Terpaksa Jadi Pacar
Lekas, ditepuknya bahu gadis berambut sepunggung dengan pelan.
"Tarissa?" tanya Ari saat wajah itu mampu ditatap. Lantas, ia menoleh ke sana kemari untuk mencari tiga kawannya. "Sendirian?"
"Iya," jawab Tarissa acuh. Ia sibuk menghitung uang tunai dalam dompet dengan aksen bunga blossom biru, keluaran merek ternama.
Tanpa diminta, Ari mengeluarkan kartu kredit premium berwarna hitam dan mengarahkannya pada pramuniaga di kasir. "Aku yang bayar, Tar. Duduk, gih."
Bab Populer