Air Susuku, Harga Kebangkrutan Suamiku
Setelah lima bulan menjaga kehidupan kecil yang begitu ia cintai, dunia Vivian hancur ketika bayinya meninggal. Luka itu bahkan belum sempat sembuh, sementara tubuhnya masih terus menghasilkan air susu untuk anak yang sudah tidak ada lagi.
Namun kesedihan Vivian tidak berarti apa-apa bagi suaminya.
Perusahaan Rayan, berada di ambang kebangkrutan. Demi mendapatkan suntikan dana dari sahabatnya yang kaya, ia membuat keputusan yang menghancurkan harga diri Vivian: menawarkan istrinya menjadi ibu susu bagi bayi sahabatnya yang alergi susu formula.
Bagi suaminya, itu hanyalah sebuah kesepakatan bisnis.
Namun bagi Vivian, setiap tetes air susu yang ia berikan kepada bayi itu seperti membuka kembali luka karena kehilangan anaknya sendiri.
Di tengah penderitaan dan penghinaan itu, Vivian perlahan menemukan sesuatu yang tidak pernah ia duga—sebuah ikatan yang mengubah takdirnya, sekaligus membuka rahasia besar yang selama ini tersembunyi di balik pernikahannya.
"Mari kita saling memuaskan!" Arsen.
"Mau aku temani sampai mana? Perceraian atau sampai kau bosan!" balas Vivian menantang dengan kakinya yang masih memakai heels berada di atas dada Arsen.
Dimatanya terpancar kilatan dendam yang membara.