Gairah Saudara Ipar
Pintu diketuk dua kali, dan Mona buru-buru membukanya sambil tersenyum sopan.
"Ibu… silakan masuk."
Kania melangkah masuk, matanya tajam menyapu ruangan. Tak ada basa-basi, dia langsung duduk di sofa, membuka tasnya, lalu mengeluarkan sebuah kotak kecil berisi botol vitamin dan suplemen.
"Mona, ini tambahan vitamin dari dokter Fira. Dia bilang ini akan membantu mempercepat program hamilmu. Jangan sampai ada yang terlewat, mengerti?"