Minggu lalu nongkrong sama temen-temen pecinta webtoon, kita malah debat panjang soal 'Om Jangqn Gida'. Series ini emang fenomenal banget sejak debut Juli 2021 lalu. Yang bikin aku salut, dalam waktu cuma beberapa bulan, karya ini udah berhasil bikin fandom sendiri yang aktif banget bahas setiap detail cerita. Aku sendiri suka cara series ini mainin stereotip karakter middle-aged dengan twist komedi gelap yang fresh.
July 2021 adalah bulan dimana dunia webtoon dapat kejutan menyenangkan. 'Om Jangqn Gida' muncul dengan gaya yang totally out of the box—kombinasi antara komedi slapstick dan komentar sosial yang cerdas. Awalnya coba baca karena curiosity, eh malah ketagihan sampe koleksi screenshot adegan favorit di folder khusus. Kreatornya emang jago banget bikin pembaca terus guess: ini bakal lucu atau malah bikin melankolis di panel berikutnya.
Pas lagi scroll webtoon recommendation dua tahun lalu, judul 'Om Jangqn Gida' langsung nyangkut di kepala karena gambarnya yang ekspresif banget. Ternyata series ini udah ada sejak pertengahan 2021, tepatnya musim panas itu. Yang bikin betah itu chemistry antar karakternya—kayak lihat drama keluarga versi absurd tapi somehow relatable. Sampe sekarang masih suka balik baca chapter awal buat ngumpulin foreshadowing yang dulu kepeleset.
Aku ingat banget waktu pertama kali nemu 'Om Jangqn Gida' itu kayak menemukan harta karun di tumpukan konten webtoon. Series ini mulai tayang perdana tanggal 1 Juli 2021 di platform Naver Webtoon, dan langsung bikin gempar karena gaya gambarnya yang unik dan alur ceritanya yang unpredictable. Awalnya kupikir ini cuman slice of life biasa, tapi ternyata ada depth yang bikin nagih!
Yang bikin lebih spesial, webtoon ini dikemas dengan humor absurd tapi tetep relate sama kehidupan sehari-hari. Aku selalu nunggu update tiap minggunya sambil ngopi—ritual wajib buat menghadapi plot twistnya yang suka bikin meja makan berantakan karena ketawa gegara adegan Om Jangqn yang chaotic itu.
2026-07-11 22:41:26
11
View All Answers
Scan code to download App
Related Books
Ah! Sentuh Aku Lagi, Om
Wisha Berliani
9.8
95.3K
Malam itu, Celine hanya ingin melupakan luka setelah memergoki pacarnya berselingkuh dengan cara paling gila dalam hidupnya. Namun siapa sangka, pria yang menemaninya malam itu identitasnya jauh lebih mengejutkan, dan sejak malam itu hidup Celine tak pernah sama lagi.
“Ah—sentuh aku lagi, Om…”
“Cel... kamu serius?”
“Hm. Aku serius.”
“Kalau kamu minta kayak gitu… aku nggak akan bisa berhenti.”
“Aku nggak mau Om berhenti.”
Lamaran Alena hanya dianggap lelucon oleh Leon karena ia menganggap gadis itu hanyalah anak kecil yang belum mengerti cinta. Lima tahun kemudian, mereka kembali bertemu di perusahaan milik Leon. Alena yang kini tumbuh menjadi wanita cantik memilih tidak mengungkapkan bahwa dialah gadis yang pernah melamarnya, tetapi sikapnya yang sering salah tingkah justru mulai menarik perhatian Leon.
Om Budi dikenal sebagai duda mapan yang ramah dan dihormati di lingkungannya. Tidak ada yang tahu bahwa di balik hidupnya yang tenang, ia menyimpan kesepian yang perlahan mengubahnya.
Sampai Aya, keponakannya yang baru kuliah di kota, datang dan tinggal serumah dengannya.
Awalnya semua terasa biasa saja. Namun kedekatan mereka perlahan berubah menjadi hubungan berbahaya yang sulit dihentikan.
