Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Detik Terakhir Nyawaku, Aku Melepas Segalanya

Dua tahun aku menunggu donor jantung yang cocok, tetapi saat jantung itu akhirnya datang, istriku justru memberikannya kepada Julio Didin, si tuan muda palsu yang selama ini berpura-pura menjadi bagian dari keluarga kami. Dokter memvonis bahwa aku hanya punya satu minggu lagi untuk hidup. Di ambang kematian ini, aku membuat keputusan besar: membekukan tubuhku setelah mati. Lalu, aku menandatangani surat wasiat untuk mendonasikan tubuhku sendiri ke studio milik Julio. Di hari aku menandatangani surat donor itu, putriku berlari ke pelukanku dengan wajah berbinar. Dia berkata betapa bahagianya dia melihat ayahnya akhirnya berdamai dengan sang paman. Orang tuaku pun memuji, mengatakan bahwa aku akhirnya memahami arti persaudaraan dan pentingnya saling membantu. Istriku menatapku dengan lega, seolah beban berat telah terangkat dari bahunya. Dia berkata, "Baguslah, kalau kamu akhirnya bisa membuang prasangka dan mulai berpikiran terbuka." Aku hanya tersenyum tipis. Ya, kali ini aku benar-benar menuruti kemauan kalian. Aku akan mengembalikan identitas Tuan Muda Keluarga Didin ini kepada Julio. Aku akan mengabulkan keinginan kalian semua.
Baca
Tambahkan
I Was Yelled At For Using The Company's Electricity

I Was Yelled At For Using The Company's Electricity

After working overtime every day for a month, I finally completed an important code that could save my company. Five minutes into my break, my team leader, Fiona Smith, suddenly hit me in the head with her file. “Because you spent so much time in the office, our electricity bill this month has increased by 15 kWh! Do you see this office as a free air-conditioning supplier?” I was about to defend myself when she angrily pointed at my cell phone and tablet on my desk. “You’re charging your devices here? You should charge them at home! Aren’t you aware of the company’s current condition?” I could no longer hold back my anger. “Fiona, I’ve been working overtime. I’m not here doing nothing!” “Can’t you do overtime at home instead? For a fresh graduate, you sure know how to exploit the company’s resources. Who knows what other despicable things you might be capable of doing in the future?!” Fiona yelled. I stared at her twisted expression and suddenly chuckled. If only my parents had seen me working so hard over such a trivial matter. They would have immediately asked me to quit and work in their company instead. I grabbed the flash drive with the important code and called my secretary. “Jane, I’d like to purchase Galaxy Corporation, and I want it to be the best in the industry.”
Baca
Tambahkan
I'm The Company's Greatest Shareholder

I'm The Company's Greatest Shareholder

I had been with the company for eleven years. One day, the boss’ son was abruptly planted as my immediate superior. In order to establish his power, he started to humiliate me. He splashed coffee on my face in front of our client. “Why are you serving our most prestigious client this nasty drink? You’re embarrassing the company!” I was furious. However, I held my anger back for the sake of the company. During our townhall meeting, he threw my proposal to the floor. “We’re not an old folks’ home. We don’t take care of useless pieces of shit like you.” I did not leave the next day. Instead, I asked my personal assistant to publish a notice on the digital display at our office building. [Due to the tenant’s unstable emotions, the lease on the 17th floor of this office building will not be renewed when it expires next month.]
Baca
Tambahkan
Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

Dikira Konglomerat, Rupanya Melarat

“Kok anak-anak manggil kamu ‘Kak Can’?” tanya Ben, memandangi wajah memikat itu. “Memang nama kamu siapa, sih?” “Modus!” “Oke, kalau gitu biar aku tebak. Candra, Canda, Candi, Can ... tik?” Dari responsnya yang sempat membeku, Ben kembali berceletuk. “Wow, bener ya, kamu Cantik?” Bola mata gadis itu bergulir, melirik galak pada Ben. “Bukan!” Pertemuan pertama mereka yang absurd membuat keduanya terus menerus dipertemukan tanpa sengaja. Cantika adalah tetangga yang tinggal beberapa blok dari rumah Ben. Menurut Ben, semua yang ada di tubuh gadis itu tampak memesona. Tatapan matanya, bibirnya, bentuk tubuhnya, gerak-geriknya, suaranya, bahkan semuanya, terlalu seksi untuk diabaikan. Ditambah lagi penampilannya yang modis benar-benar memanjakan mata. Tetapi katanya, rumah besar yang ada di kawasan elit itu bukan rumah Cantika. Ketiga bocah yang selalu memanggilnya ‘Kak Can’ juga bukan adik kandungnya. Lantas, siapa sebenarnya Cantika? Kenapa Ben sering melihatnya berkeliaran keluar masuk rumah itu? Masa iya, gadis cantik yang membuatnya terpesona itu ... pengasuh anak?
Romansa
108.6K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dimanja Tuan Mafia: Dia Memberiku Segalanya!

