Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Foto Istriku di Aplikasi Kencan Online

Foto Istriku di Aplikasi Kencan Online

"Panji, daripada lo stress mikir nasib setelah di PHK, mendingan kita main aplikasi kencan saja," usul Bowo, salah satu rekan kerjaku. Kami sama-sama tertekan karena baru saja di PHK, akibat perusahaan mengalami gulung tikar. Awalnya aku tak tertarik dengan ajakan Bowo. Tapi setelah dia menunjukkan foto-foto wanita cantik dan seksi di aplikasi booking online itu, hatiku pun tergiur untuk ikut dengannya. Ah, mau coba sebentar juga tak apa-apa. Lagipula istriku Shira juga tak bisa memuaskan aku. Dia sangat kusam, kucel, dan berantakan. Setiap aku pulang kerja, aku selalu disambut dengan penampilannya yang berdaster kumal, rambut diikat sembarangan, dan wajah yang berminyak ditumbuhi jerawat. Penampilannya itu membuat aku sama sekali tak tertarik padanya lagi. Aku pun tertarik untuk membooking satu wanita. Lumayan untuk menemani aku tidur, karena aku juga butuh service yang memuaskan. Dan aku rasa ini cara yang cocok. Toh aku hanya tinggal membayar dan pergi, tanpa menyisakan apapun pada wanita yang menjajakan diri di aplikasi haram itu. Kumulai dengan menscroll aplikasi hijau itu di layar ponselku. Hingga akhirnya aku tertarik pada seorang wanita yang sangat cantik dan seksi bernama Dira. Aku memutuskan untuk membooking nya. Namun, mataku menyipit saat kutatap foto itu dengan seksama. Ada rasa aneh yang merayap dalam hatiku ketika melihat foto wanita bernama Dira itu. "Kenapa foto ini sangat mirip dengan Shira?"
102.0K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as butuh effort
Read
+Library
You Are Mine

You Are Mine

yuneverknow
Menjadi taruhan oleh orang yang dicintai tentunya akan sangat menyakitkan. Itulah yang dirasakan Yuca. Ia terjebak dalam permainan Naja. Setelah tidak sengaja mendengar pembicaraan Naja dan teman-temannya itu, tentu saja Yuca meminta putus. Namun, yang Yuca sesalkan pada dirinya sendiri adalah sifat tidak teganya pada Naja. Ia cukup tahu hidup Naja hingga sulit untuk tak acuh pada pria itu. Bahkan ketika Naja sudah meremukkan harga dirinya, Yuca masih sering kecolongan dengan sikap refleksnya setiap melihat Naja butuh bantuan. *** Tipe ideal Naja adalah perempuan tinggi, berisi depan-belakang, langsing, dan cantik. Naja adalah pemuja perempuan yang mendedikasikan hidupnya untuk kecantikan fisik. Karena itu, selama 'terpaksa' berpacaran dengan Yuca, lapar matanya tidak terpenuhi. Walau Naja akui Yuca adalah perempuan yang tulus, tidak mudah bagi Naja menerimanya. Atau lebih tepatnya, Naja memang tidak pernah punya niat memasukkan perempuan 'biasa' seperti Yuca dalam hidupnya. Setidaknya, itulah yang terjadi sebelum Naja menjadi mantan Yuca. Karena setelah Yuca meminta putus yang diterima dengan senang hati oleh Naja, ia merasa ada yang kurang dari hidupnya. Tidak ada yang peduli dengan makanannya, mengingat ia punya alergi. Tidak juga dengan isi kulkasnya yang kosong karena Naja malas belanja. Begitu pula dengan perhatian-perhatian kecil dari Yuca. Selepas merasakan keseharian yang jungkir balik, Naja sadar ada yang salah dengan dirinya. Bukan, bukan hidup seperti ini yang Naja inginkan.
9.95.7K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as butuh effort
Read
+Library
Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua

Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua

"Nak, demi keluarga kita... kamu harus menikahi Tuan Arsen." "APA?! Menikah dengan Bos Papa?! Tidak mau! Papa, ini lelucon, kan?! Aku masih kuliah! Aku bahkan sudah punya pacar! Papa tidak bisa melakukan ini padaku!" Virly menolak mentah-mentah. Reaksi Virly sama sekali tidak menggoyahkan Arsen. Ia bangkit dari sofa, menjulang tinggi di atas keluarga yang sedang hancur itu. "Aku tidak peduli kau punya pacar atau masih kuliah. Kau punya satu hari untuk memutuskan. Menikah denganku, atau ayahmu masuk penjara dan semua asetmu akan kuserahkan ke bank. Aku hanya butuh ibu untuk kedua anakku." Ucap Arsen dingin dan tegas "Kau tak boleh seenaknya!" Virly berteriak kesal. "Pikirkan baik-baik. Waktu terus berjalan, Nona." Arsen melangkah Pergi. Virly yang berusia 22 Tahun, gadus yang ceria yang masih mendambakan kebebasan, mendadak harus berhadapan dengan takdir pahit yang mengancam keluarganya. Sang ayah, yang terlilit utang besar pada bosnya, Arsen yang berusia 30-an, seorang duda dingin beranak dua, menjadikan Virly sebagai jaminan. Di bawah ancaman penjara dan penyitaan seluruh aset keluarga, Virly terpaksa menerima pinangan sang duda. Ia harus segera menikah dan menjadi ibu bagi dua anak kecil, sekaligus menghadapi Arsen yang selalu bersikap dingin dan tidak peduli pada perasaannya. Mampukah Virly bertahan dalam pernikahan tanpa cinta ini? Dan bisakah ia, yang masih labil, menjadi ibu yang sempurna bagi dua anak yang asing baginya?
642 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as butuh effort
Read
+Library
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Ketika Susan terluka parah akibat ledakan kompor gas, hanya putranya yang berusia lima tahun yang berada di sisinya. Rohnya berdiri di samping Julian, melihatnya menangis sambil menelepon dan memohon agar Ginos bisa pulang untuk menyelamatkan ibunya. Namun, Ginos hanya memarahi dan menyuruhnya untuk jangan belajar berbohong seperti ibunya, lalu menutup telepon. Julian menyeka air matanya dan akhirnya memanggil ambulans, tetapi ambulans malah direnggut oleh Ginos. "Ayah, Ibu berdarah banyak dan sekarat. Bisakah Ayah tidak merebut ambulans?" "Dasar penipu, jangan ribut! Minggir, Wenny akan melahirkan, dia lebih butuh ambulans daripada Susan!" Ginos mendorong Julian yang menangis sedih, lalu pergi membawa Wenny ke dalam ambulans tanpa menoleh. "Ayah... Ayah! Tolong Ibu!" Julian menangis dan mengejar ambulans, tanpa memperhatikan truk yang melaju kencang. Susan meneriakkan nama putranya sekuat tenaga dan mencoba mendorongnya. Namun, dia tak bisa berbuat apa-apa selain menyaksikan Julian terjepit di bawah roda truk. Lautan darah. Susan hampir gila! Beberapa tahun ini, Ginos berulang kali meninggalkan mereka demi Wenny dan putrinya. Susan bertengkar dengannya, tetapi Ginos bilang dia hanya membalas budi ayah Wenny karena telah menyelamatkannya. Dia mengira Ginos memang nggak bisa bedain mana yang pantas dan nggak. Siapa sangka, Ginos bahkan tidak peduli dengan nyawa mereka! Dialah yang membunuh Julian... Susan mengembuskan napas terakhirnya dengan rasa sakit yang menyayat hati. Kalau ada kehidupan selanjutnya, Susan tidak ingin berhubungan dengan Ginos!
16.8K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as butuh effort
Read
+Library
Mas Duda Suamiku

