Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENYESALAN

PENYESALAN

Apalah artinya uang itu dari pada aku kehilangan orang yang kusayang. Aku memang pernah berbuat khilaf, kekhilafanku itu adalah kesalahan yang sangat fatal, menodai kesucian seorang gadis. Gadis yang harusnya kujaga sampai pernikahan nanti justru aku merusaknya karena rayuan setan sesaat. Aku menyesal, tapi sebisa mungkin aku ingin bertanggung jawab padanya.
9.7229.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.7K kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami

Penyesalan Cinta Terdalam Mantan Suami

Seluruh tubuhnya dipenuhi duka yang dalam. Zarend tanpa sadar teringat pada dua tahun lalu, saat Felisha mengalami keguguran. Dia hanya berbaring di tempat tidur, tidak berkata-kata, menatap langit-langit dengan kosong. Sebuah rasa sakit menghantam dada Zarend. Tiba-tiba, muncul dorongan kuat untuk segera menemani Felisha. Melihatnya terpaku, Valerie merasa semakin sedih. Dia menarik lembut ujung baju Zarend. "Kak Zarend, anak kita sudah tiada. Kamu nggak sedih?"
27.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 886 kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Cinta adalah Penyesalan

Cinta adalah Penyesalan

Mata Garry dipenuhi penyesalan. "Maaf... aku memang brengsek. Dulu aku gitu pada dirimu… aku... " Aku tersenyum, merapikan poni yang jatuh, dan menghapus air mata di sudut mata.
18.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 696 kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Cinta Mati Bersama Kekecewaan Masa Lalu

Cinta Mati Bersama Kekecewaan Masa Lalu

"Biarkan aku menemui Arabella ... biarkan aku menemuinya ...." "Aku nggak percaya dia meninggal, aku nggak percaya .... Arabella, berhentilah bertengkar denganku. Aku mengaku salah, ya?" Di sela-sela ucapannya, terselip isak tangis yang tersedu-sedu. Aku benar-benar tidak percaya. Aku berjongkok dan mencondongkan tubuh untuk melihat lebih dekat. Air mata Warren ternyata sudah membasahi seluruh wajahnya.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Karma(penyesalan)

Karma(penyesalan)

Hanya saja, ia sebagai seorang laki-laki, pantang baginya memperlihatkan airmata nya itu. Semua kesedihan dan rasa kehilangannya, biar ia simpan dalam dalam sendiri saja. Ia berjalan bersama banyak orang yang mengantar. Tangannya yang berada di pundak Amira, sepanjag perjalanannya menuju pemakamab, seolah menguatkan Amira untuk tetap tidak berlebihan dalam menangisi sesuatu yang hilang.
1054.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Cinta Lama yang Membawa Duka

Cinta Lama yang Membawa Duka

Tidak ada lagi lemak berlebih, tetapi kulitnya gelap, terlihat lebih tua sepuluh tahun. Melihat penampilannya, aku tidak bisa menahan senyum. Sementara Jansen hanya menggerakkan bibirnya, ingin berbicara, tetapi tidak bisa mengeluarkan kata-kata. Aku juga tidak berbicara, dan langsung lewat begitu saja. Saat itu aku seperti mendengar suara pelan: Maaf, biarkan semua yang sudah berlalu, aku nggak peduli lagi. Dalam sisa hidup ini, kita saling baik-baik saja.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Terjebak Jurang Penyesalan

Terjebak Jurang Penyesalan

Sekali berbuat salah, noda itu tidak akan bisa dihapus. Aku juga tidak bisa dimaafkan seumur hidupku.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Elegi

Elegi

Yang fana ialah waktu Yang nyata ialah kau Dan aku hanyalah ketidakpastian yang membelenggu Air ialah diriku dan kau ialah pijar api yang menggelora Kita hanyalah kepulan asap yang tertiup angin lalu tiada Rindu ialah setiap denyut yang menyesakkan dada Ia jatuh di Bumi yang tak semestinya ia tinggali Ia bersemi di musim yang tak seharusnya ia singgahi Cinta ialah rasa yang tak seharusnya ada di antara kita Tetapi untukmu, aku akan tetap ada meski tiada nyata yang biasa kaupuja melalui tatapan mata ... seperti Draco yang tiada pernah tenggelam di horizon utara
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan

Pungkasnya sembari menengok pada Dexe juga Rizwan. Jibs seperti sedang melampiaskan kesedihannya dengan tertawa. Tepatnya sesal pada apa tindakannya, masa muda penuh prestasi, gugur karena iri hati pada temannya sendiri. Mengisahkan kepiluan karena tindakannya yang telah mengkhianati. Juga, wanita yang menurutnya tidak berdaya serta hanya butuh materi saja, telah membuat dirinya merasa menjadi lelaki yang tidak memiliki harga diri. Jibs salah besar dalam menilai wanita. "Maafkan Ayah, Alex. Maafkan Aku, Jhon...." Ucapan itu diakhiri dengan menaruh pistol yang dia ambil cepat dari tangan Rizwan tepat di kepalanya.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Penyesalan Selalu Datang Terlambat

Aku ingin memisahkan mereka, tetapi Stevan malah mendorongku dengan kejam. Dia membuatku terjatuh di lantai dan menatapku dengan tatapan jijik. "Dasar nggak tahu malu!" katanya. Aku seketika terbangun. Rasa sedih itu masih berbekas dalam hatiku. Aku menyentuh wajahku dan menyadari bahwa wajahku basah. Aku menangis, tetapi Stevan tidak akan datang untuk menghiburku lagi.
13.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai lament
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status