Gulai Ari-Ari Untuk Anakku
tanya Dimas, di gigit nya ari-ari yang menyerupai tetelan daging itu dan rasanya sangat enak menurutnya.
"Maf kan, ibu ya Nak. Ibu hanya bisa membeli tetelanya saja, bukan daging nya," ujar Atika meyakin kan.
"Ini saja sudah enak, apalagi dagingnya," Seru, Mail namun belum memakan nya.
"Enak sekali buk." Mail kini telah memakan sepotong ari-ari itu.
"Iya, enak banget buk, besok-besok mau dong buk, dimasakin begini lagi." tambah Dimas juga.
Chapitres populaires