Sang Maharaja yang Terlupa
bisik Dewi, suaranya serak namun penuh dengan naluri keibuan yang tak bisa dipadamkan oleh rasa sakit apa pun.
Larasati segera meletakkan bayi mungil itu di dada Dewi. Dengan tangan yang gemetar, Dewi memeluk putri kecilnya, mendekatkan bibir mungil Kirana ke sumber kehidupannya. Dan kemudian, sebuah keajaiban kecil terjadi di dalam gua yang pengap itu. Air susu yang tadinya tertahan oleh rasa dingin dan kelelahan, kini mulai mengalir, didorong oleh hangatnya tenaga dalam Arga dan sari pati kelor hutan. Kirana mulai menyusu, menelan cairan kehidupan itu dengan rakus. Suara decitan lemah itu perlahan berubah menjadi suara tegukan yang teratur dan kuat. Warna biru di kulit bayi itu sirna, diga
인기 회차