Budak Cinta Si Tante
Enggak mau kalah manja, aku beralasan, “Perlu ditambah limitnya, Tante.”
Inilah pekerjaanku selama beberapa tahun terakhir. Penghibur dari teman ngobrol sampai lawan beradu gairah di atas ranjang. Oh, tidak hanya ranjang. Aku bisa diajak berpesta juga, pesta dalam tanda kutip yang kerap diadakan para orang kaya gila yang rela menggelontorkan cuan seharga rumah atau bahkan penjualan hotel mewah.
“Aman ….” Si Tante mengeluarkan ponselnya, menampilkan aplikasi transaksi bank yang bersiap mengirimkan sejumlah uang. “Nomer rekening kamu masih yang dulu, kan?”