Misi Rahasia Di Dalam Kapar Persiar
“Nona Rebeca, Pak Halim menyuruhku… untuk menghamilimu.”
Di pesta kapal pesiar, aku mengenakan gaun tali sutra tanpa bra. Aku dipaksa hingga terpojok oleh bawahan ayahku yang paling kejam, terkurung dalam keadaan yang sangat memalukan.
Setelah akhirnya berhasil melarikan diri, dia malah memulai ‘misinya’ saat mengantarku dan suamiku pulang.
Lampu merah di depan seolah punya niat tersembunyi, suamiku yang mabuk berat masih terbaring di kursi belakang.
Sementara di kursi depan, telapak tangan Johan yang kasar dan panas sudah dengan tega melepaskan celana dalam thong tipis yang kupakai, lalu memasukkan jarinya yang basah dan hangat ke dalam sana.