Pesan Kotor Di Laptop Anakku
“Hehe, Om senang banget, ya? Sama, dong. Aku juga.”
“Senanglah! Masa nggak? Om bahagia banget bisa kenal dan pacaran sama kamu, Kikan. Kamu selera Om banget. Muda dan menggairahkan.” Wajah Om Tirta terlihat sangat centil. Memang tak sesuai dengan usianya yang sudah kepala empat. Namun, bagiku nggak apa-apa, sih. Usia kan, hanya sebuah angka. Tidak ada korelasinya dengan sikap yang ditunjukan saat jatuh cinta ataupun berbunga-bunga. Siapa pun boleh excited kalau tengah dilanda asmara, termasuk aku maupun Om Tirta sendiri.
“Nah, Kikan, karena kamu sekarang sudah pacarnya Om, Om boleh kan, kapan pun minta ditemani sama kamu? Kita boleh kan, sering-sering seperti ini?”