Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

ANAKKU MENJADI SAKSI MATA PERSELINGKUHAN SUAMIKU

Blurb : “Cahaya tahu di kamar Ayah sama Tante ngapain?” cecarku menanti kepastian. “Nggak tahu, Bunda. Cuma Cahaya pernah lihat Tante Rosa nggak pake baju, terus Ayah naik ke atas Tante. Pas Aya masuk dan tanya, Ayah cuma bilang mau ngobatin Tante. Aya nggak boleh masuk kata Ayah, terus dikunci deh pintunya dari dalem,” kata Cahaya dengan polosnya. Dan Nayla hanya bisa terpaku di tempatnya. * Hidup Nayla terlalu sempurna, hingga suatu ketika celotehan putrinya, Cahaya, mampu meruntuhkan kesempurnaan hidupnya. Sanggupkah Nayla menghadapi semuanya dengan ikhlas dan tegar?
Romansa
1063.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Nanny Kesayangan Mas Duda

Nanny Kesayangan Mas Duda

Laura harus terhempas dari rumahnya ketika Ayahnya mengalami kebangkrutan. Hingga akhirnya, karena keadaan yang mendesak membuatnya terpaksa menjadi Nanny di rumah seorang Duda beranak satu yang sikapnya begitu menyebalkan. Tidak pernah Laura bayangkan sebelumnya bakalan serumah dengan lelaki menyebalkan itu hingga tak jarang mereka terlibat cekcok hampir setiap harinya. Tapi tanpa mereka sadari, perlahan cinta mulai tumbuh. "Tante? Apa Tante mau jadi Mommy aku?" tanya bocah kecil yang bernama Kenzo. Anak berusia tiga tahun yang selama beberapa lama ini menjadi anak asuhnya.
Romansa
103.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Merpati Tanpa Sayap

Merpati Tanpa Sayap

ICETEA
Kehidupan Eveline berjalan dengan kejam dan tragis. Gadis berusia 13 tahun yang baru saja duduk di bangku SMP, harus dihadapkan dengan pembullyan yang dilakukan oleh tiga gadis nakal. Dia juga harus menghadapi orang tuanya yang kasar dan suka menyakitinya baik secara fisik maupun psikis. Satu hal yang membuatnya bertahan adalah kasih sayang Tante Yosina, seorang transgender dan Linda, putri angkat Tante Yosina. Eveline juga mendapatkan kasih sayang seorang ayah dari Pak Setya, guru matematikanya yang merupakan ayah dari musuh Eveline. Picture in cover by Pixabay
Young Adult
105.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Sudah delapan tahun aku menikah dengan Elvin Ginanjar, pemimpin mafia narkoba di Nasara. Namun pada hari ini, tepat pada hari peringatan pernikahan kami, aku menerima sebuah foto dirinya bersama sahabat terbaikku, Lina Malloni, merayakan seolah merekalah yang menikah. Dan dalam pelukannya adalah putraku, Owen Ginanjar. Aku menatap foto itu, lalu mengetik dua kata sebagai balasan. [Betapa sempurnanya] Setengah jam kemudian, Elvin menerobos pintu depan. Suaranya bergemuruh memenuhi lorong. “Kenapa kamu selalu begitu jahat pada Lina?” Owen, anak kandungku sendiri mendorong kakiku sambil menatapku dengan marah. “Ibu jahat,” katanya. “Aku harap Bu Lina jadi ibu asli aku.” Aku tidak terkejut. Aku hanya berjalan menuju lemari, mengeluarkan setumpuk dokumen yang telah kusiapkan sejak lama, lalu menjatuhkannya di meja dengan kepastian yang dingin. “Baiklah,” kataku dengan datar. “Semua salah aku. Sekarang, bolehkah aku pergi?”
Cerita Pendek · Mafia
6.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta dan Ilmu Hitam

Cinta dan Ilmu Hitam

Berat badanku melonjak drastis setelah menikah dengan suamiku. Sehari sudah makan lima kali, tapi tetap saja masih lapar. Namun, tubuhku dinyatakan normal saat menjalani pemeriksaan. Aku melakukan siaran langsung di internet untuk meminta bantuan dari para warganet. Seseorang bilang, "Kamu terus-terusan merasa lapar? Mungkin suamimu memberimu guna-guna." "Guna-guna itu membuat istri sah makin tertekan, sementara wanita yang jadi kekasih gelap lebih diuntungkan."
Baca
Tambahkan
Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Pada hari libur semester, unggahan di status WhatsApp yang paling viral adalah tentang diriku. Judulnya adalah, "Pak Bondan membawa putranya untuk merayakan ulang tahun cinta sejatinya. Apakah dia akhirnya berencana bercerai dengan Sofia Jayadi?" Aku diam-diam menyukai postingan itu. Saat ponselku berdering, aku sedang membongkar balon-balon yang telah disiapkan untuk hari jadi pernikahan. "Sayang," ujar suamiku dengan terburu-buru, ingin memberikan penjelasan. "Anak kita tiba-tiba merengek ingin pergi ke taman bermain, jadi aku ...." Di latar belakang, terdengar suara tawa anak kami. "Ayah, Bibi bilang kalau malam ini aku bisa tidur dengannya!" Aku menatap rumah yang berantakan ini. Balon-balon tampak terkulai lemas, sementara krim di atas kue sudah mengeras. "Kamu nggak perlu menjelaskan." Aku mendengar diriku berkata, "Aku memahami semuanya." Hanya saja, kali ini semuanya akan berbeda. Aku tidak menginginkan ayah dan anak ini lagi.
Baca
Tambahkan
Lima Tahun yang Tiada Artinya

