Chemistry Chapter
Ia membawa sebuah tas kerja kulit dan meletakkannya di atas meja dosen dengan gerakan tenang, sebelum akhirnya berbalik menghadap ke arah mahasiswa.
Zea, yang awalnya sedang sibuk merapikan buku catatan, perlahan mengangkat kepalanya untuk melihat siapa dosen baru mereka.
Namun, begitu netranya menangkap wajah sang dosen, seluruh oksigen di paru-paru Zea mendadak lenyap. Jantungnya berdegup kencang, kali ini karena rasa takut yang teramat sangat. Wajah Zea seketika memutih, persis seperti orang yang baru saja melihat hantu di siang bolong.