Ketua Geng itu Suamiku
"Lo nggak tau, Yu? Bin tuh bukan cuma berandalan biasa. Dia emang jarang ikut campur urusan sekolah, tapi di luar sekolah, dia ... yah, banyak yang takut sama dia. Lo kemarin ditolongin sama orang yang cukup dihormatin di kalangan anak-anak nakal."
Gue ngerasa makin bingung. Bin, dihormatin? Gue kira dia cuma siswa tukang bikin masalah yang nggak punya arah, tapi sekarang, semua orang kayak ngelihat dia dari sisi yang beda.
"Hormat? Maksud lo apa, Rum?"
Arum cuma ngangkat bahu, senyum tipis. "Lo bakal tau sendiri, Yu. Dunia Bin itu nggak sesederhana yang lo pikir."