Mantanku Kembali
Apakah mungkin ada lebih dari sekadar teman kerja antara kami?
Setelah beberapa menit, kami tiba di rumah sakit. Adrian membantuku keluar dari mobil dan mendampingi menuju meja pendaftaran. “Aku akan tetap di sini bersamamu,” ujarnya, memastikan aku tidak sendirian.
“Terima kasih, Adrian. Kamu sangat baik,” kataku, merasa sangat beruntung memiliki seseorang sepertinya di sisiku.
Saat menunggu dokter, aku berusaha mengatur napas dan menenangkan diri. Mungkin ini adalah awal dari perubahan yang aku butuhkan, baik untuk kesehatan fisik maupun emosional.
Hot Chapters