Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ditinggal di Pelaminan

Ditinggal di Pelaminan

Pada hari pernikahan, pacarku terang-terangan kabur dari pernikahan demi menemani sahabat masa kecilnya yang hamil di luar nikah, melahirkan. Seiring dengan tatapan mengejek para tamu undangan, aku melepas tudung pengantin dan pergi ke rumah sakit, menuntut penjelasan darinya. Namun aku justru melihatnya menggendong bayi yang baru dilahirkan sahabatnya itu, dengan penuh kasih di matanya. Sahabatnya sengaja bertanya, “Kak Candra, hari ini kan hari pernikahanmu. Kamu datang menemani aku melahirkan, bagaimana kalau Feli marah?” Kemudian Candra menjawab, “Pernikahan bisa diadakan kapan saja. Tapi soal kamu melahirkan, aku tidak bisa tenang kalau kamu sendirian di rumah sakit.” “Mulai sekarang aku adalah ayah dari anak ini, aku tidak akan biarkan siapa pun mengganggu kalian berdua.” Beberapa waktu kemudian, ketika aku memilih menikah dengan orang lain, Candra justru menerobos masuk ke pernikahanku seperti orang gila, memohon agar aku memberinya satu kesempatan lagi...
3.2K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Ketika Kebohongan Menjadi Takdir

Ketika Kebohongan Menjadi Takdir

Istriku dinyatakan hilang akibat kecelakaan saat bermain ski. Tiga bulan kemudian, aku malah melihatnya di sebuah bar. Dia sedang bersandar di bahu sahabat laki-lakinya sejak kecil dan tertawa lepas, “Untung kamu kasih ide ini. Kalau nggak, aku hampir lupa rasanya bebas itu seperti apa.” Teman-teman dan sahabat perempuan di sampingnya terus mengangkat gelas, bersulang dengannya sambil bertanya kapan dia akan muncul kembali. Dia menunduk dan berpikir sejenak, “Mungkin seminggu lagi. Tunggu saja sampai dia benar-benar hampir gila mencariku, baru aku muncul lagi.” Aku berdiri di tempat yang gelap, memperhatikan bagaimana dia menikmati kebebasannya. Lalu aku mengeluarkan ponsel dan menelepon seorang temanku yang bekerja di bagian administrasi dukcapil.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Pengampunan Ke-99 Kali

Pengampunan Ke-99 Kali

Kalian tahu nggak? Dulu istriku, Dina Felbe seberapa sayang sama aku? Dia sampai melamar aku 99 kali biar bisa nikah sama aku. Akhirnya yang ke-100 kali, aku luluh sama kegigihannya. Pas nikah, aku kasih Dina 99 kupon baikan. Kami sepakat, selama kupon masih ada, aku bakal tetap di sampingnya. Selama 5 tahun nikah, setiap kali Dina pergi temani cowok idamannya, Irwan Suwandi, 1 kupon pun habis. Pas pakai kupon yang ke-97, Dina mulai sadar kalau aku berubah. Aku sudah nggak bikin drama, nggak nangis-nangis minta dia jangan pergi. Itu karena saat Dina lagi kalap sama sekretaris cowok imutnya, aku pelan-pelan tanya, “Kalau kau pergi temani Irwan, aku boleh pakai 1 kupon baikannya?” Dina kaget, jarang-jarang hatinya luluh dan berkata, “Oke boleh. Lagian baru terpakai 60-an kupon. Kau mau pakai, ya pakai saja.” Aku hanya mengiyakan pelan, lalu membiarkannya pergi. Ternyata Dina nggak tahu bahwa itu sudah kupon ke-97. Sekarang kupon baikan kita sisa 2.
264 viewsCompletedAdded to Library 8 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Semangkuk Bubur Menyadarkan Betapa Tidak Layaknya Suamiku

