menarik!” Lucifer menepuk bahu Elliot beberapa kali. “Ah, sial. Aku harus mengganti jas ini dengan yang baru.” Tak selang beberapa detik, Lucifer langsung menghilang dari h
Baca selengkapnya
4. Permata Katastrof
“Kamu bercanda?” cibir Kaliya. “Kita baru menikah beberapa menit yang lalu dan kamu ingin membawaku ke istana jelekmu? Hahaha. Bermimpi saja, Lucifer! Aku tidak akan pernah meninggalkan kerajaan ini!” “Utututu. Mengapa kamu begitu rumit, Kaliya?” Lucifer berjalan mengelilingi tubuh istrinya perlahan. “Biar kuberi saran. Berpikirlah sederhana, maka kamu akan mengerti apa tujuanku meminang dirimu.” Kaliya berdecak. “Sudah sangat jelas, bukan? Kamu hanya ingin menguasai semua keturunan Azazel? Aku tahu rencana busukmu, Lucifer!” “Tidak, tidak. Apa pun yang ada di dalam kepalamu tentang diriku, semuanya salah. Aku hanya ingin menyatukan dua kerajaan untuk menambah kekuatan.” “Selain itu...,” Lucifer kembali mendekat. Dia meletakkan telapak tangannya di bahu Kaliya dan berbisik, “aku sangat tertarik padamu, Kaliya. Aku tidak sabar untuk membuat keturunan-keturunan iblis bersamamu. Aku yakin, anak-anak kita akan sangat hebat.” Meski dia seorang ibli
Baca selengkapnya
5. Manusia Bodoh
Orlando tersentak saat mendengar suara debuman benda jatuh. Pria itu mundur beberapa langkah menjauhi tepi gedung sembari berteriak. Air mata yang tadi mengalir pun langsung berhenti. Kala dia menemukan seorang wanita terkapar tak berdaya, Orlando langsung berlari menghampiri.“A...apa-apaan ini?” gumamnya tergagap. “Apa yang terjadi? Kenapa kamu jatuh dari atas sana? Apa yang terjadi?!”“Hei, Nona! Bangunlah! Kamu tidak mati, kan?” Siapa yang tidak panik jika menemukan seseorang jatuh dari langit? Apalagi, atap gedung ini adalah tempat yang ingin Orlando jadikan sebagai kenangan terakhirnya sebelum bunuh diri.Namun, dia malah dikejutkan dengan pemandangan benda jatuh dari langit. Dan ternyata itu adalah seorang wanita!“Nona, apa kamu baik-baik saja? Kamu masih bisa bernapas?” Orlando memberanikan diri mengulurkan tangan saat melihat dada perempuan itu kembali naik turun.Beberapa luka
Baca selengkapnya
6. Siapa Dirimu Sebenarnya?
Manusia di hadapannya semakin tergagap. Melihat itu, Kaliya tersenyum kecil. Dia kembali menarik-narik tangannya dengan kuat agar bisa melepaskan diri.“Tidak! Berhenti bergerak atau aku akan membunuhmu!” seru Orlando dengan suara gemetar.“Manusia sepertimu berani membunuhku? Hahaha. Dari luar saja kamu sudah terlihat lemah!”“Aku tidak lemah! Aku menggendongmu dari gedung itu sampai ke sini. Lalu ... lalu aku juga memiliki stik golf pribadi! Aku tidak lemah!”“Menjijikkan. Berhentilah mengoceh seperti pecundang!” cibir Kaliya muak. “Cepat lepaskan aku atau nyawamu akan melayang malam ini!”Keras kepala, Orlando menggeleng cepat. Dia berlari ke ruangan lain, lalu kembali dengan sebuah stik golf di tangan.“Aku tidak bercanda saat aku bilang memilikinya,” ujarnya sembari bersiaga dengan posisi seperti orang yang akan memukul.“Cih. Baiklah, baiklah. Aku perc
