Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Legenda Tongkat Semesta

Legenda Tongkat Semesta

tanya Putri Adia kepada Asgar. “Ratu, sebaiknya Tuan Lintang dan Asgar dipersilahkan duduk terlebih dahulu, sepertinya permasalahan mereka memang cukup pelik,” ucap Patih Devadas memberi saran. “Ah, kau benar Patih, maafkan aku Tuan, tuan rumah macam apa aku ini, silahkan duduk di singgasanaku,” seru Putri Adia menyambut Lintang.
1013.6K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 436 fois en tant que asal usul kota pati
Read
+Librairie
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Patih Nara: (Maju selangkah, dengan nada hormat) "Ampun, Paduka. Mengapa mesti ke Distrik Petir? Bukankah ibu kota lebih aman dan pengawasan lebih mudah?" Raka: (Menyandarkan diri, mengambil napas panjang) "Keputusan ini diambil bukan hanya untuk keamanan, Patih Nara, tapi juga untuk pemerataan kemajuan perekonomian di seluruh wilayah kekuasaan kita, terutama wilayah Giri Amerta yang terlalu bergantung pada ibu kota. Industri adalah jantung baru. Kita akan bangun jantung itu di sana, agar denyut kehidupan tidak hanya terpusat di sini."
1012.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 401 fois en tant que asal usul kota pati
Read
+Librairie
Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Dewa Dewi Kerajaan Sanggabumi

Kali ini Ki Jalapati mengatakannya dengan serius dan penuh keyakinan. "Gusti Ratu juga memiliki dugaan ke sana. Tapi Gusti Ratu tidak memiliki bukti. Jangan sampai apa yang menjadi dugaan, justru menjadi sebuah kasus fitnah. Hukumannya sama saja dengan menenung. Hukuman Pati." Bejo mendesah panjang. Sebuah batu kecil dilemparkannya ke tengah areal persawahan. Banyak rasa kesal yang tengah dipendamnya.
104.0K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 158 fois en tant que asal usul kota pati
Read
+Librairie
Dernier
12
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status