Nurulamelia
Lima tahun merantau di ibu kota, Amel (27) akhirnya memutuskan pulang ke kampung halaman tercinta, Kampung Lebakwangi. Namun, kepulangannya ditentang keras oleh ibunya lewat telepon. Sang ibu memperingatkan sebuah mitos mengerikan: setiap malam Jumat Kliwon, selalu ada warga yang tewas secara misterius dengan tubuh kering tanpa darah akibat perjanjian leluhur masa lalu.
Mengabaikan peringatan tersebut, Amel tetap pulang dan mulai mengalami teror mencekam di sepanjang perjalanan—mulai dari peringatan misterius dari seorang penumpang bus asing, hingga penampakan makhluk mengerikan di tengah hutan bambu. Setibanya di rumah, teror justru semakin menjadi ketika malam Jumat Kliwon tiba, mengubah rumah masa kecilnya menjadi sarang kematian.
Berhasilkah Amel keluar dari kutukan maut tersebut, atau kepulangannya justru menjadi jalan menuju lubang kuburnya sendiri?
123