Di saat yang sama, wanita-wanita lain juga mulai tertarik pada Om Budi—mulai dari mahasiswi polos, dokter cantik, hingga wanita karier yang diam-diam menginginkannya.
Semakin lama, hidup Om Budi semakin dipenuhi rahasia, kecemburuan, dan gairah yang tak bisa ia kendalikan.
Dan tanpa ia sadari, semakin banyak wanita yang mulai terobsesi menjadi wanita paling spesial di hidupnya.
Bagi Binar Gendhis Rarasita, hidup itu sederhana— kuliah, nongkrong, dan sesekali bikin drama kecil biar nggak bosan. Sampai suatu hari, tanpa rasa malu, dia berdiri di depan seorang pria mapan yang usianya jauh diatasnya dan dengan percaya diri berkata,
"Hai Om, aku calon istrimu!"
Om yang dimaksud?
Bukan sembarang om. Dialah Kais Arfan Zaydan, pria dingin berusia tiga puluh dua tahun, pemilik perusahaan besar sekaligus sahabat baik ayah Binar!
Kais jelas menolak mentah-mentah ide gila itu. Baginya, Binar hanya gadis manja yang doyan cari perhatian. Tapi siapa sangka, keadaan justru membuat mereka terjebak dalam situasi yang memaksa Kais mempertimbangkan ulang kata-katanya.
Antara perbedaan usia, ego, dan perang mulut yang tiada henti, Binar justru semakin yakin— dialah takdir Kais.
Pertanyaannya, apakah Kais bisa bertahan dari gempuran rayuan absurd sekaligus manis seorang “calon istri” yang nekat ini?
"Kau tak takut jika Aleska tahu kita selingkuh di belakangnya?"
"Biarkan saja, dia bahkan tak mau menyenangkan ku seperti mu."
Tangan Aleska yang ingin membuka pintu kamar apartemen itu menggantung di udara. Aleska hapal sekali dengan dua suara yang sedang bermesraan di dalam kamar itu.
"Jadi mereka mengkhianati ku? Sejak kapan mereka melakukannya?"
Tubuh Aleska gemetar, dia melangkah mundur dengan pelan dan berlari keluar dari apartemen itu.
Seorang laki laki, yang tak sengaja melintas di lorong apartemen mengerutkan keningnya ketika mengenali Aleska yang berlari sambil menangis.
Gaharu Jagara Arkadewa, meminta asistennya memeriksa apa yang terjadi dengan Aleska barusan.
"Aleska menangis? Apa dia melihat sesuatu?"
#
"Om maukah menikahiku? Aku akan jadi istri penurut dan tak akan membuat Om malu. Aku janji akan jadi perempuan yang mengikuti semua kemauan om."
Gaharu, terkejut tapi dia menyeringai ke arah Aleska yang tiba tiba menawarkan diri kepadanya.
"Kau tahu, saat kau masuk ke kehidupan ku, kau tak akan bisa keluar lagi bagaimana pun caranya!"
Detik berikutnya, mata Gaharu membola ketika benda kenyal milik Aleska menempel pada bibirnya.
#
Apa yang akan terjadi pada mereka berdua selanjutnya? Dan apa yang akan di lakukan Aleska pada dua orang yang sudah mengkhianati nya?
Lalu apakah keputusan Aleska selanjutnya bersama Gaharu bisa membuatnya bahagia?
follow IG : Sangkarachan
“Kenapa diam? Apa kau sedang mengenangkan setiap detail kenikmatan yang kita rasakan bersama semalam? Aku pikir, aku tidak keberatan untuk mengulang kembali semua rasa nikmat itu bersama mu.”
"BOOM!!!"
Dari sekian banyak penduduk bumi ini, mengapa pria itu yang harus kembali muncul di hadapan Olivia disaat dirinya jatuh ke dasar bumi? Pria yang pernah menghabiskan satu malam panas dengannya, kini muncul sebagai om nya. Meledak nggak tuh?! ikuti kisah Olivia dan Om Sexynya hanya di "Ternyata Pria Hot itu, Omku!!"