Baca selengkapnya
7. Jangan Menyentuhku!
Orlando dan petugas polisi di sana langsung berteriak. Mereka mendekati jendela dan melihat ke bawah. “Apa wanita itu sudah gila? Kenapa dia malah melompat?!” “Sudah aku bilang kan, kalau wanita itu aneh!” seru Orlando ketakutan. Mata mereka terus mencari ke jalanan di bawah sana. Namun, mereka tidak menemukan satu tubuh pun yang terkapar. “Apa-apaan ini? Kamu menyuruhnya bunuh diri di hadapan kami?” bentak petuga kepolisian sambil menatap Orlando dengan marah. “Ti-tidak! Tentu saja tidak, Sir! Harus saya katakan berapa kali lagi kalau perempuan itu aneh! Dia seorang monster!” “Sir, saya akan mencari ke bawah,” ujar petugas yang satunya. Setelah mendapat anggukan, dia segera berlari dari sana. Orlando kembali menatap ke bawah melalui jendela. Meski ini larut malam, lampu jalanan dan penerangan dari beberapa kedai masih terlihat bersinar. Hal itu membuat Orlando bisa mendapati pemandangan apa pun dengan jelas. Namun, tubuh wanit
Baca selengkapnya
8. Kenapa Sayapku Hilang?
“Apa yang kalian tunggu? Cepat lawan perempuan itu!” jerit salah satu dari mereka.Tanpa menunggu lama, mereka mulai menyerang Kaliya secara bersamaan. Meski seluruh tubuh Kaliya sakit, kekuatan iblis tentu saja lebih besar dari pada kekuatan manusia.Maka dari itu, Kaliya dengan mudah membanting mereka, menendang tubuh mereka hingga terpental, bahkan ia mampu membuat senjata besi yang mereka bawa menjadi hancur.“Aku tidak main-main soal mencabik jantung kalian, lho! Jangan berani macam-macam denganku!” seru Kaliya marah. Kilat kemerahan menyorot dari matanya.Seorang gadis yang tadi bergabung dengan mereka, kini malah memojokkan diri di antara jajaran tong sampah. Bau pendosa yang sudah busuk, kini semakin menyiksa usai berpadu dengan tumpukan limbah rumah tangga.“Kenapa kamu bersembunyi seperti itu?” gumam Kaliya lembut. Dia berjalan mendekat dengan langkah ringan. “Bukankah tadi kamu sangat ini menyera
Baca selengkapnya
9. Rahasia Lucifer
“Lepaskan aku, Lucifer!” ucap Katarina terengah-engah.Penampilan perempuan itu sangat lusuh dan kacau. Lucifer bahkan hampir tidak mengenali Katarina jika bukan anak buahnya yang berkata.“Dari mana kalian menemukan wanita ini?” tanya Lucifer kepada bawahannya.“Dia sedang dalam perjalanan melarikan diri ke kerajaan iblis timur, Tuanku.”“Kerja bagus. Buatkan dia sangkar yang luas!”“Baik, Tuan!” Anak buah Lucifer menunduk hormat. Kemudian mereka mengalihkan perhatian kepada Katarina.Katarina didorong ke lantai hingga tersungkur. Beberapa pasukan iblis itu kemudian mengeluarkan tombak mereka masing-masing. Dari ujung tombak mereka mengalir cahaya merah legam yang berbentuk seperti sulur-sulur tipis, kemudian bergabung dan membentuk jeruji secara perlahan. Beberapa saat kemudian, sangkar luas telah menaungi tubuh Katarina dengan sempurna.“Apa yang kamu lakukan, Lucife
Baca selengkapnya
10. Sebuah Pelarian
“TIDAK!” teriak Katarina saat cahaya api kemerahan yang begitu besar, menghempas ke arah dirinya.Seketika, semuanya berubah menjadi gelap. Rasa terbakar menyelimuti seluruh tubuh Katarina. Padahal dia sendiri tercipta dari api neraka. Namun, dia tetap bisa merasakan kesakitan saat api milik Lucifer menyerang tubuhnya.Katarina dibawa tenggelam begitu dalam. Tubuhnya dilahap dengan ganas. Meski dia menjerit sekuat mungkin, tak akan ada yang bisa menolong Katarina. Tidak siapa pun.Dari kejauhan, tawa Lucifer terdengar begitu congkak dan arogan. Katarina juga bisa merasakan pukulan dan sengatan hebat di seluruh tubuhnya. Lucifer tidak memberikan jeda kepada Katarina untuk bernapas. Dia diserang secara terus-menerus.“Inilah akibatnya jika kamu kurang ajar padaku, Katarina!” Gema suara Luciifer terdengar.Bibir Katarina terbuka untuk berteriak. Tetapi satu suara pun tidak keluar.“Teruslah seperti itu, Katarina! T
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status