Mas Duda Suamiku

Rien rini
Hutang budi keluarganya yang begitu banyak harus Rena tebus dengan sebuah pernikahan, dia terpaksa menerima pinangan dari anak pimpinan tempat bapaknya bekerja demi kelanjutan hidup dan jaminan kesehatan kedua orang tuanya diusia senja. Rena yang kala itu baru berusia 24 tahun harus menikah dengan Noah yang terpaut sepuluh tahun diatasnya, terlebih lagi Noah adalah seorang duda tanpa anak, istri pertama Noah meninggal dunia satu bulan setelah mereka menikah dan itu membuat Noah goyah menjelang kenaikan jabatannya, dia butuh seorang pendamping yang bisa menegakkan wibawanya. Dan pernikahan itu berjalan dengan lancar, Rena kira menikah dengan duda akan seindah seperti kisah yang dia dengarkan di kampus dan tempat magangnya, ternyata tidak. Banyak hal yang harus dia imbangkan dengan Noah, sering terjadi perdebatan diantara keduanya sampai-sampai mereka tidak bertegur sapa, ditambah lagi dia harus menghadapi Noah yang masih terjebak masa lalu, membandingkan Rena dengan mantan istrinya yang telah tiada, dalam semua urusan termasuk ranjang. Awalnya Noah tidak terlalu menuntut banyak padanya, berkata akan menjalani rumah tangga ini bertahap dimulai dari teman, dan semua itu hanya angin bagi Rena, dia harus melayani suaminya meskipun hatinya belum cinta dan tidak jelas Noah sudah mencintainya atau tidak. Lelah, sempat terbesit dibenak Rena, ingin dia pergi dari Noah dengan semua ketidak jelasannya itu. Namun, hatinya sudah jatuh cinta, dia terpenjara dalam perasaannya, begitu juga dengan Noah. Akankah mereka mengakui perasaan itu dan memulai semuanya dari awal? Cover by Canva RienRini
102.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as butuh effort
Read
+Library
Pernikahan Megah yang Sudah Tak Kuinginkan

Pernikahan Megah yang Sudah Tak Kuinginkan

Setelah tiga hari perang dingin, tunanganku yang merupakan kepala Keluarga Hartono, membawa asistennya, Bella, pergi berlibur ke sebuah pulau. Lukas mengira aku akan menggila karena merasa cemburu, seperti yang selalu terjadi sebelumnya. Namun, saat dia kembali ke Velmani sebulan kemudian, yang ditemukannya adalah wanita yang berbeda. Lukas memaksaku merelakan kantorku yang berada di pojok. Aku juga tidak melawannya, hanya membereskan barang-barangku dan menyerahkan kantor itu. Untuk mengangkat posisi Bella, Lukas menjelekkan reputasiku di depan rekan penting saat rapat tahunan keluarga. Semua itu dilakukannya hanya agar Bella bisa bersinar. Aku bahkan tidak berusaha membuktikan aku tidak bersalah, hanya menerima teguran dari keluarga dan menjalani hukumanku. Saat Lukas ingin menempatkan Bella sebagai penanggung jawab dari bisnis keluarga yang paling menguntungkan, aku juga tidak marah. Aku menyerahkan semua dokumen yang diperlukan tanpa perlawanan, membiarkannya membagi ulang kekuasaan sesuka hatinya. Bella tersenyum dengan sombong. "Lihat? Apa kataku? Wanita seperti dia cuma butuh tindakan yang tegas. Cuma sekali perjalanan ke pulau saja, dia sudah ketakutan bakal kehilangan kamu. Lihat betapa patuhnya dia sekarang." Lukas memercayai kata-kata itu, bahkan memuji pemikiran Bella. Untuk pertama kalinya, Lukas menjanjikanku sebuah pernikahan yang begitu megah hingga akan menjadi legenda di dunia mafia Velmani. Namun, dia sepertinya lupa pada perjanjian pembubaran yang telah ditandatanganinya. Perjanjian itu aku berikan tepat sebelum dia masuk ke mobil untuk pergi ke liburan mereka. Aku sudah memutuskan semua hubungan dengan Lukas. Aku akan pergi, tetapi dia sama sekali tidak mengetahuinya.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as butuh effort
Read
+Library
Tidak Akan Diremehkan lagi Oleh Kamu

