Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Pengganti, Pengingat Wanita Di Masa Lalu

Wanita Pengganti, Pengingat Wanita Di Masa Lalu

Semua orang di Idalia selatan tahu bahwa Lorenzo mencintaiku dengan tergila-gila. Namun, ternyata dia menjadikan seorang wanita yang jauh lebih muda di Naplas sebagai simpanannya. Orang-orang bilang wajahnya sangat mirip denganku di masa lalu. Dia mengatakan kepada semua orang bahwa gadis itu hanyalah pengingat dari wanita yang pernah paling dicintainya. Dia juga memberi perintah tegas agar jangan ada yang membiarkanku mengetahui tentang wanita itu. Sampai hari ketika aku mengetahui bahwa aku hamil. Aku pergi ke kantornya untuk memberitahukan kabar itu sendiri, tetapi langkahku terhenti di depan pintu ketika aku mendengar suara seorang wanita muda dari dalam. "Lorenzo ... apa aku ada di sini hanya karena aku mengingatkanmu pada dirinya?" Pintunya sedikit terbuka. Dari celah itu, aku melihat seorang wanita muda yang terlalu mirip denganku, mengenakan jaketnya dan memegang gelas miliknya. Aku berdiri di sana, nyaris tidak bisa bernapas. Lalu, aku mendengarnya menjawab, "Jangan bandingkan dirimu dengannya. Dia nggak akan pernah bisa jadi seperti kamu." Aku berbalik dan pergi tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Malam itu, aku menelepon ibuku. "Ibu, aku sudah memutuskan." Ibuku terdiam sesaat. "Aku ingin sebuah kebakaran," kataku. "Sesuatu yang nggak akan menyisakan seorang pun hidup. Saat semuanya berakhir, Sofia Mardiansyah harus mati bagi dunia."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Harga Mahal dari Sebuah Mangga

Saat aku berusia tujuh tahun, wanita cantik yang dibawa pulang oleh ayahku memberiku sekotak mangga. Hari itu, sambil melihatku menyantap mangga dengan lahapnya, ibuku membubuhkan tanda tangannya di atas surat cerai, lalu melompat dari gedung untuk mengakhiri hidupnya. Sejak saat itu, mangga menjadi mimpi burukku seumur hidup. Oleh karena itu, di hari pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku, Edwin Faresta, "Kalau suatu saat kamu mau cerai, kasih saja aku buah mangga." Suamiku memelukku tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Namun, sejak saat itu, mangga juga menjadi hal yang tabu bagi dirinya. Pada malam Natal di tahun kelima pernikahan kami, teman masa kecil suamiku meletakkan sebuah mangga di atas meja kerjanya. Hari itu juga, suamiku mengumumkan pemutusan hubungan dengan teman masa kecilnya, Rani Delana dan memecat Rani dari perusahaan. Pada hari itu, aku merasa bahwa dialah pria yang memang sudah ditakdirkan untukku. Hingga setengah tahun kemudian, aku kembali dari luar negeri setelah berhasil menegosiasikan kontrak kerja sama senilai dua triliun. Di pesta perayaan itu, suamiku menyodorkan segelas minuman kepadaku. Setelah aku meminum setengahnya, teman masa kecil suamiku, yaitu wanita yang dulu diusirnya dari perusahaan itu, berdiri di belakangku dan bertanya sambil menyeringai, "Apa jus mangganya enak?" Dengan wajah penuh rasa tidak percaya, aku menoleh ke arah Edwin, suamiku. Namun, Edwin justru menahan tawa dan berkata, "Jangan marah ya. Rani bersikeras memintaku untuk mengerjaimu sedikit." "Aku kan nggak kasih kamu buah mangga. Aku cuma kasih kamu sebotol jus mangga saja." "Lagi pula, menurutku Rani benar. Kamu nggak mau makan mangga itu cuma karena kamu banyak tingkah aja." "Lihat sendiri, 'kan? Tadi kamu meminumnya dengan sangat senang." Wajahku langsung menjadi dingin. Aku mengangkat tangan dan menyiramkan sisa jus mangga itu ke wajah pria itu, lalu berbalik pergi. Ada beberapa hal yang selamanya tidak akan pernah menjadi bahan candaan. Mangga bukan sekadar lelucon dan niatku untuk bercerai juga bukan candaan.
12.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Baru Tiga Hari Dinas, Anakku Sudah Punya Ibu Baru

