Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Om Teman Masa Kecil Ayah

Om Teman Masa Kecil Ayah

Di dalam bus tidur saat perjalanan pulang di hari liburan, aku yang memang memiliki hasrat tinggi tidak tahan ingin memeluk boneka silikon khusus yang baru aku beli untuk memuaskan diri. Setelah kembali dari toilet, lampu bus sudah dimatikan dan seluruh kabin gelap gulita. Aku meraba-raba masuk ke dalam tirai ranjangku. "Jangan di sana. Kamu terlalu besar. Nanti rusak." Tanpa banyak bicara, pria itu mengangkat kakiku di bahunya. Benda panasnya yang besar menekan bagian intimku. Aku menggelengkan kepala tidak karuan, napasku tersengal-sengal, air mata dan liurku bercampur menjadi satu, menetes ke seluruh lantai. "Aku salah. Cepat masukkan." Benda keras itu langsung menusuk ke dalam. Aku sampai memutarkan bola mata karena terlalu nikmat. "Kalau terus dipegang, ini akan berakhir sampai penetrasi penuh."
9.5K viewsCompletedAdded to Library 303 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

“Kak… sayang, puaskan aku.” “Sial! Kamu belajar dari mana? Kok tiba-tiba jadi begitu jago?” Di dalam bioskop, aku menyamar jadi kakakku. Tangan kakak ipar sudah menyelinap ke balik rokku dan meraba-rabanya. Reaksiku yang begitu sensitif membuat wajah kakak ipar memerah karena bergairah. Tanpa membuang waktu, dia langsung melorotkan celananya. Benda miliknya yang besar itu memantul keluar. Dia menggendong dan mendudukanku di pangkuannya, rasa membaranya menembus tubuhku. Tubuhku gemetar, aku memekik tertahan dan mencapai klimaks. Detik berikutnya, aku mendengar suara cemas kakak ipar, “Jangan bergerak! Ada orang yang melihat ke arah kita!”
9.7K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Bunga Mawar di Tengah Asap Perang

Setelah berhasil mendaftar program Dokter Lintas Batas, aku menyerahkan jabatan direktur rumah sakit kepada Jihan. Sahabatku merasa kasihan padaku dan berkata, "Kalau kamu pergi, kamu sendiri yang sepenuhnya memutuskan hubunganmu dengan Ardha." Aku tersenyum lembut. "Aku cuma mengembalikannya kepada orang yang dia dambakan." Di kehidupan sebelumnya, Ardha dan aku adalah pasangan yang terkenal sering berselisih. Dia membenciku karena aku menolak menggantikan posisi Jihan menjadi Dokter Lintas Batas, yang mengakibatkan Jihan terinfeksi virus di tengah perang dan meninggal. Aku benci kemunafikan dan kekonyolannya. Kalau memang dia mencintai Jihan, kenapa dia berjanji kepada orang tuaku bahwa dia akan menjagaku seumur hidupku? Selama tujuh tahun pernikahan kami, doa terindah yang kami ucapkan kepada satu sama lain adalah, "Semoga kamu mati sengsara." Tapi, di tengah hujan peluru medan perang, dia tertembak di jantung, menggunakan napas terakhirnya untuk melindungiku dengan tubuhnya. "Aku sudah mengatur seseorang untuk menjemputmu. Begitu serangan udara ini selesai, cepat pergi. Kamu harus selamat ...." Di tengah kesadarannya yang kabur, dia bergumam. "Aku akan melindungimu di kehidupan ini. Semoga kita nggak ketemu lagi di kehidupan selanjutnya." "Jihan, aku datang." Sayangnya, serangan bom yang dijatuhkan dari langit tidak memberiku kesempatan untuk melarikan diri dan akhirnya menelan kami berdua. Saat aku membuka mata lagi, aku mendapati diriku kembali ke malam sebelum pernikahan kami. Ardha, di kehidupan ini, aku akan mengabulkan keinginanmu.
7.1K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah

Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah

Setelah pergi ke luar negeri untuk kuliah, karena biaya hidup yang tidak mencukupi, aku bekerja paruh waktu di tempat hiburan di Aurelion. Sejak malam itu, setiap kali terbangun di tengah malam, aku selalu teringat betapa mengerikannya pengalaman yang aku alami malam itu.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Cinta yang Jatuh Tanpa Gema

Cinta yang Jatuh Tanpa Gema

Saat pemeriksaan kehamilan di rumah sakit, aku bertemu dengan mantan ipar yang sudah lama tidak ketemu. Dia melirik perutku, lalu memarahiku sambil cemberut seperti yang biasa dia lakukan. “Umur sudah segini, masih saja belajar kabur sambil bawa janin? Bagaimana kalau kamu menyakiti cucu kesayangan Keluarga Raiz? Bisakah kamu lebih bijaksana? Jangan buat kakakku terus mengkhawatirkanmu.” Tetapi mungkin dia lupa. Setahun yang lalu, ibuku sakit parah. Satu-satunya keinginannya adalah melihatku menikah dan punya anak. Aku mempertaruhkan segalanya dan melamar Aryan. Di hari pernikahan, aku menunggu sepanjang hari, tapi hanya menerima pesan suara tiga puluh detik. “Aku tidak akan pergi ke pernikahan dan aku tidak akan menikahimu. Ini hukuman untukmu karena telah menindas Farah.” Ibuku yang marah karena sikap Aryan yang sembarangan, terkena serangan jantung dan meninggal dunia. Setelah mengurus pemakaman ibuku dan membuang semua yang tidak perlu, aku meninggalkan Kota Daro dengan membawa barang-barangku yang sedikit. Aryan masih di luar negeri bersama Farah, bermain ski bersantai. Tetapi sekarang mantan ipar berkata padaku, “Kakakku habiskan sebagian besar waktunya pergi ke luar kota setiap bulan untuk mencarimu. Berat badannya hanya 75 kg dan turun 10 kg dalam waktu kurang dari setahun. Dia selalu menunggumu. Kak Rumi, sekarang karena kamu sudah kembali, jalanilah hidup dengan baik bersama kakakku.” Aku tersenyum lembut, mengangkat tanganku yang bercincin. “Maaf, karena aku orang yang sederhana, aku tidak mengadakan pernikahan besar, jadi aku tidak memberitahu kalian.”
2.8K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Kencan Buta Di Bioskop

