로그인Setelah dua tahun berpisah, akhirnya Arini dan Brandon kembali dipertemukan di sebuah perusahaan. Arini yang sekarang menyandang status janda, menyimpan misteri perceraian yang tidak diketahui oleh Brandon. Merasa iba dengan sahabatnya, Brandon menjodohkan Arini dengan Fahmi. Kedekatan mereka berdua mulai mengusik hati Brandon. Hingga suatu hari ia mengajak Arini untuk saling mengisi kekosongan di atas tempat tidur. "Awas kalau lo jatuh cinta sama gue, Bran." "Nggak bakalan, In. Kita hanya partner di atas ranjang aja. Just for fun, gak boleh baper!" Akankah hubungan Arini dan Brandon benar-benar sebatas di atas ranjang? Ataukah salah satu di antara mereka menjadi pengkhianat atas janji yang telah disepakati? Rintangan apa saja yang akan mereka hadapi?
더 보기LISAAku menatap nanar sesosok tubuh yang kini terbaring lemah di tempat tidur ruangan ICU. Pria yang menjadi cinta dalam hidup dan ayah dari putraku tak sadarkan diri dua minggu belakangan. Mas Sandy pingsan setelah Bran menyerahkan bukti penggelapan dana yang melibatkan istri mudanya, Ayu.Kalian benar, selama enam tahun belakangan diri ini dimadu olehnya. Aku tak pernah mendunga sebelumnya Mas Sandy akan mengkhianati cinta kami dengan menikahi wanita lain yang usianya jauh lebih muda dariku, apalagi seusia dengan putra kami, Brandon.Jangan ditanya lagi betapa hancur hati ini saat tahu dia menikah lagi, tapi ternyata itu tak mampu membuatku membencinya. Rumah tangga yang kami bina selama dua puluh lima tahun dengan penuh cinta mampu membuatku memaafkannya. Ya, aku sangat mencintai pria itu.“Maafkan Mas, Lis. Mas sungguh tidak ingin mengkhianati cinta kita, tapi kejadian itu membuatnya hamil. Mas harus bertanggung jawab,” ucap Mas Sandy ketika aku tahu pengkhianatannya.Ayu, maduku
Beberapa bulan kemudianEnam pasang mata melihat sesosok bayi yang sedang tertidur pulas di dalam box yang kini berada di ruang tamu. Keenam orang itu mengelilingi dengan tatapan takjub ke arah Elfarehza, putra pertama Arini dan Brandon.“Aku pengin punya anak juga!” seru Siti sambil bertepuk sekali.“Nikah gih. Udah ada calonnya ini. Tunggu apa lagi?” ledek Edo yang berdiri di sebelah Widya.“Kalian jangan pacaran lama-lama. Buruan nikah,” cetus Arini semangat.Mereka berenam melihat ke arah Arini yang sedang bermain dengan Rezky, putra Moza. Batita itu sangat bahagia bisa bertemu lagi dengannya. Ternyata Arini tipe wanita yang dengan mudah mencuri perhatian anak-anak. Buktinya Rezky dan Farzan langsung lengket dengan perempuan itu.Keenam tamu tersebut mengambil duduk di tempat masing-masing, meninggalkan El—panggilan Elfarehza—yang masih tidur pulas di dalam box.“Bang Edo dan Widya kapan mau nikah?” tanya Arini menyipitkan mata ke arah mereka.Betul sekali, Edo dan Widya menjalin
Memasuki usia kandungan delapan bulan, Arini mulai diserang gangguan tidur. Posisi tidur terasa tidak nyaman membuatnya sebentar miring ke kiri dan sebentar ke kanan. Ketika telentang, ia kesulitan bernapas. Alhasil pagi ini ia masih mengantuk.Keinginan untuk tidur lagi setelah salat Subuh, tidak bisa terwujudkan. Empat jam lagi, ia akan berangkat ke pesta pernikahan Keysa. Artinya, ini adalah kesempatan Arini bertemu dengan produser idola. Siapa lagi jika bukan Raline Rahardian yang merupakan sahabat karib mantan atasannya tersebut.Keysa yang tidak tahu tentang kehamilan Arini malah memintanya menjadi pagar ayu dan mengirimkan kebaya lima hari lalu. Jelas saja kebaya tersebut tidak muat di tubuh Arini yang sudah melar. Belum lagi kandungan yang membesar. Alhasil, ia harus meminta bantuan Georgio untuk membuat ulang gaun yang sama.“Konyol nggak sih pagar ayu lagi hamil?” celetuk Arini merasa aneh saat Keysa kekeh memintanya jadi pagar ayu, meski sudah tahu ia sedang hamil.“Sekali-
Pagi harinya, Arini terbangun dengan perasaan masih belum percaya kalau Brandon benar-benar ada di sampingnya. Pria itu tidur dengan rambut gondrong yang tidak diikat. Ternyata apa yang terjadi tadi malam bukanlah mimpi.Arini juga ingat bagaimana mereka melepas kerinduan tadi malam sampai bercinta di kamar mantan pacar Brandon. Jika diingat-ingat malu juga melakukannya di sana. Namun, tiga bulan sepi yang dilalui tidak mengizinkan mereka menunggu sampai tiba di apartemen.Mereka mengisi malam dengan berbagi cerita, termasuk bagaimana Brandon bisa tahu kalau Arini ada di rumah Moza. Barulah Arini tahu, kalau pria itu pernah melihat postingan Moza dan mendengar suaranya ketika menelepon.“Ibu hamil yang gue lihat di Teras Kota, anak kecil usia tiga tahunan, suara Moza waktu gue telepon lo sampai postingan foto hasil USG di IG Moza. Semuanya tuntun gue sampai temukan tempat lo sembunyi, In,” papar Brandon tadi malam.Selesai mandi, Arini dan Brandon langsung pamitan kepada Moza dan Suke
Sepanjang pagi menjelang berangkat ke kantor pusat, Arini cemberut bukan main. Keinginan menikmati acara outing tanpa gangguan, akhirnya tidak terwujud. Moza berada di grup yang sama dengannya. Tentu saja ia bisa membayangkan apa yang akan dilakukan wanita itu nanti.“Udah. Nggak usah dipikirkan. Mas
Arini hanya bisa pasrah ketika Brandon menarik tangannya menuju pintu masuk bangunan yang berukuran cukup besar tersebut. Tiba di dalam, tilikan netra cokelatnya beredar ke sisi ruangan yang didominasi warna hitam di bagian lantai dan putih di bagian dinding. Tampak begitu elegan. Banyak foto pengan
Arini kelelahan ketika tiba di Jakarta. Begitu sampai di apartemen Brandon, ia langsung ke kamar setelah berpamitan kepada Lisa, lalu berbaring di tempat tidur. Tidak hanya fisik yang lelah setelah pagi terbang dari Kuala Lumpur, memeriksakan kehamilan ke klinik sampai kembali lagi ke Jakarta den
Setelah memastikan Arini tidak hamil, Yunus langsung memanggil penghulu untuk menikahkannya di bawah tangan. Terlalu lama jika mengurus pernikahan secara hukum. Apalagi mereka tidak akan tinggal lebih dari satu hari di Bukittinggi. Bisa jadi gunjingan tetangga nanti.Lisa datang tepat dua j






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
리뷰