Terjebak Mantra!
Dan, kemudian pelan-pelan, pintu terbuka kesamping kanan-kiri, terbelah menjadi dua bagian.
Dari balik pintu itu, nampak sebuah kota dengan bangunan megah, seperti hayalan pada sebuah novel-novel yang mengisahkan masa depan dunia. Gedung-gedung tinggi berjajar rapi, mengejutkan. Kendaraan terbang, melayang-layang tanpa adanya jalan bagaikan pesawat. Hampir tidak ada kendaraan darat, hanya terlihat beberapa sepeda manual. Inikah hayalan masa depan yang digambarkan oleh sebuah novel?
“Selamat datang di desa kami.” Ucap mereka berbarengan.