Terjebak Pesona Suami Pengganti
“Menjeritlah, Nyonya.”
Bosku yang mengalami disfungsi seksual menawarkan 20 miliar agar aku menghamili istrinya yang cantik, dingin, dan merupakan seorang direktur utama, Viola.
Di vila mewah lereng bukit, aku memaksa membuka kedua pahanya yang putih mulus dengan lututku, lalu menyelipkan sebuah alat pijat yang bergetar ke dalam gaun tidur sutra pink pastel yang dikenakannya. Melalui lapisan kain sutra terakhir yang telah basah oleh cairan tubuhnya, kepala alat yang terus bergetar itu menekan dan menggesek tepat pada bagian tubuhnya yang paling sensitif.
Sensasi mati rasa yang luar biasa menjalar ke seluruh tubuhnya. Wanita yang biasanya dingin dan anggun itu terkulai berantakan di sofa. Sambil menangis karena malu dan marah, dia kehilangan kendali, melengkungkan pinggangnya dan tanpa sadar mengikuti setiap gerakan.
Diiringi jeritan yang penuh rayuan, cairan tubuhnya mengalir deras hingga seluruh alat pijat itu basah kuyup oleh cairannya.