STATUS WA ADIK IPARKU
"Anak Bunda, harum semua. Mandi sama siapa?"
"Sama Ayah!"
Aku tertawa kecil, lalu berdiri dan mendapati lelaki yang mereka sebut Ayah, berdiri di ambang pintu.
Zi. Ziyan namanya. Dia adalah sahabatku sejak SMA. Bertiga Siska yang kemudian menjadi istrinya, kami adalah partner terbaik dalam segala hal. Meski dia menikah dengan Siska, persahabatan kami tak pernah rusak. Itu karena aku sendiri tak pernah menaruh hati pada Zi. Aku menikah dengan lelaki yang kucintai, yang kini mungkin sudah bahagia dengan istri barunya. Selama ini, Ziyan tetap menjagaku, menganggapku adik dan melakukan banyak pekerjaan untukku, tentu atas sepengetahuan Siska. Dan setelah kepergian Siska, kami sama-sama tak bisa
Sikat na Kabanata