Dimanja Tuan Mafia: Dia Memberiku Segalanya!

"Kamu milikku, Vanya, ha-hanya kamu yang bisa buat aku seperti ini, aahh!" Demi melunasi hutang dan nyawanya, Vanya dijual tunangannya kepada Jay, seorang bos mafia yang dingin. Tanpa Vanya sadari pula, tubuhnya memancarkan feromon alami yang langka. Di tengah gairah yang membara, feromon alami Vanya bekerja secara ajaib. Untuk pertama kalinya dalam hidup, Jay mencapai klimaks yang intens dan hampir mustahil—sensasi yang selama ini hanya ia anggap mitos. Vanya kini menjadi satu-satunya kelemahan Jay, yang harus dimiliki dan dilindungi sepenuhnya dari dunia mafia gelap yang terus mengancamnya. (+21)
Mafia
103.7K DibacaTertahan
Baca
Tambahkan
Kau Bukanlah Mempelai Pengantin Prianya!

Kau Bukanlah Mempelai Pengantin Prianya!

Tiga hari sebelum pernikahanku, Angga membatalkannya untuk yang ke lima puluh dua kalinya. Dia datang ke rumah mode di Paleris untuk menyetujui bordiran lambang pada gaun pengantinku, tetapi begitu aku melangkah keluar dari tirai ruang ganti, dia langsung mengambil sarung pistol dan radionya. “Bajingan Torino itu menghancurkan kebun anggur Bella, mereka mengepung perkebunannya. Luna ketakutan, jadi aku harus pergi sekarang. Pernikahannya kita tunda.” Dulu, aku pasti akan menghentikannya dan menuntut jawaban siapa yang lebih penting baginya, aku atau Bella. Kali ini, aku hanya membiarkannya saja. Tiga puluh menit kemudian, Bella mengunggah momen di media sosialnya: [Kaulah satu-satunya tempat berlindung bagiku dan putriku.] Foto itu menunjukkan gambar Angga yang sedang memeluk Bella erat-erat, dengan Luna di gendongannya dan memanggilnya papa. Mereka tampak seperti sebuah keluarga sungguhan. Orang tuaku menghela napas. “Sephia, apa pernikahanmu kali ini dibatalkan lagi? Kita sudah mengirim undangan ke setiap keluarga ternama di kota ini. Bagaimana dampaknya nanti terhadap kehormatan Keluarga Bundari?” Aku menggelengkan kepala, lalu mengetuk undangan cadangan. "Pernikahan ini tetap berjalan. Tiga hari lagi, aku akan tetap menjadi pengantin. Hanya saja, bukan dengan Angga."
Cerita Pendek · Mafia
1.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Bukan Wanita Pilihanmu (Hanya Istri Pengganti)

Bukan Wanita Pilihanmu (Hanya Istri Pengganti)

Saat kakaknya menghilang sehari sebelum pernikahan, Kayla dipaksa menggantikan posisi pengantin. Pernikahan dengan Xavier—pria dingin pewaris keluarga konglomerat—bukan hanya mendadak, tapi juga tanpa cinta. Bagi Xavier, pernikahan itu hanyalah formalitas bisnis. Kayla, yang berharap mendapat tempat di hati suaminya, justru tenggelam dalam kesepian dan ketidakpastian. Hari-harinya dipenuhi oleh luka bukan pelukan. Namun sampai kapan dia sanggup bertahan dalam neraka bernama pernikahan ini?
Rumah Tangga
106.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Luxury on the Company Dime: A Girlfriend's Bill and a Boss' Wrath

