Holiday to Wedding Day
Mama diam, tak menyela secuil kecil kata pun jadi aku melanjutkan, "Puncaknya kemarin sore Mama, pas aku lagi baca buku di kamar. Eh, tahu-tahu dia gantungin ember yang sudah diisi air di atas pintu. Mungkin dia berharap, pas aku keluar kamar ember itu terjatuh dan airnya tumpah ke aku. Tapi karena aku sudah tahu dari celah pintu, aku nggak keluar kamar. Eh, dia manggil-manggil gitu, Mama."
Aku menghentikan cerita, membersihkan leleran air mata. Membersit hidung. Rasanya sudah sedikit lega sekarang, tak terlalu sesak seperti yang tadi walaupun belum semua kuceritakan. Mungkin inilah yang dimaksud dengan the power of curhat. Iya kan, Guys?
"Nah, terus?" penuh kekhawatiran Mama bertanya, "Kam
Bab Populer