Aku istrimu suamiku
tanya Dena sambil mengangkat coklat.
“Mau!” jawab Ariq dan Argi kompak. Dena terkikik, lalu kembali meraih coklat yang kini isian kacang mede. “Kalau ini?” tanya Dena lagi. Keduanya menggeleng kompak. Dena diam, karena Ariq dan Argi ternyata tak suka. Ia kembali meletakkan di rak dekat meja kasir. Tiba giliran Dena melakukan pembayaran, Argi mendekat untuk membantu memasukan belanjaan ke keranjang lain yang sudah tertata tas belanja. Setelah sepuluh menit, total belanja muncul, Argi memberikan kartu debit miliknya. Dena tak bergeming, ia paham. Belanjaan sudah di bayar dan satu keranjang penuh dengan total empat tas belanja besar tertata rapi.
“Aku ke sana sebentar, beli es kopi, kamu mau, G
Hot Chapters