Baru Tiga Hari Dinas, Anakku Sudah Punya Ibu Baru

Pada hari ketiga dinas di luar provinsi, grup WhatsApp wali murid putraku yang sudah lama sepi tiba-tiba kedatangan seorang anggota baru. Saat aku mengeklik pesan suara yang dikirimnya, terdengar suara wanita yang asing dan manis. "Halo semuanya, saya guru bahasa Indonesia baru di sekolah ini, sekaligus ibunya Daniel. Mohon bimbingannya, semuanya!" Seluruh tubuhku kaku. Aku mengeklik daftar anggota grup dan membandingkannya berulang kali. Putraku bernama Daniel. Dia adalah ibu Daniel, lalu aku ini siapa? Aku segera menelepon suamiku, "Apa ada orang yang salah masuk ke grup wali murid anak kita?" Di ujung telepon, suaranya sempat terhenti sejenak, lalu dia tertawa seolah tidak terjadi apa-apa. "Oh, mungkin salah masuk. Ada banyak anak di sekolah, nama yang sama itu wajar. Ada apa memangnya?" Aku menjawab tidak ada apa-apa sambil tersenyum. Namun, setelah menutup telepon, malam itu juga aku langsung memesan tiket pesawat dan terbang menuju sekolah putraku.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Cinta Sejatinya

Cinta Sejatinya

Di saat Dimas sedang melamar samaku, ada panggilan telepon yang masuk. Jaraknya sangat dekat, aku bisa mendengar dengan jelas suara di telepon. “Bang Dimas, aku terluka, kakiku sangat sakit.” “Plak!” Dimas menutup kotak cincin tanpa ragu, “Janet terluka, lamarannya lain kali saja.” Setelah itu, dia berlari pergi di bawah tatapan bingung dari orang-orang. Aku belum pernah bertemu dengan Janet, tapi jejaknya ada di mana-mana dalam hidupku. Saat makan, Dimas akan mengatakan bahwa Janet suka makanan manis, dan saat berpakaian, aku tahu dia suka warna ungu muda. Aku sudah bertengkar dan marah, tapi Dimas selalu mengatakan: “Kamu terlalu cemburu, siapa sih yang tidak punya cinta sejati? Masa laluku adalah dia, masa depanku adalah kamu.” Akhirnya, aku menemukan pria yang menganggapku sebagai cinta sejatinya, William Anderson, dan aku berkata: “Mari kita menikah.”
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Mengungkap Rahasia Ibu Mertua

Mengungkap Rahasia Ibu Mertua

Pada Hari Ibu, aku berniat memberikan hadiah kepada ibu mertuaku. Namun tak disangka, aku melihatnya membawa seorang pria berkulit gelap masuk ke kamar. Setengah jam kemudian, ibu mertuaku keluar dengan wajah memerah ....
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Hubungan Terlarang Di Kampus

Hubungan Terlarang Di Kampus

“Aku ini dosenmu, nggak boleh begini….” Seorang mahasiswa datang padaku untuk bertanya tentang masalah fisiologis, tapi dia bersikeras memintaku memberikan demonstrasi langsung. Tubuhnya yang kuat membuatku kewalahan hanya dalam beberapa gerakan saja…. “Belum pernah merasakan sensasi senikmat ini, ‘kan?” Aku ditekan ke meja meja kerja oleh mahasiswa sendiri, kedua kakiku pun terbuka lebar tanpa sadar. Dia bilang ada beberapa hal fisiologis yang tak dia pahami dan ingin aku mengajarinya menggunakan tubuhku sendiri….
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Pernikahan Penuh Dusta

Pernikahan Penuh Dusta

Menjelang hari pernikahan, aku mengalami kecelakaan mobil hingga terluka parah dan koma. Tunanganku langsung membatalkan pernikahan dan menikahi sahabat masa kecilnya. Ibuku mencari tunanganku untuk menuntut keadilan, tapi di tengah jalan dia mengalami kecelakaan dan meninggal dengan tragis. Di saat genting, teman masa kecilku berlutut dengan satu kaki di depan pintu rumah sakit, memberikan uang dua miliar sebagai mas kawin dan mengurus pemakaman ibuku. Aku berhasil dioperasi, meskipun harus mengalami cacat seumur hidup. Namun, teman masa kecilku berjanji akan merawatku seumur hidup. Tersentuh oleh ketulusannya, aku pun menikah dengannya. Namun, lima tahun kemudian, aku mendengar percakapannya dengan sang sekretaris. "Pak Johan demi membuat Nona Shenina bisa menikahi pria yang dia cintai, Anda menyuruh orang menabrak Nyonya hingga cacat seumur hidup. Anda nggak takut dia akan mengetahuinya?" "Demi Shenina, apa yang nggak bisa kulakukan? Aku sudah menyerahkan sisa hidupku untuk menebus Lina, masih belum cukupkah?" Aku menutup mulut dan menahan isak tangis. Barulah sekarang aku mengerti, ternyata pernikahan kami selama ini hanyalah sebuah kebohongan. Jika seperti itu, lebih baik aku menghilang dan menyerahkan tempatku kepada wanita yang dia cintai.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Aku Menikah di Depan Pria yang Hancurkan Aku

