Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelukan Terlarang

Pelukan Terlarang

katanya, nada serius. Hana mengangguk. Mereka mulai menelusuri setiap angka, setiap laporan, memastikan semuanya benar. Saat melakukan itu, tangan mereka bersentuhan beberapa kali—tidak sengaja, tetapi setiap kali membuat keduanya tersentak, menahan senyum malu. Tanpa sadar, romansa kecil itu semakin berkembang.
10932 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as mengelus
Read
+Library
Mengejar Cinta Duda Dingin

Mengejar Cinta Duda Dingin

geramnya lirih. Joana hanya meringis sambil terkekeh pelan. Tangannya kembali ke posisi semula. Kini ia mengelus puncak kepala Nathan yang sangat fokus menonton film animasi itu. Namun, Joana tak bisa berlama-lama. Kini ia memegang tangan Don dan dengan paksa melingkarkan tangan besar itu ke pinggangnya. Ia mendongak menatap Don dan tersenyum lebar. "Enak banget, tau, Mas, kalau kamu peluk aku gini," gumamnya lirih.
10812 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as mengelus
Read
+Library
Dimanja Nyonya Dan Nona Muda

Dimanja Nyonya Dan Nona Muda

cetus Melinda sambil menyunggingkan senyum remeh. ​Wanita itu kembali merangsek, tangannya yang bebas kini meraba area pinggang Juned dengan gerakan agresif yang membuat Juned tersentak. "Tadi saya liat kamu keluar dari laundry Lusi dengan muka tegang begitu, saya tahu kok kamu habis ngapain di dalam sana," bisik Melinda tepat di telinga Juned, membuat pria itu seketika membeku.
9.9217.4K viewsOngoingAdded to Library 7.8K Times as mengelus
Read
+Library
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Setiap kali Dimas kalah main kelereng dan menangis, Elang selalu menyogoknya dengan permen ini. "Ambil, cengeng," ucap Elang. Suaranya berubah. Bukan suara "E" yang berat dan dibuat-buat. Tapi suara Elang. Nada bicaranya, intonasinya... itu suara abangnya yang sudah mati. Dimas mendongak, menatap wajah asing di depannya dengan horor dan bingung. "Si... siapa lu?" suara Dimas bergetar. "Kenapa lu tau permen ini? Kenapa lu ngomong kayak..."
10858 viewsCompletedAdded to Library 18 Times as mengelus
Read
+Library
Lelakiku Sedingin Es

Lelakiku Sedingin Es

Godaan Ganis sudah berhasil membangkitkan hasrat lelaki gunung esnya, sampai ke tingkat tertinggi. Tangan ia meremas rambut, lalu turun ke tengkuk dan bibir mengigit kecil telinga dia. Sehingga laki-laki yang berada di atasnya itu melenguh seperti kerbau. Ganis sudah merindukan untuk mengelus roti sobeknya, sampai mulut dia meraung seperti serigala di tengah hutan. Dipikirnya lama-lama, ini seperti suara-suara yang ditimbulkan di kebun binatang, jadi merasa geli sendiri.
1050.3K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as mengelus
Read
+Library
Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Gagal Jadi Maduku, Dia Jadi Iparku

Refleks Mulki mengelus kepala Gendhis. "Astagfirulloh! Maaf," kata Mulki langsung salah tingkah dan makan menundukkan kepalanya. "Anu, aku memiliki love language sentuhan fisik. Jadi biasanya akan cenderung menyukai sentuhan fisik. Seperti halnya, genggaman tangan, pelukan, elus-elus kepala, dan lainnya. Jadi maaf ya, aku melakukannya di luar kendali," sambung Mulki.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as mengelus
Read
+Library
Mengejar Restu Tuhanmu

Mengejar Restu Tuhanmu

Ucap Rin. Zeyna mengeluarkan sesuatu yang ada di tasnya. Sebuah gelang tangan dengan hiasan minitasi bunga Gerbera dan Lily. "Aku tau ini kekanak kanakan, tapi ini adalah gelang yang aku beli saat berada di Shinjuku. Anggap saja sebagai hadiah pertemuan kita. Senang bisa berkenalan dan berteman denganmu, Rin. Dan semangat untuk penampilanmu." Ucap Zeyna.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as mengelus
Read
+Library
Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

“Dia sedang berdansa atau main bola? Anakmu sepertinya besok akan seperti kelinci yang suka melompat ke sana ke mari.” Bening menggelengkan kepala tak habis pikir, bibirnya tersenyum dan tangannya mulai membelokkan kemudi untuk membawa keluar mobil dari parkiran gedung. “Hiss … Tabebe, aku itu princess bukan kelinci,” ucap Embun dengan suara rengekan seperti anak kecil.
1019.5K viewsCompletedAdded to Library 429 Times as mengelus
Read
+Library
Renggali

Renggali

lanjutnya sambil memegang gelas, lalu meminumnya. Seolah Ailen merasa tidak bersalah dengan semua ini. “A-apa kamu bilang Ailen?” sahut Arav sambil menggenggam kedua tangannya. “Ini alasan kamu ingin menemuiku? Licin sekali lidahmu itu sekarang,” lanjutnya. “Arav! Apa kamu tahu? Tentang sebuah cinta yang disebut MELEPASKAN,” tandas Ailen.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as mengelus
Read
+Library
Mengejar Cinta Mantan

Mengejar Cinta Mantan

‘..karena aku menyukaimu..’ Kata-kata yang keluar dari mulut Linda terus terngiang di kepala Andre saat ini. “Hei?” “Hmm?” “Apa ngak kepanjangan itu huruf i nya pak?” “Hah?” Saat menengok ke layar komputer, dia baru tersadar kalau jarinya sedari tadi menekan tombol i secara terus menerus hingga satu halaman di penuhi dengan huruf i.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as mengelus
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status