Istri Kesayangan Tuan Arogan
[Mau dipeluk, dicium, disuapin makan, dibobo-in.
“Wah, kalau mau dibobo-in, itu mau ibunya pasti,” Barra mengulum senyum, senyum nakal.
[Hu'um. Eh, gimana?]
Barra akhirnya tertawa lepas, Olivia keceplosan mengakui keinginannya.
[lih, Mas... Gak gitu. Maksudnya, baby mau Mas temenin kita bobo]
“Oo, begitu?” Barra geleng-geleng kepala. Istrinya masih saja berkilah. “Lalu, mau Mas pulang sekarang?” tawarnya. Apapun untuk Olivia.
Hot Chapters