Aku Menikah di Depan Pria yang Hancurkan Aku

Pada malam ketika geng musuh keluargaku menyerbu pesta dansa, aku dijadikan sandera. Pacarku, Nathan, dan sahabat terdekatku, Rudi, berdiri cuma beberapa langkah dari aku. Namun mereka malah pilih lindungi sepupuku, Ayu. Beberapa jam kemudian aku diselamatkan oleh seorang pria misterius dalam keadaan memar, gemetar, dan seolah telah dilupakan. Nggak ada seorang pun yang tanya ke aku apa yang telah terjadi. Nathan cuma bilang, “Ayu ketakutan. Dia lebih butuh kami.” Beberapa hari kemudian, Ayu undang aku ke pesta ulang tahunnya. Aku datang demi sopan santun, cuma untuk saksikan dia jadikan aku penjahat dalam kisah versinya sendiri. Nathan dan Rudi berdiri di sisinya lindungi dia lagi. Malam itu, aku pun ucapkan “Oke” pada perjodohan yang telah disiapkan keluargaku sejak bertahun-tahun lalu. Saat aku tinggalkan kota, Nathan akhirnya kirim pesan, marah, terluka, tersinggung. [Kamu beneran pergi?] Aku balas hanya dengan satu kalimat: [Silakan datang ke acara pernikahanku.]
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Sehebat Robot

Cinta Tak Sehebat Robot

Di hari jadi pernikahan kami, suamiku yang tidak pernah menyentuh dapur, tiba-tiba menyiapkan satu meja penuh hidangan. Setiap kali aku mencicipi satu suapan, Evan Sibana selalu bertanya dengan detail dan mencatatnya dengan serius. Di tengah-tengah itu, dia masuk ke kamar untuk menerima telepon. Itu nada dering khusus untuk asistennya, Kamila Lumban. Aku pun asal mengambil buku catatan yang dia tinggalkan di meja. Namun, aku mendapati halaman-halamannya dipenuhi catatan rapat yang sama sekali tidak ada hubungannya denganku. [Buncisnya agak mentah, Kamila harusnya nggak suka.] [Jamurnya agak keasinan, saat masak untuk Kamila nanti, ingat untuk mengurangi garam.] [Daging kambingnya terlalu perengus, saat masak untuk Kamila nanti, ganti dengan daging sapi saja.] Suamiku kembali dan hendak mengambil bukunya, tetapi dia langsung melihat apa yang sedang kulakukan. "Jenny Igmava, kamu benar-benar nggak punya sopan santun. Memangnya aku mengizinkanmu menyentuh barangku?" Baru saja aku hendak membuka mulut, kepalaku mendadak sakit luar biasa. Bayangan suamiku di hadapanku mulai berbayang. "Evan, aku merasa nggak enak badan, sepertinya karena buncis tadi belum matang ...." "Kalau begitu, aku harus cepat-cepat mencatatnya. Jadi saat masak untuk Kamila nanti, aku harus menumisnya lebih lama." Evan sama sekali tidak memedulikanku. Sambil terus menulis di bukunya, dia bergegas berjalan ke arah pintu. "Aku pergi keluar sebentar. Daya tahan tubuhmu, 'kan, bagus. Kalau merasa nggak enak badan, minum obat saja yang banyak." Sebelum pingsan, aku menelepon suamiku sekali lagi. Namun, dari seberang telepon hanya terdengar suaranya yang tidak sabaran. "Masalah sepele begini saja diributkan? Apa kamu mau mati? Kalau sudah mati, baru telepon aku lagi!" Evan, aku tidak akan pernah mencarimu lagi!
274 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Pasangan yang Tak Pernah Dipandang Sepadan

Pasangan yang Tak Pernah Dipandang Sepadan

"Seratus miliar. Dalam satu minggu, kamu harus ke luar negeri dan menjauh dari anakku selamanya." Mauria duduk di seberang Valerie, wajahnya yang terawat menampilkan rasa meremehkan tanpa disembunyikan sedikit pun. Kalau dulu, Valerie pasti akan membalas dengan mata memerah, "Aku pacaran sama dia bukan karena uang." Namun sekarang, dia hanya mengangguk dengan tenang, "Baik." Mauria jelas tertegun sejenak, lalu mencibir dengan sinis, "Lumayan tahu diri." Dia menekankan kata "tahu diri" itu dengan sangat berat, seolah sengaja menegaskan perbedaan status antara Valerie dan Bendy yang bagaikan langit dan bumi. Valerie menundukkan pandangannya tanpa berkata apa-apa. Dia mengambil cek itu, lalu berbalik dan pergi.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai cinderella iii a twist in time
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2627282930
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status