Lima Tahun yang Tiada Artinya

Kami sudah menikah selama lima tahun. Suamiku, Derrick, pergi dinas selama setengah tahun, lalu membawa pulang cinta pertamanya, Syifa. Syifa sudah hamil lebih dari tiga bulan dan Derrick bilang hidupnya tidak mudah, jadi akan tinggal di rumahku untuk sementara waktu. Aku menolak, tetapi Derrick malah memintaku untuk jangan bersikap tidak tahu diri. Nada bicaranya penuh rasa jijik, seolah-olah dia lupa vila ini adalah bagian dari mas kawinku. Selama ini, mereka sekeluarga menggunakan uangku. Kali ini, aku memutuskan untuk menghentikan semua sokongan hidup itu. Sambil tersenyum, aku menelepon asisten. "Segera buatkan aku surat perjanjian cerai. Seorang menantu pecundang saja berani terang-terangan membawa selingkuhan pulang ke rumah."
Cerita Pendek · Romansa
31.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ketika Aku Memilih Dunia Gelap

Ketika Aku Memilih Dunia Gelap

Selama lima tahun, Alessandro Wijanarko adalah sosok pria sempurna. Setidaknya, itulah yang selalu kupercaya. Semua keyakinan itu runtuh pada malam pesta pertunangan kami, saat perempuan simpanannya menerobos masuk, menggandeng seorang bocah lelaki berusia sekitar lima tahun. Anak itu langsung berlari ke arah Alessandro sambil menangis tersedu. “Ayah! Ayah, akhirnya aku menemukanmu!” Ini pasti lelucon. Lelucon yang kejam dan menjijikkan! Namun, Alessandro menoleh padaku. Tak ada lagi kehangatan dalam suaranya ketika dia berbicara. “Ini putraku, Rivan. Sebuah … kesalahan yang Chyntia dan aku buat lima tahun lalu.” Dadaku menegang. “Rivan adalah pewaris Keluarga Wijanarko. Aku harus beri mereka status,” lanjutnya datar. “Artinya, aku harus bertunangan dengan Chyntia dulu.” Dia menatapku, seolah masih berhak memintaku memahami segalanya. “Tapi, Saskia, percayalah. Aku masih mencintaimu. Kita bisa menggelar pesta pertunangan enam bulan lagi. Kamu tetap akan jadi Nyonya Keluarga Wijanarko. Aku harap kamu bisa bersikap lapang dada. Ini keputusan finalku.” Aku tertawa, dingin, singkat, dan tajam, lalu menarik cincin pertunangan dari jariku dan melemparkannya begitu saja. Pandangan mataku menyapu ruangan, lalu berhenti pada seorang pria di sudut aula. Kresna Kartawijaya. Bos mafia paling berkuasa di Vantros. Dan aku satu-satunya pria yang mengetahui satu gelar lain dirinya. Yaitu pria yang sejak lama berniat menjadikanku miliknya. “Kresna,” panggilku, suaraku tenang dan jernih. “Aku sedang butuh tunangan baru. Kamu tertarik tidak?”
Baca
Tambahkan
Aku Tak Mau Penebusan yang Terlambat

Aku Tak Mau Penebusan yang Terlambat

Saat aku kembali ke keluarga konglomerat sebagai putri kandung yang sebenarnya, itulah pertama kalinya aku bertemu dengan Julian Jetarsa. Karena sekali saja ia membelaku, aku jatuh cinta padanya selama lima tahun dan mengejarnya selama lima tahun. Akhirnya, ia menjadi tunanganku. Namun, ia justru merendahkanku, menganggapku tidak punya tata krama sejak kecil, tidak punya anggun dan wibawa seorang gadis dari keluarga terpandang. Ketika kakek yang membesarkanku sakit parah dan sekarat di saat aku paling membutuhkan bantuannya, ia malah berkata ingin memberiku sebuah pelajaran agar aku “belajar menjadi lebih baik”. Kakek pun meninggal dalam ketidakberdayaan. Dan seperti yang dia harapkan, aku memang belajar menjadi “anak baik”. Tentu saja, aku juga tak mencintainya lagi.
Cerita Pendek · Gairah
6.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kakakku Bukan Kakakku

Kakakku Bukan Kakakku

"Tidak, tiga terlalu banyak, aku bakal kapok..." Dua teman sekelas kakakku dari sekolah khusus olahraga mengangkat kakiku, satu di kiri dan satu di kanan, lalu menggantungku di udara, mereka meremas bokongku yang montok. Ada teman lainnya di depanku, suaranya agak serak. "Gadis lemah sepertimu harus dilatih dengan keras." Sambil berkata demikian, dia merobek celana dalamku yang sudah basah...
Cerita Pendek · Gairah
11.2K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
4243444546
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status