Cinta Terbalut Benci
“Iya, katakan saja, Ayy.”
“Om, bisa jaga identitsas saya, 'kan?”
Wawan tersenyum. “Tentu saja bisa, Ayya.”
Ayya menghela napas lega setelah mendapat persetujuan dari Wawan perihal identitasnya. Setelah itu, ia berdeham demi memperbaiki pita suaranya. Satu lagu dari penyanyi Rossa, ia lantunkan dengan penuh perasaan. Nadanya yang lembut, serta makna dari lagu itu yang sedih membuat air mata jatuh membasahi pipi Ayya.
Hot Chapters