Luxury on the Company Dime: A Girlfriend's Bill and a Boss' Wrath

Under my parents' request, I work as the finance officer in my childhood friend, Julius Sanford's company. But the moment he goes on a business trip, the new intern, Lizzie Dalton, rushes into my office and demands that I process her reimbursements. As I stare at the pile of receipts that come from luxury stores, all I feel is shock. "Lizzie, I can only use the company's funds to reimburse business expenses. Why are you asking me for reimbursements when all you did was buy clothes and bags of your own?" But as soon as my words fall, Lizzie splashes a cup of coffee at me instantly. "I'm the lady boss of this company! The company's funds are my funds too! Don't think you can just reject my receipts just because you know my husband!" I do my best to suppress my fury as I dig out the company's policy and reiterate, "No, I seriously cannot do that. The company's cash flow must be reflected in the books." Seeing as I refuse to yield to her no matter what, Lizzie calls Julius on the phone and begins whining to him. "Babe, since when do I need to ask your childhood friend for approval if I want to buy something I like for myself? Or could it be that she's acting so assertively because you two are secretly having an affair?" Julius panics and tells Lizzie that he has nothing to do with me. After that, he quickly releases an announcement on the company group just so he can defend Lizzie. "Lizzie Dalton is my wife! She's the second boss of this company other than me!" After that, Julius tags me in the group. "Hey, finance! You're not my mom here! I don't like you, so please stay out of my private matters! "I'd like nothing more than to let my own wife spend my own money! If you don't like that, you can pack up and leave!" Once Julius makes his stance clear, I change my tune and reimburse Lizzie the expenses she's claimed. But one week later, Julius finds himself staring at the list of debts that's 33 feet long when he returns from his business trip.
Baca
Tambahkan
In Good Company: An Ex's Brother Billionaire Romance

In Good Company: An Ex's Brother Billionaire Romance

Callahan Hastings is relentless when it comes to getting what he wants, and what he wants is me–to be his private chef in the Hamptons for the summer. My dream job served to me on a silver platter by one of the wealthiest members of Pembroke Hills Country Club. The only catch? He’s my ex-boyfriend’s older brother with a reputation for being as charming as he is cunning. But Cal doesn’t take no for an answer. He draws you in with flirty smiles and extravagant promises. I should have seen him coming, but I didn’t. I should have stayed away, but I couldn’t. His playful touches and burning gaze have ignited a fire in me. The more I resist him, the more irresistible he becomes. I've always known there's an expiration date on the job–an expiration date on us. But leaving isn't going to be easy with Cal on his knees, begging me to stay...
Romance
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Tahu rasanya bertahun dalam ikatan halal tapi tak dicintai? Dia menikahiku karena pelarian, kemudian meninggalkanku begitu saja saat kekasihnya telah menjanda, pun saat bertahun diri ini menunggu cintanya. Aku Mentari, istri seorang dokter jenius dan ternama, Mas Rian. Kalau ada yang bertanya siapa yang dicintai Mas Rian? Jawabannya sudah pasti, tentu bukan aku. Dia menikahiku karena kekasihnya yang seprofesi memilih meninggalkannya demi karir dan lelaki lain. Setelah enam bulan pernikahan, Mas Rian baru menyentuhku, itupun sambil menyebut nama wanita pujaannya. Dan mulai dari situ, setiap dia mendatatangiku nama Dokter Juwita tanpa pernah absen diejanya. Sungguh sesak luar biasa. Meski demikian, aku tetap menyimpan harap untuknya. Karena selain Mas Rian memenuhi semua kebutuhanku secara berlebih, juga ada anak yang membuat kian subur rasa ini. "Ini bukan salahku, tapi takdir yang memang harus berlaku," ucap Mas Rian tanpa dosa apalagi meminta maaf sebagai kata perpisahan. Duh ... Ada yang patah tapi bukan ranting. Ada yang merembes tapi bukan darah. Sebegitu sakitnya mencintai dalam pengabaian? Sebegitu perihnya berharap dalam ketidak perdulian? Namun, tak mampu untuk berpaling. Hiks .... Belum genap sebulan kepergian Mas Rian, Bapak menghadap ke Ilahi karena stres mengetahui kehancuran rumah tanggaku. Lengkaplah sudah penderitaan ini. Entah kenapa suatu hari, Mas Rian memaksa mengambil putra semata wayang kami, Abram. Padahal dia tahu pasti hanya anak itu penemang sepi dan pengobat laraku. Aku seperti sedang menyaksikan drama korea perpisahan antara ibu dan anak, tersebab kalah di persidangan dalam perebutan hak asuh. Cuman bedanya, di sini aku tak jadi penonton atau penikmat, melainkan pemeran utama. Ternyata berdobel-dobel sesak yang ditimbulkannya. Andai tak punya malu, mungkin aku akan histeris juga selayak sang aktris menghayati skenario. Melihat air mata tanpa dosa putraku berjatuhan akibat keegoisan papanya, perlindungan seorang ibu berontak di jiwaku. Ya, aku harus berjuang, meski sampai titik darah penghabisan dan berakhir tumbang tak dikenang.
Rumah Tangga
1047.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2627282930
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status