DIARY SKIZO
Entah bagaimana caranya, Kaff bisa ada di sana.
Kaffah Ar Rayyan. Ia nyaris sempurna sebagai seorang lelaki. Wajah menarik, pintar, romantis, dan dari cerita tentang kehidupan sehari-harinya, kusimpulkan kalau dia sudah cukup mandiri secara finansial. Di kota ini, Kaffah memiliki sebuah studio foto yang cukup dikenal. Di samping puisi, musik dan fotografi adalah hal yang paling ia sukai. Akan tetapi satu hal yang membuat nilai minus untuknya, yaitu kebiasaannya berpetualang. Dari satu hati ke hati lainnya, dari satu pelabuhan hasrat ke pelabuhan lainnya.