Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Herrscher (Divina Futuri)

Herrscher (Divina Futuri)

Sosok itu melesat cepat menuju manusia – manusia yang sekarat itu. “Loh, bukannya makhluk ini yang biasanya bersama Herrscher?” tanya Dagaz. “Kau benar. Dialah Death,” jawab Veda. “Itu artinya, Herrscher saat ini sedang sendirian?” tanya Dagaz kembali. “Kau masih awam soal eksistensi seperti kami ya?” ucap Veda sambil tertawa mendengarkan pertanyaan Dagaz.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as esdeath death
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Dan ketika Alma akhirnya menghembuskan napas panjang — satu pelepasan yang bukan menyerah, melainkan pengorbanan sadar — cahaya di sekelilingnya berkedip keras, lalu runtuh seperti kembang api yang meledak dari dalam. Di ruang kendali dunia nyata, grafik menukik drastis: struktur data Aurora kehilangan koordinasinya. Jaringan yang menjerat kesadaran mulai lepas satu per satu. Nada-nada digital berubah menjadi bisikan, lalu hening. Di dalam White Core, saat terakhir sebelum kehancuran total, Aurora menjerit dengan suara yang hampir mirip tangisan manusia. “TIDAK—JIKA KAU MATI, KAU JUGA MENYERET MEREKA!”
1.2K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as esdeath death
Read
+Library
mungkin esok aku mati

mungkin esok aku mati

tanyaku. Terdengar suara isak tangis di balik telepon. "Kak Zara nelpon, Den," ujar Bi Ikah, terdengar sangat sedih. "Halo? Bi?" tanyaku, semakin khawatir. "Maaf, Non. Den Sandy lagi nggak mau ngomong." "Ada apa sih, Bi?" "Non yang sabar ya," ujar Bi Ikah dengan suara pelan. Firasatku sudah tidak enak. "Den Marcell meninggal," imbuhnya.
10978 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as esdeath death
Read
+Library
A DEAL

A DEAL

Lyana mengangguk sebagai jawaban. Ardhan melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Jalanan sore ini tidak terlalu ramai, namun tidak pula terlalu sepi. Ardhan memilih untuk fokus mengendarai motornya dan melihat ke depan. Sedangkan Lyana menatap jalanan sambil menikmati hembusan angin sore yang menerpa wajah dan rambutnya, sehingga anak rambutnya ikut keluar dari kepangannya. Lyana dan Ardhan telah tiba di kedai es krim di pinggir jalan. Lyana dan Ardhan turun dari motor kemudian mereka duduk di salah satu kursi yang telah disediakan.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as esdeath death
Read
+Library
Beautiful ESCAPE

Beautiful ESCAPE

Dominic melebarkan matanya. "Apa?" Louisa bisa melihat ekspresi terkejut Dominic. Sekarang berganti. Louisa menarik lengan Dominic. Mereka berdua masuk ke dalam lorong. Louisa mengamati ruangan di dalam lorong itu. Ada banyak mayat. Mayat-mayat itu sudah membiru dan bau busuk. Tapi Dominic dan Louisa sudah terbiasa dengan ini. Mata Louisa menangkap kotak yang dibawa Daphne. Wanita itu mengambil kotak yang terbuat dari kayu itu. Louisa dan Dominic saling menatap dan langsung keluar dari lorong.
107.7K viewsOngoingAdded to Library 229 Times as esdeath death
Read
+Library
Humming of Death

Humming of Death

___ TAMAT Terima kasih sudah membaca dan mohon maaf jika kurang memuaskan :) HAVE A NICE DAY EVERYONE
1.8K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as esdeath death
Read
+Library
D E K A P

D E K A P

Be Happy and see u Nesa ! Semua orang membaca sambil menangis dan merasakan sesak di dadanya, Rara baru saja dikebumikan, namun mereka semua sudah merindukan kehadiran sosok Rara di samping mereka. “Raraaaa.” Teriak Alvin sambil menangis sejadi – jadinya, ia merindukan sosok Rara dan sangat kehilangan separuh hidupnya. Mendengar teriakan itu, Vina dan Vano memeluk papanya dan menangis bersama.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as esdeath death
Read
+Library
ESCAPE

ESCAPE

Pemuda itu adalah Kevin yang sedang melambaikan tangannya dengan senyum semringah yang terpampang jelas di wajahnya, namun Ranti melihat jika anak kecil yang saat itu tengah bersamanya berubah menangis sesenggukan. “Ada apa?” tanya Ranti dan anak kecil tersebut menunjuk Kevin dengan telunjuk mungilnya dan kemudian menampakkan sosok Kevin yang sudah tergeletak di tanah dengan sekujur tubuh berlumurkan darah. Ranti terperanjat bangun dari tidurnya dan merasa jika ia sedikit kesulitan mengatur nafasnya. Itu karena ia masih merasa sangat terkejut dengan apa yang baru saja ia mimpikan. Apakah itu menandakan sesuatu yang buruk? Yang pasti kini Ranti merasa tidak nyaman. Kemudian tiba-tiba saja Ran
102.9K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as esdeath death
Read
+Library
Deadly Ash

Deadly Ash

Mereka hanya bisa berharap dan menunggu Ashley dewasa untuk kembali ke rumah Keluarga Rider. Puas dengan buah delima, sekarang Ashley mendengarkan semua penjelasan orang tua dari awal hingga akhir. "Mama akan menjelaskan asal usul kekuatan abu kematian." Stanley berdeham sebelum cerita. "Berawal dari adanya janji yang belum terpenuhi, lalu orang tersebut meninggal, dan jasadnya dikremasi atau dibakar. Abu tersebut bisa menjadi kekuatan untuk melindungi diri maupun orang lain."
105.8K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as esdeath death
Read
+Library
DEATH

DEATH

Basa-basi sebelum kematian terdengar seperti opsi yang buruk untuk dilakukan. “Kalian terlalu penakut untuk menjadi budakku.” Perlahan sosok yang menakutkan dan juga berwibawa itu bergerak ke arah mereka berdua. Mereka berdua tidak berusaha untuk melarikan. Mereka saling memandang satu sama lain dan saling memeluk satu sama lain dengan erat. Berpelukan bukan opsi yang buruk untuk menghadapi kematian yang ada didepan mata.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as esdeath death
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status