Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RUSAK

RUSAK

Baru saja Rima datang dengan wajah dipenuhi peluh setelah mengikuti kegiatan kampus ia melihat Safa sudah bersiap menyayat pergelangan tangannya sendiri dengan pisau cutter. "Astaghfirullah mbak!" Rima segera merebut pisau itu dari arah belakang, namun Safa terus mempertahankan pisau yang sudah menyentuh kulit nadinya. Rima berusaha menarik benda itu sebelum melukai tangannya."Istighfar mbak, kenapa harus seperti ini ya Allah!" SREETT Darah segar mengalir dari pergelangan tangan Safa dengan begitu derasnya. Pisaunya berhasil Rima ambil namun sayangnya pisau itu sudah lebih dulu melukai tangan Safa.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
Janda Muda

Janda Muda

jawab Rio melekdek "Hai.. Aku Caca.." Kata wanita itu memperkenal kan diri dengan menyentuh paha Miftah. Miftah menoleh dan menatap wanita itu. "Miftah" kata Miftah cuek "Main yuk?!" Ajak wanita bernama Caca itu kepada Miftah "Main?" Tanya Miftah yang tak paham dengan maksut ajakan main itu "Udah sana.. Cobain main sama temen baru" kata Rio sambil terkekeh melihat kebingungan Miftah.
108.7K viewsOngoingAdded to Library 348 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
Pria Simpanan Ternyata Sang Pewaris

Pria Simpanan Ternyata Sang Pewaris

tanya Raffa "Buset! Aku begini karena aku di hina punyaku kecil dan kurang memuaskan Sherly. Wanita gila itu," jawab Cristian. "Sekecil apa? Cristian Anggara ditolak pelacur kampus dan di hina kecil. Aku mau ketawa tahu," sahut Raffa yang tertawa saat itu. "Hah? Jangan ketawa kamu, tidak lucu. Maunya dia itu ukuran bule, Raffa. Aku hanya keturunan Korea dan Indonesia," jawab Cristian.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
Lara Cinta

Lara Cinta

“Apa sih! Jangan ngada-ngada! Gue nggak punya siapa-siapa!” “Punya juga nggak papa.” Anira berdiri di sebelah Reksa, tangannya menunjuk dari atas ke bawah tubuh pria itu dengan gerakan berlebihan. “Tinggi, mapan, ganteng, baik. Lo udah paket lengkap gini, masa nggak ada yang minat?”
3.3K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
ARABELLA

ARABELLA

cibir Beno. ******************************
104.2K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

Gavin berdiri dan menaruh pena itu diatas meja gadis itu dan berlalu kemeja tempatnya. Gadis itu mengerjapkan matanya berkali-kali lalu melihat kebelakang "sorry" katanya kikuk. "Btwe kenalin nama gue Gracia pangil aja Cia" kata nya mengulurkan tangan. Gavin tidak membalas uluran tangan Cia "udah tau" balasnya dingin. Cia menyatukan kedua tangannya "kenalin juga gue Gavino" ucap Cia menyindir Gavin tetapi yang disindir tidak perduli.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
Alverez

Alverez

Gadis itu menjerit, namun suaranya segera dibungkam oleh seseorang di belakang layar. "Ini cuplikan dari salah satu kamera pengintai yang berhasil aku dapatkan dari Arga," ujar Bara. "Aku juga sudah lama mengawasi keluarga Rahadian. Aku tahu bagaimana mereka bekerja, bagaimana mereka bergerak. Aku tidak hanya ingin mereka jatuh, aku ingin mereka menderita seperti yang mereka lakukan pada keluargaku."
1.1K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
Jerat Casanova Insaf

Jerat Casanova Insaf

Sakti menempelkan telapak tangan Gendis pada bibirnya. "Gugup," ujar Gendis dengan wajah serius. "Tenang, pasti lulus," ucap Sakti menenangkan. "Gue masuk dulu," kata Rika, di bantu oleh perawat yang menemaninya mendorong kursi roda itu masuk ke dalam ruang sidang. "Duduk situ," ajak Gendis, menarik tangan Sakti untuk ikut duduk di pinggiran taman sambil menunggu pengumuman.
1059.8K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as ruffa gutierrez
Show Reviews (36)
Read
+Library
Anies
TAMAT dan akhrinya sampai juga di penghujung cerita manis ini, terima kasih kak chida sayang.. sakti gendis akhirnya happy ending juga, cerita yang luar biasa dari author kesayangan. terima kasih sekali lagi, sukses selalu kak chida di tunggu karya² berikutnya
Ayu Claa
Happy ending.... Akhir cerita yang manis, semanis nama pemeran utama wanitanya Gendis.hehe... Makasih kak Chida sudah menghibur kita dengan kisah² manisnya Gendis dan Sakti, sukses dan sehat selalu, di tunggu karya selanjutnya. Emuuuuuuaaach.... peluk cium dari Kadiri kota tahu?!!hihi,
Read All Reviews
ARINDA

ARINDA

Dia tak mengenali gadis itu. Gadis itu terlihat meringis malu, kemudian menggaruk belakang kepalanya yang Arinda yakin tak gatal sama sekali. "Saya Morie, Nona. Pelayan di rumah ini, tadi Lady yang menyuruh saya untuk menemani Nona. Takut-takut jika Nona sadar dan membutuhkan sesuatu." jelasnya, kembali memasang senyum di bibirnya. Arinda ber-oh-ria dalam hati. Dia tahu sekarang. Kemudian, Arinda baru menyadari jika salah satu telapak tangannya juga diinfus.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Zulfa Zahra El-Faza Lamat-lamat kulihat bibir Gus Fatih membaca basmalah, kemudian dipegangnya dengan lembut ubun-ubunku dengan kedua tangannya, kudukku meremang merasakan sentuhannya.
106.6K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as ruffa gutierrez
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status