Mami lily
"Aku menerima pernikahan ini demi berbakti dan demi bayi merahmu, Mas. Tapi jangan pernah menuntutku menjadi bayang-bayang kakakkku!"
Bagi Rosalia Anindita, menjadi istri pengganti melalui adat turun ranjang adalah sebuah sangkar emas yang membunuh jiwa merdekanya. Ia harus menukar kuas, kanvas, dan impian besarnya di dunia seni dengan duka yang dingin di rumah seorang dr. Bayu Aditya—pria perfeksionis yang kaku dan belum sepenuhnya lepas dari masa lalu.
Di tengah dinginnya rumah tangga yang hampa, badai baru datang melanda. Baskoro, cinta masa lalu Anin, kembali dari Eropa membawa tawaran kebebasan dan gairah seni yang selama ini dirindukannya. Di saat yang sama, percikan cemburu yang gengsi diakui mulai mengoyak hati dr. Bayu, memaksa sang dokter memilih antara ego memiliki atau melepaskan.
Di antara tangis demam seorang bayi yang mulai memanggilnya "Mama" dan lambaian sayap merdeka di ujung jalan pameran, ke mana arah angin batin Anin akan berlabuh?
Sebuah kisah tentang luka takdir, keikhlasan yang dewasa, dan sebuah rasa yang perlahan tumbuh dari rahim waktu.
Bagaimana menurut Mami? Apakah nuansa dilema, cemburu gengsinya dr. Bayu, dan sentuhan keibuannya Anin
96