Istri Nakal Mas Petani
“Posisinya udah kebalik gini, ya? Kamu yang kemarin menolak keras aku menyanggupi nikah sama Mas itu. Sekarang kamu ngedukung? Kamu udah nyaman sama Pak Gagah? Udah bosen buat video konten dan mulai nagih ngasi makan kambing?”
“Kok, kamu jadi nyolot, sih? Kamu kena masalah ini juga karena kamu sendiri.” Oky berdiri dari tumpukan bata yang didudukinya sejak tadi. “Aku udah sering ngomong kalau bisnis yang terlalu cepat menghasilkan uang dalam jumlah besar itu patut dicurigai. Sekali dua kali wajar kamu dibuat berhasil. Biar kamu nagih. Nyatanya apa? Kebukti, kan? Tabungan kamu habis. Buat makan aja enggak ada. Kalau ke kota kita nginep di mana? Balik ke apartemen?”