Film 'Om Om Perkasa' pertama kali tayang di bioskop Indonesia pada 12 Desember 2013. Aku masih ingat betapa hebohnya promosinya waktu itu—poster bergaya superhero lokal dengan sentuhan komedi yang langsung nyangkut di kepala. Beberapa temanku bahkan cosplay karakter Om Om untuk nonton bareng, lucu banget!
Yang bikin film ini spesial adalah campuran absurditas dan kejujurannya. Sutradaranya berhasil bungkus kritik sosial dalam kemasan slapstick, mirip vibe 'Warkop DKI' generasi baru. Meski efek CGI-nya sederhana, justru jadi charm tersendiri buat penonton yang jenuh dengan blockbuster Hollywood terlalu serius.
Barusan habis nonton beberapa episode 'Om Janggan Gida' dan langsung jatuh cinta sama chemistry para pemainnya! Dari yang kubaca, drama ini eksklusif tayang di Viu. Platform ini emang jadi rumah buat banyak drakor berkualitas, termasuk yang satu ini. Aku suka banget fitur subtitle multilingual-nya, bikin nyaman nonton pas lagi commute.
Kalau mau nonton lengkap semua episodenya, harus berlangganan Viu Premium sih. Tapi worth it banget menurutku, apalagi mereka sering ngadain promo. Drakor ini juga kadang muncul di rekomendasi 'Korean Classics' mereka, jadi gampang ditemuin.
Kebetulan banget baru-baru ini aku lagi ngejar drama Korea 'Om Jang Geun Gida'! Total ada 16 episode yang tayang di KBS2 tahun 2017. Setiap episodenya sekitar 60 menit dan bener-bener worth it buat ditonton sampe tamat.
Yang bikin seru itu chemistry antara Choi Daniel sama Jang Na-ra yang main sebagai pasangan kerja di kantor pajak. Plotnya ringan tapi ada twist-twis lucu yang bikin betah marathon. Awalnya coba nonton 1-2 episode, eh malah ketagihan sampe begadang ngejar semua episode!
Pernah dengar tentang 'Reply 1988'? Nah, 'Om Janggan Gida' punya vibe serupa tapi dengan sentuhan lebih lokal. Ceritanya revolve around keluarga kecil di pinggiran Seoul yang punya toko kelontong. Ada konflik generasi antara ayah yang kolot dan anak muda yang pengen modernisasi toko, plus romance antara si anak dengan gadis tetangga yang kerja di kedai kopi vintage. Yang bikin seru itu detail-detail keseharian mereka—dari rebutan remote TV sampai debat soal cara ngatur rak minuman. Endingnya cukup mengharukan karena ternyata sang ayah selama ini menyimpan surat wasiat untuk anaknya.
Yang bikin betah itu chemistry antar karakternya. Adegan-adegan kecil seperti makan malam bersama atau ngobrol di teras toko itu terasa banget kayak kehidupan nyata. Kalo lo suka slice of life dengan sedikit drama keluarga, ini worth to watch.
Kemarin aku baru saja ngecek informasi terbaru tentang 'Om Jangqn Gida' karena penasaran banget sama kelanjutan ceritanya. Dari beberapa forum diskusi yang kubaca, belum ada pengumuman resmi tentang season kedua. Biasanya kalau ada lanjutannya, produser bakal ngasih teaser atau trailer dulu, tapi sejauh ini belum keliatan tanda-tandanya. Aku sih berharap banget ada season kedua soalnya chemistry antara karakter utamanya bener-bener lucu dan menghibur. Kayanya bakal banyak yang kecewa kalo series ini cuma tamat satu season doang.
Tapi jangan sedih dulu, mungkin aja mereka masih proses produksi atau nunggu waktu yang tepat buat announce. Aku biasanya pantengin akun officialnya di sosial media buat update. Kalo emang nggak ada kabar dalam waktu dekat, mungkin bisa coba tonton series lain dengan vibe serupa kayak 'Welcome to Waikiki' buat ngobatin kangen.