Tidak Akan Diremehkan lagi Oleh Kamu

Di hari pernikahan, pacarku Hubert menyuruh orang mengusirku dari aula pernikahan, lalu masuk sambil bergandengan tangan dengan sahabat masa kecilnya. Aku terduduk di lantai dengan tak percaya, bunga pernikahan yang tadinya ada di tanganku hancur lebur di lantai, tapi dia bahkan tidak melirikku. "Anak Yuna butuh seorang ayah. Setelah situasi lebih tenang, aku akan menikahimu." Semua orang mengira aku yang begitu setia akan rela menunggunya sebulan lagi. Bagaimanapun juga, aku sudah menunggu pernikahan ini selama tujuh tahun. Tapi malam itu, aku melakukan sesuatu yang tak terbayangkan .... Aku menyetujui pernikahan yang diatur orang tuaku, lalu segera pergi ke luar negeri. Tiga tahun kemudian, aku pulang ke negara ini untuk menjenguk orang tua. Suamiku Leandro kini adalah presiden perusahaan multinasional. Karena mendadak ada rapat penting, dia khusus menyuruhku pergi ke kantor cabang dalam negeri dulu. Dia bahkan menyuruh bawahannya untuk menyambutku. Tak disangka, bawahan itu ternyata Hubert yang sudah tiga tahun tidak bertemu. Sekilas saja Hubert melihat cincin yang berkilauan di jari tanganku. "Itu 'kan model tiruan dari cincin yang dibeli Pak Leandro dengan harga 10 miliar untuk istrinya? Tak disangka setelah beberapa tahun tak jumpa, kamu malah jadi begitu mengejar gengsi." "Kamu sudah ngambek cukup lama, harusnya sudah puas. Pulanglah! Anak Yuna sudah masuk usia sekolah, pas sekali bisa kamu yang antar makanan tiap hari." Aku tidak mengatakan apa-apa, hanya mengusap cincin itu dengan perlahan. Hubert tidak tahu, ini adalah cincin dengan permata paling murah dari sekian banyak permata yang pernah Leandro berikan padaku.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as butuh effort
Read
+Library
Putri yang Tak Diharapkan

Putri yang Tak Diharapkan

Sebelum aku berumur delapan belas, aku adalah putri kesayangan Keluarga Mahendra. Semua berubah pada hari ulang tahunku yang kedelapan belas, ketika ayah pulang membawa seorang gadis yatim piatu bernama Karina. "Dia butuh rumah," kata ayah. "Kamu yang akan mengurusnya, seperti adikmu sendiri." Sejak saat itu, semuanya berubah. Kakakku yang dulu begitu memanjakanku, menjadi dingin dan menjauh. Dan tunanganku... seakan cintanya padaku tiba-tiba berkurang setengah. Keluarga memuji Karina karena lembut dan patuh, menyebutnya anak yang jauh lebih baik daripada aku, darah daging mereka sendiri. Setelah berkali-kali tersisih karena Karina, aku akhirnya putus asa dan meraih lengan ayah. "Apakah hubungan darah nggak ada harganya di mata kalian?" Amarah ayah menyala. Ia melindungi Karina yang berlinang air mata di belakangnya, dan di depan setiap anggota keluarga, ia menamparku. "Kamu anak egois. Seandainya aku tak pernah melahirkanmu." "Kamu mempermalukan keluarga ini." Suara saudaraku Martin Mahendra sedingin es. "Pergi!" Dan tunanganku, Vincent Santoso, menatapku penuh kecewa. "Seandainya sejak awal yang bertunangan denganku adalah Karina." Mereka mengira aku akan merangkak di hadapan mereka, seperti biasanya. Tapi aku diam saja, berjalan ke brankas keluarga, mengeluarkan kartu keluarga, dan mencoret namaku dengan satu garis. Aku melepas cincin pertunangan dari jariku dan meletakkannya di atas meja. Aku memberikan Karina segala yang menurut mereka tidak layak kuterima. Bagaimanapun, aku hanya punya beberapa hari lagi untuk hidup. Yang tak mereka sadari adalah kelak, di atas kehancuran Keluarga Mahendra, mereka akan berlutut di bawah hujan, memohon aku kembali.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as butuh effort
Read
+Library
Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila

Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila

Pada tahun keenam setelah diusir dari keluarga kaya karena dianggap sebagai putri palsu, aku bertahan hidup dengan menjual darahku. Baru saja aku menerima sedikit uang dan hendak menghubungi dokter untuk membeli obat, seorang pengawal menendang belakang lututku dengan keras. Saat jatuh berlutut, aku mendengar seorang wanita kaya berteriak tak terkendali. "Dasar anak nggak tahu terima kasih! Apa yang kamu lakukan di sini? Apa kamu mau coba celakai Sophia-ku lagi?" Sebuah tamparan keras mendarat di wajahku. Aku baru menyadari bahwa itu adalah ibuku yang sedang mengumpulkan sumber darah untuk putri kesayangannya, Sophia. Melihat ibuku yang putus asa, kakak laki-lakiku, Owen, segera memerintahkan para pengawal untuk mengusirku. Dia menatap uang di tanganku dan mencibir, "Sepertinya, beberapa tahun terakhir masih belum mengubah sifatmu. Demi kemewahan semu, kamu bahkan rela menjual darah untuk dapatkan beberapa ratus ribu." "Sophia akan lulus dan pergi ke luar negeri untuk melanjutkan studi dalam setengah bulan. Dia nggak butuh perhatian eksklusif keluarga lagi, sedangkan kamu juga nggak akan bisa menindasnya. Nanti, aku akan jelaskan alasannya kepada Ayah dan Ibu, lalu membawamu pulang. Kamu akan tetap menjadi tuan putri di rumah." "Pulang ... tuan putri?" gumamku. Akhirnya, aku hanya menggeleng dan tertawa terbahak-bahak. Aku mengidap penyakit ALS, penyakit saraf yang bisa menyebabkan tubuh lumpuh secara perlahan. Penyakit ALS-ku berkembang terlalu cepat dan aku bahkan tidak akan mampu bertahan sebulan lagi. Lagi pula, ketika dia menuduhku sebagai putri palsu demi Sophia yang hanyalah seorang anak dari keluarga miskin, aku sudah lama kehilangan rumah.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 80 Times as butuh effort
Read
+Library
TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

Langkah Hera terdengar pelan di lorong hotel. Sepatu hak pemberian tamu ke-2 ini terlalu sempit, itu sudah 5 tahun lalu, tapi ia belum mampu mengganti sepatu prada yang seperti itu . Bagi orang lain, gaun merahnya mungkin tampak mewah. Bagi Hera, itu cuma seragam. Topeng. Tangannya menggenggam erat tas kecil Hermes pemberian tamu ke-3. Di dalamnya hanya ada dompet tipis, lipstik murahan, dan kartu mahasiswa yang hampir jatuh tempo. Mahasiswa. Ya, itulah Hera di siang hari. Mahasiswi Sastra tahun akhir. Tapi di malam hari… ia menjual dirinya. Ia tidak pernah menyangka akan sejauh ini. Semua karena satu hal, uang. Adiknya butuh operasi, dan orangtuanya bahkan tak mampu bayar listrik. Hera belajar terlalu dini bahwa cerita di buku-buku tak pernah menyelamatkan orang miskin. Dan malam ini, ia harus menghadapi klien yang berbeda. Klien yang bahkan manajer tempat “kerjanya” tadi berulang-ulang, mengingatkannya, “Jangan macam-macam. Dia bukan orang biasa.” "hmm memangnya tamu seperti apa dia?" Hera menghitung jemarinya "oh, pria ini adalah tamu yang ke-9" Hera menghitung mereka untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia tidaklah semurahan itu. Managernya selalu bilang " Jangan banyak pilah pilih, untung cantik kalau tidak mah bisa gawat!" Pintu kamar 1705 terbuka otomatis. Sosok pria duduk di kursi dekat jendela, punggungnya menghadap Hera. Gelas anggur di tangannya berkilau diterpa cahaya lampu kristal. Pria itu bahkan tidak menoleh ketika Hera masuk. “Duduklah.” Suaranya berat, dalam, tapi tenang. Hera menelan ludah. Biasanya klien akan langsung tersenyum, meraba atau yang paling ekstrim langsung menerkamnya tanpa busana. Tapi pria ini? Ia hanya memandang keluar jendela, seolah keberadaan Hera bukanlah hal penting.
570 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as butuh effort
Read
+Library
PREV
1
...
232425262728
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status