Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gus ku ,Cinta Pertamaku

Gus ku ,Cinta Pertamaku

Sementara ayahku di minta untuk keNdalem (sebutan untuk rumah Kyai) ,dan aku menunggu dikantor bersama kang ikhsan. Ya dia kang ikhsan ,orang pertama yang aku temui dipesantren ini. "Talita Adriani , panggilannya siapa ?" tanyanya sambil membaca formulir yang baru saja kuisi. "Panggil aja Lita kang " jawabku sembari tersenyum tipis. Aku kurang nyaman dengan tatapan kang ikhsan yg dari tadi memperhatikanku. " Apa ada yang salah sama penampilan gue ? kok ni orang merhatiin gue mulu dari tadi " batinku.
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 596 Times as kamu yang pertama
Read
+Library
Senja Pertama

Senja Pertama

“Gak papa kok baik, kan nggak harus orang itu yang balas kebaikan kita.” Pembicaraan ini mulai membosankan bagi Sendanu. Akhirnya dia membuka juga bekal itu. Disuapkan sedikit ke dalam mulut, dan sesaat dia langsung takjub. “Siapa yang masak?” “Bunda yang masak.” Sendanu melanjutkan kegiatannya menghabiskan bekal itu. Jujur ini pertama kali setelah cukup lama Sendanu tak pernah makan pagi. Tiba-tiba saja dia ingin.
7.8K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as kamu yang pertama
Read
+Library
Istri Sementara untuk Tuan Terkutuk

Istri Sementara untuk Tuan Terkutuk

Happy Reading. Taman Despina. "Dia cinta pertamamu Damara?" tanya Arron sembari berjalan disamping Damara yang hanya memandang ke arah depan dengan tatapan tajam. "Tidak." "Tidak?" "Bagi Damara, dia bukanlah cinta pertama. Tapi orang yang harusnya mati secara mengenaskan. Tapi bagi Zehya, dia adalah cinta pertama." ungkap Damara.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as kamu yang pertama
Read
+Library
Malam Pertama yang Tertunda

Malam Pertama yang Tertunda

“Nggak usah macam-macam, deh, Bu. Mungkin, Aa memang belum sepenuhnya nerima keadaan Neng. Tapi, bukan dengan cara seperti itu untuk membuatnya luluh dan jatuh cinta. Doa, dan tentu saja ikhtiar dengan cara yang halal. Sabar, misalnya.” “Kelamaan! Kamu jangan mengalang-ngalangi usaha ibu, dong. Lagian, kenapa bisa luntur, sih, pelet pertama?” Laksmi menangkup mulut. Sadar dengan apa yang baru saja ia katakan. “Apa, Bu? pelet pertama?”
9.914.5K viewsCompletedAdded to Library 564 Times as kamu yang pertama
Read
+Library
Malam Pertama dengan Kakak Suamiku

Malam Pertama dengan Kakak Suamiku

Namun setelah hampir sekarat, Azalea seolah diberi kesempatan untuk memperlihatkan dirinya lewat acara ulang tahun Tuan Gibran. “Nyonya, nyonya sekalian… ini adalah Azalea Mirabel, menantu pertamaku,” ucap Nyonya Sekar, dengan suara ramah yang dibuat-buat serta senyum palsu menipu. “Ayo, Azalea, sapa dengan sopan.” Azalea meniru senyum palsu ibu mertuanya seraya menyalami wanita-wanita di sana. “Senang bertemu dengan Nyonya-nyonya sekalian. Saya Azalea,”
3.2K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as kamu yang pertama
Read
+Library
Penantian Malam Pertama

Penantian Malam Pertama

Entah kesedihan atau ratapan, semua itu tidak terlihat jelas. "Malam pertama adalah hal yang paling ditunggu-tunggu pasangan pengantin di seluruh dunia ini dan aku yakin sekali kamu juga termasuk di dalamnya." "Namun, sepertinya kamu belum beruntung mendapatkan kenikmatan itu. Mungkin kamu harus sedikit lebih sabar lagi untuk bisa merasakan berbagi kehangatan dan panasnya permainan di atasnya. Aku dan ...." "Diam!" Teriak Miana keras diiringi petir yang menggelegar.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as kamu yang pertama
Read
+Library
Hamil di Malam Pertama

Hamil di Malam Pertama

Hamil di Malam Pertama Bab 1 : Tuduhan Hamil “Kamu sedang hamil, Vau?” tanya Mas Yuta saat kami baru saja selesai melakukan aktifitas malam pertama, matanya melotot tajam ke arahku. “Maksud kamu apa, Mas?” Segera kutarik selimut untuk menutupi tubuh.
10101.6K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as kamu yang pertama
Read
+Library
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

New Chat@KamaMyLoveMyHeartMyHeaven [El,] [Maaf, baru bisa mengirim pesan] [Aku sudah mendarat di Jakarta] [Transit] [2 jam lagi lanjut terbang ke Kualanamu, Medan] [Jaga dirimu baik-baik, El] [Tunggu, aku pasti kembali] Seika melepaskan napas yang sedari tadi ditahannya kuat-kuat hingga dadanya terasa sakit. Kama. Dia bahkan tak mengingatnya sama sekali semenjak melihat kondisi Menir Hank untuk pertama kalinya. Bayangkanlah!
105.5K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as kamu yang pertama
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status