Semangkuk Bubur Menyadarkan Betapa Tidak Layaknya Suamiku

Setelah berhasil menegosiasikan proyek senilai 200 miliar untuk perusahaan, aku bersiap menerima bonus 600 juta untuk mengganti mobil baru. Namun, suamiku yang seorang presdir, Xavian, malah datang membawa semangkuk bubur hangat dan slip gaji dengan angka nol di depanku. "Maaf ya, Sayang. Kerugian perusahaan benar-benar terlalu besar. Anggap saja bubur yang kubuat ini hadiah karena kamu berhasil dapatin proyek itu. Kalau kondisi keuangan perusahaan membaik, aku pasti beliin kamu mobil baru." Tak lama kemudian, aku melihat unggahan di media sosial adik kelasnya, Astrid. Suamiku yang biasanya sangat pelit ternyata bukan hanya memberikan bonus khusus 600 juta kepadanya, tetapi juga menghadiahinya sebuah BMW baru senilai 400 juta. [ Performa kerja jelek juga nggak apa-apa. Kakak kelasku pasti tetap manjain aku habis-habisan. ] Jadi ternyata, tidak punya uang hanyalah kebohongan suamiku karena dia tidak rela mengeluarkan uang untukku. Aku tidak marah ataupun membuat keributan. Aku hanya diam-diam memberi like dan komentar pada unggahan itu. [ Semoga langgeng. ] Tak lama kemudian, telepon dari Xavian masuk. Nadanya panik saat menjelaskan, "Jangan salah paham. Ibunya Astrid kena kanker, jadi aku kasih bonus khusus itu demi hubungan lama kami." "Mobil itu juga kubelikan supaya dia lebih mudah bolak-balik rumah sakit dan mengurangi waktu perjalanan, jadi dia bisa bekerja lebih baik. Semua ini kulakukan demi kepentingan perusahaan." "Gara-gara komentar sembaranganmu, semua orang jadi salah paham dan ngira Astrid pelakor. Cepat hapus komentarnya dan jelaskan semuanya. Soal bulan madu yang selama ini kamu minta, aku bakal bawa kamu pergi kok." Aku merobek slip gaji bertuliskan angka nol besar itu sampai hancur berkeping-keping. "Nggak jadi pergi. Lebih baik langsung urus perceraian di pengadilan negeri."
1.2K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun. Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya. Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami. Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah. Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai. Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan. "Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."
12.6K viewsCompletedAdded to Library 453 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Saat Lilin Menyala, Cinta Padam

Pada pernikahan tahun keenam, suamiku sudah tidak menyentuhku selama tiga bulan. Dia mengatakan bahwa dirinya sangat kelelahan karena sibuk bekerja. Aku yang merasa kami sudah saling mencintai selama bertahun-tahun pun memercayainya tanpa ragu. Namun, pada hari ulang tahunku, aku malah mendengar teman suamiku bertanya padanya dalam bahasa asing, “Kamu sudah putus hubungan sama selingkuhanmu itu? Sebelumnya, kamu pergi cari dia setiap hari. Entah tubuhmu tahan atau nggak. Apa istrimu nggak keberatan kamu begini?” Suamiku mengembuskan asap rokok, lalu menjawab dengan acuh tak acuh, “Aku sudah nggak sentuh dia selama beberapa bulan. Sallie punya teknik yang bagus. Aku masih belum bosan. Sayangnya, dia hamil. Istriku nggak suka anak. Jadi, aku akan kasih Sallie sejumlah uang dan suruh dia pergi lahirkan anaknya di luar negeri beberapa saat lagi.” Aku mengepalkan tanganku dan diam-diam meneteskan air mata. Suamiku pun bertanya aku kenapa dengan gugup. Namun, aku hanya menggeleng. “Kue buatanmu enak banget. Aku sangat terharu.” Kue itu sangat manis. Namun, aku yang mengerti bahasa asing yang mereka gunakan merasa sangat getir.
13.8K viewsCompletedAdded to Library 401 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Suamiku Suka Berpura-pura Mati? Akan Kubuat Ia Mati Benaran

Suamiku Suka Berpura-pura Mati? Akan Kubuat Ia Mati Benaran

Pada bulan ketiga sejak suamiku dinyatakan hilang secara misterius, aku justru melihatnya di sebuah bar. Ia sedang merangkul bahu sahabat wanitanya dan tertawa lepas tanpa beban. “Untung saja kamu kasih ide itu. Kalau tidak, aku hampir lupa rasanya kebebasan.” Teman-teman di sekelilingnya mengangkat gelas dan bersulang satu demi satu, sambil bertanya kapan ia berencana muncul kembali. Ia menunduk sejenak, berpikir. “Mungkin seminggu lagi. Tunggu sampai dia benar-benar mencariku sampai gila baru aku muncul.” Aku berdiri di sudut gelap, memandangnya menikmati kebebasan itu. Lalu, aku menelepon seorang teman yang bekerja di bagian administrasi kependudukan.
6.9K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Saat Aku Sekarat, Keluargaku Hancur Bersamaku