Kencan Buta Di Bioskop

“Brr….” “Ah, pelan-pelan, aku sudah nggak tahan lagi.” Mainan itu bergetar hebat di dalam tubuhku. Dengan wajah memerah, aku merapatkan kedua kaki sambil duduk di sudut bioskop. Di sampingku, pasangan kencan butaku meletakkan remote kontrolnya. Dia menekan kepalaku ke bawah, lalu membuka risleting celananya di hadapanku….
5.6K viewsCompletedAdded to Library 145 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Saat Pilihanku Berubah

Saat Pilihanku Berubah

Aku dan sahabat masa kecilku sama-sama mengalami kecelakaan. Saat tersadar kembali, dia yang sudah kucintai selama bertahun-tahun itu justru kehilangan ingatannya. Sementara aku tidak terluka sedikit pun, tetapi di dalam tubuhku … malah dimasuki jiwa nenekku yang sudah meninggal lama. “Dasar bocah sialan! Beraninya berpura-pura amnesia untuk menipu cucuku yang baik. Kalau saja aku masih berkeliaran di dunia orang hidup, pasti sudah kupatahkan kakinya!” Aku melotot kebingungan. Suara Nenek masih terus berteriak di dalam kepalaku. “Di kehidupan sebelumnya, cucu kesayanganku ini dibuat menderita oleh Lisa. Bertahun-tahun bersamanya hidup dalam kesialan hingga terkena serangan jantung dan hampir mati. Tetapi dia malah menemani Josh merayakan ulang tahunnya dengan bahagia. Menyebalkan!” “Sayangku, kali ini kakekmu akan mengurus pernikahanmu. Jangan sampai kamu memilih Lisa. Pilih Vina saja, anak itu sangat lumayan!” Detik berikutnya, kakek bersama beberapa tetua keluarga benar-benar masuk ke ruang rawat. Mereka meletakkan foto para pewaris dari empat keluarga besar di hadapanku dan memintaku memilih salah satunya sebagai calon istri. Tanpa ragu, aku memilih musuh bebuyutanku ... Vina. Aku adalah cucu kesayangan Nenek. Jika Nenek bilang bahwa Lisa tidak mencintaiku, maka aku tidak akan memilihnya lagi.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Perbaiki Hidup Mama!

Perbaiki Hidup Mama!

kotak kuning
Setelah merasakan tekanan yang tak habis-habis atas perbuatan Papa tirinya, Rani menjadi frustasi dan berpikir untuk bunuh diri. Tetapi bukannya dikirim ke alam baka, Rani malah berpindah ke tubuh Mamanya di masa lalu. Bagaimana cara Rani menangani situasi ini? Apa yang akan dia lakukan selanjutnya?
102.9K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Malam Pertama Dengan Sahabat

Malam Pertama Dengan Sahabat

Dian15
"Ndin, boleh unboxing nggak?" "Apanya? Kado-kado di atas lemari itu?" Mata Andini terarah pada tumpukan kado yang di susun rapi di atas lemari oleh kedua sepupunya. "Bukan." "Terus apa?" "Unboxing kamu, dong." Andini memukul lengan Angga yang keras, lalu berbalik badan menjadi membelakangi Angga. "Dasar mesum! Udah mending aku nggak nyuruh kamu pulang ke rumah kamu sendiri."
108.8K viewsOngoingAdded to Library 236 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
Panggil Aku Aisyah

Panggil Aku Aisyah

Viand Wahyudi
Aisy dan Aldi adalah dua sejoli yang menjalin persahabatan dengan erat. Mereka berdua saling memahami dan juga saling menyayangi mulai dari kelas 1 hingga duduk di bangku kelas 6 SD. Lulusan sekolah tidak lama lagi, mereka berencana melanjutkan sekolah dalam satu sekolah SMP yang sama. Namun takdir telah berkehendak lain atas keduanya. Aldi diminta orang tuanya agar masuk ke pondok pesantren di Kalimantan, sementara Aisy dikirim ke kota untuk tinggal bersama neneknya dan melanjutkan sekolah di sana. Atas perpisahan itu, mereka masih bisa saling berkomunikasi walau hanya saling berkirim surat. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, sedikit demi sedikit Aldi mulai berubah dan tak membalas surat-surat dari Aisy, hal inilah yang membuat Aisy penasaran, berprasangka buruk dan menimbulkan kebencian atas Aldi yang tak pernah lagi meresponnya.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as cerpen 18 th ke atas
Read
+Library
PREV
1
...
3738394041
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status