Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Hello, Hot Papa!

Hello, Hot Papa!

Pria itu langsung melihat pesan yang Reisqa kirim. "Ah, Reisqa tidak bisa datang? Lagi-lagi ia terlihat mencurigakan." Azriel langsung membalas pesan Reisqa. Ia ingin tahu atas sebab apa Reisqa tak bisa datang. Kalau ada masalah yang tak bisa ditinggalkan maka ia akan bersabar. 'Papa mertuaku baru saja menelepon. Ia ingin aku bertemu dengannya.'
104.1K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 131 fois en tant que pepali ki ageng
Read
+Librairie
Dekapan Hangat Papa Rivalku

Dekapan Hangat Papa Rivalku

Kama senyum tipis. “Temani saya selama di Bali,” katanya pelan, namun ada nada memerintah di sana. Mikha tersenyum sinis, tidak langsung jawab. Dia tatap Kama seperkian detik. “Sorry, saya menolak!” Cetas! Harga diri Kama sekarang yang dicabik-cabik Mikha. Kama tersenyum geli, karma dibayar kontan. “100 juta tanpa agen.”
317 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 6 fois en tant que pepali ki ageng
Read
+Librairie
CEPAT PULANG, PA! MAMA JADI SETAN!

CEPAT PULANG, PA! MAMA JADI SETAN!

CEPAT PULANG, PA! MAMA JADI SETAN! "Pa, cepat pulang! Mama jadi setan!" Suara itu melengking di ujung telepon, membuat Arman terlonjak dari tidur. Jantungnya berdegup kencang, tangan menggenggam ponsel begitu erat hingga buku-buku jarinya memutih. Ia menatap layar yang berkedip-kedip, menampilkan nama putrinya, Asha, yang baru berusia tujuh tahun.
101.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 37 fois en tant que pepali ki ageng
Read
+Librairie
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

ucap ibu Gendis sambil tersenyum puas, matanya langsung mencari sumber aroma sedap dari dapur. “Bikin laper, nih. Rain, Papa sama Mama beli pisang goreng—pisangnya gede-gede semua, katanya sih lagi viral. Sama ini nih... ketan hitam. Kayaknya ada yang ngidam bubur ketan hitam,” ucap ayah Gendis sambil tersenyum hangat dan menyerahkan kantong berisi makanan itu pada Rain. “Wah... ini sih Rain juga suka, Pa!” ucap Rain sambil tertawa kecil, matanya berbinar penuh kegembiraan menerima bawaan itu.
10490.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 13.7K fois en tant que pepali ki ageng
Afficher les avis (44)
Read
+Librairie
Dara Tresna Anjasmara
Dear pembaca, selamat tahun baru 2026. Rain dan Gendis, bakal pamitan nih... mohon maaf kalau cerita mereka kurang menarik, ya. mohon maaf juga kalau ada komentar yang nggak dibalas. Menuju tamat, boleh DM atau isi kolom balasan request sama kita, endingnya mau seperti apapun itu, bebas.
Alan Nasution
bukannya mmbenarkan seorang pembunuh dan komplotannya bebas , tpi aneh aja klo rain brkhir di jeruji besi. ksian gndis , apalagi yg senglek cuma sikap rain balas musuhnya yg ngusik dia duluan. happy ending aja buat rain dan gendis. dan ini hnya novel , mhon pmbca jngan tiru buruknya,ambil baiknya aj
Lire tous les avis
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

tanya Bima. "Apa?"
3.9K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 118 fois en tant que pepali ki ageng
Read
+Librairie
Enggan Punya Anak

Enggan Punya Anak

Cepat-cepat aku mengambil tempe dan tahu lalu mulai menghitung uang seribuan untuk diberikan pada Kang Yur. “Giliran anak udah besar, kitanya yang udah peyot. Bener itu, Lastri. Pokoknya kalau punya anak mah badan sampe hancur-hancuran. Tampilan udah kayak kuntilanak, badan gembrot, jerawatan. Nggak ada yang sedap dipandang.” “Belum lagi bau minyak gosok sama minyak telon.” Ibu-ibu yang lain ikut menimpali.
102.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 44 fois en tant que pepali ki ageng
Read
+Librairie
Legenda Negeri Kaili

Legenda Negeri Kaili

Dong Xiu Bai kembali bertanya. "Saya memiliki orang tua tetapi entah bagaimana kabar mereka sekarang. Saya datang ke Wisma Nyonya Ning sebagai pelayan yang dibelinya dari pemasok pelayan Nona." Fang-Fang tersenyum dan kembali bercerita dengan santai seakan tanpa beban. Perdagangan manusia memang masih menjadi hal yang lazim dan legal di wilayah Kaili. Fang-Fang adalah salah satu contohnya. Seperti halnya Cui Lian, pelayan Duan Xiao Jiao.
107.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 292 fois en tant que pepali ki ageng
Read
+Librairie
Ide Gila Bapak!

Ide Gila Bapak!

"Jangan aneh-aneh kamu, Dwi. Ingat kami ini para orangtua, Bibi, juga nggak mau melanggar norma-norma." "Ya ampun, Bibi, ini mikir apa sih? Demi deh aku nggak bakal aneh-aneh." Aku mengulum senyum, Bapak sedang di luar. Aktivitas pagi sebelum berangkat ke kebun. Aku menyorongkan satu piring pisang goreng dan kopi hitam, kesukaan Bapak. Dengan begitu beliau akan berpikir seperti punya istri lagi, semoga saja berhasil.
3.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 83 fois en tant que pepali ki ageng
Read
+Librairie
Terjerat Hutang Mr. Arogant

Terjerat Hutang Mr. Arogant

Agak lain dan tiba-tiba menjadi canggung antara Laila dan Papa mertuanya. “mama mana Pa?” tanya Malik. “ada di taman belakang. Itu apa yang dikeluarkan Pak Budi?” tanya Pak Agung kemudian saat melihat satpam rumahnya sibuk di bagasi mobil Malik. “kelapa. Kelapa muda. Bapak yang panen. Kami bawa untuk oleh-oleh kata Bapak. Diterima ya Pak.” Jawab Laila. “Papa, panggil Papa. Itu pasti diterima. Tidak ada alasan menolak pemberian orang. Rejeki kok ditolak. Betul?” kata Pak Agung mantap.
5.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 187 fois en tant que pepali ki ageng
Read
+Librairie
Dernier
123456
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status