Sang Penjaga Pajajaran
Ia tak menyerang, hanya memusatkan rasa, seperti saat ia mempelajari Siksa Kandang Karesian:
“Sapa nyaho kana rasa, moal kabawa ku haseup dunya.” (Siapa yang mengetahui atau mengerti tentang rasa (perasaan, hati nurani, esensi), tidak akan terbawa atau terpengaruh oleh asap dunia.)
Cahaya dari kujang berubah lembut, menyelimuti tangan-tangan bayangan itu. Perlahan, semua menghilang, larut menjadi debu berkilau yang melayang ke langit.
Bab Populer