Ada sesuatu yang magis tentang konsep kastil di balik cermin, bukan? Dalam banyak cerita fantasi, terutama yang terinspirasi dari 'Alice Through the Looking Glass', kastil ini sering digambarkan berada di dunia paralel yang hanya bisa diakses melalui cermin tertentu. Bayangkan sebuah ruangan penuh dengan cermin antik, dan salah satunya adalah gerbang menuju tempat itu.
Di beberapa versi legenda, lokasinya tidak tetap—bisa bergeser tergantung pada si pemegang cermin atau bahkan fase bulan. Aku pernah membaca novel indie yang menggambarkannya sebagai 'istana terapung di awan mimpi', di mana waktu berjalan terbalik. Keren banget, kan? Kalau menurutku, keindahannya justru terletak pada ketidakpastiannya; setiap orang bisa punya interpretasi sendiri.