Hari di mana aku pingsan dan didiagnosis menderita kanker stadium akhir di rumah sakit adalah hari ulang tahunku dan kakak kembarku, Nadin, yang ke-22. Aku tidak peduli dengan saran dokter untuk dirawat inap dan langsung pergi, hanya demi merayakan ulang tahun terakhir yang riang bersama keluargaku. Namun ketika aku tiba di pesta ulang tahun, aku justru dihentikan oleh pelayan di depan pintu. Dia berkata bahwa tempat ini telah disewa untuk perayaan ulang tahun putri Keluarga Yanuar, dan orang luar tidak diizinkan masuk. Di balik kaca jendela, Kakak laki-laki memegang kue, Ayah memasangkan topi ulang tahun di kepala Nadin. Bahkan pacarku juga tersenyum sambil menatap Nadin yang memejamkan mata untuk membuat permohonan. Setelah berdiri terpaku selama setengah jam, akhirnya pacarku mengangkat teleponku. "Aku tadi ke rumah sakit, sekarang ...." Ia memotong ucapanku, "Nadia, tubuhmu selalu sehat. Hari ini ulang tahun Nadin, kalau ada apa-apa, bicarakan nanti aja." Bukankah hari ini juga ulang tahunku? Hanya karena Ibu meninggal dunia akibat pendarahan hebat saat melahirkanku. Dan karena dokter mengatakan aku telah "merebut" nutrisi Nadin saat dalam kandungan hingga membuatnya bertubuh lemah sejak kecil. Semua orang pada menganggap, akulah yang seharusnya mengalah pada kakakku yang lahir lima menit lebih dulu itu. Aku meremas hasil diagnosis kanker dan membuangnya ke tempat sampah, memutuskan untuk tidak lagi bersedih karena pilih kasih mereka. Karena sejak awal aku tak pernah mendapatkan kasih sayang mereka, maka aku memilih untuk pergi selamanya.
16.0K viewsCompletedAdded to Library 335 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Cinta Pertama Suamiku yang Belum Usai

Cinta Pertama Suamiku yang Belum Usai

Setelah aku kembali ke rumah sakit bagian kebidanan dan kandungan, USG janin pertama yang kutangani adalah anak dari suamiku dan cinta pertamanya. Di data pasien tertulis nama suami pasien adalah "Jenson", sama persis dengan nama suamiku. Saat melihat foto Jenson yang menempelkan telinganya di perut hamil Keisha untuk mendengarkan detak jantung janin, mataku seketika memicing. Anak yang mengikuti Keisha dari belakang itu, jelas sekali wajahnya persis seperti aku saat kecil. Padahal, dulu Jenson mengatakan bahwa anakku meninggal setelah dilahirkan. "Selamat ya, Kak Jenson. Kudengar Kak Keisha hamil. Tapi jangan salahkan aku kalau terlalu banyak bicara. Dulu kamu bilang sama Naretta kalau Hana meninggal dini, padahal sebenarnya kamu kasih anak itu ke Kak Keisha untuk dibesarkan. Sekarang mau gimana?" "Ya dibesarkan saja. Keluarga Hanifa nggak kekurangan uang." Ekspresinya dingin dan datar. "Dulu Keisha jadi sulit hamil lagi demi menyelamatkan Nenek. Aku buat Naretta hamil hanya untuk ngasih Keisha seorang anak sebagai kompensasi."
3.2K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
Dipaksa Membesarkan Anak-anak Dari Selingkuhan Suami, Aku Memilih Pisah

Dipaksa Membesarkan Anak-anak Dari Selingkuhan Suami, Aku Memilih Pisah

Elvan membawa selingkuhan ketujuhnya yang sedang hamil kepadaku untuk melahirkan. Teman-temannya bahkan bertaruh, pada detik ke berapa aku akan mulai histeris dan kehilangan kendali. Namun sampai suara tangisan bayi terdengar dari ruang bersalin, tak ada satu pun suara amarah dariku. "Elvan, ini sudah yang ketujuh. Kak Naura nggak mungkin benar-benar marah sampai nggak peduli lagi sama kamu, 'kan?" Elvan menjawab santai, "Dia nggak bisa punya anak, sementara keluargaku sebesar ini." "Cepat atau lambat aku pasti harus punya anak dengan perempuan lain untuk mewarisi keluarga. Mending dari sekarang punya lebih banyak anak supaya dia terbiasa." Begitu kata-kata itu diucapkan, aku keluar sambil menggendong seorang bayi. Sesuai kebiasaan profesiku, aku mengumumkan dengan tenang, "Selamat, berat bayi 3,8 kilogram, ibu dan anak selamat." Elvan tersenyum sambil menerima bayi itu, lalu menyerahkan selembar surat cerai kepadaku. "Tandatangani saja. Ini cuma sandiwara buat menenangkan gadis itu. Dia ngotot aku harus cerai sama kamu dulu baru mau kasih aku anak kedua." "Kalau anak kedua lahir, kita sudah punya delapan anak. Nanti siapa lagi yang berani bilang kamu nggak pantas jadi Nyonya Santiago?" Permainan seperti ini sudah tujuh kali kumainkan bersama Elvan. Kali ini, aku menandatangani namaku tanpa ragu, lalu berbalik menerima lamaran pria lain. Mungkin Elvan sudah lupa. Bukannya aku tidak bisa punya anak, melainkan gen kami memang saling bertentangan. Kalau aku ingin punya anak, aku hanya perlu mengganti pria yang bersamaku. Atas dasar apa dia berpikir aku akan rela membesarkan anak-anak wanita lain demi gelar "Nyonya Santiago"?
125 viewsCompletedAdded to Library 2 Times as biodata aura kasih
Read
+Library
PREV
1
...
2021222324
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status