Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Teardrops in the Cold Water

Teardrops in the Cold Water

ucap Bu Adila. “Halo semuanya, nama saya Lyona. Senang berkenalan dengan kalian dan semoga kita menjadi teman akrab,” sapa Lyona kepada teman-temannya. “SALAM KENAL!” jawab seluruh temannya dengan semangat.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
TAMING THE BOSS

TAMING THE BOSS

Tak sadar kamera pun, mereka tampak saling mencintai. Sejak River pergi, Jameka memang rajin menangis. Namun, sejak malam Jameka mabuk dan berakhir seranjang bersama Tito, ia sudah tidak begitu sering menangis. Sebab sibuk dengan masalah baru. Jameka melihat-lihat lagi fotonya bersama River. Lalu ia beralih membaca chat dari pria itu. Ia memilih membaca kata-kata manis yang diketik River saja untuk membesar-besarkan hatinya.
858 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
The Tears I Shed

The Tears I Shed

Ceu Esih berusaha menjelaskan situasi yang terjadi kemarin malam. "Saya—saya permisi dulu." Maya yang sudah tidak dapat menahan air mata, memutuskan untuk mengalirkannya di tempat yang lain saja. Ia tidak suka mencari simpati orang lain lewat deraian air mata. Untuk orang seputih Orlando Atmanegara, air matanya itu adalah air mata buaya yang sama sekali tidak ada harganya. Mungkin tembok kamarnya malah lebih mengerti dan sedikit bersimpati pada penderitaannya.
1033.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 942 kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Melakukan pekerjaan dalam keadaan seperti ini sangat tidak memungkinkan. Rayyan memilih ke kamar kemudian berlalu ke kamar mandi, menyatu dengan air bisa menenangkan semua saraf-sarafnya. "Aku begitu bersusah payah memperjuangkan rasa, lihat saja, bila kau ku dapat, maka jangan harap untuk ku lepas."
9.889.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Jadi dia bertekad untuk menanggungnya, tidak peduli seberapa besar rasa sakitnya. Untungnya, rasa sakit itu hilang secepat datangnya. Semua rasa sakit mereda seperti air pasang setelah sepuluh menit. Krisna pertama kali mempelajari Time Reverse. Dia sekali lagi melihat sungai emas yang megah, luas, dan menyelimuti segalanya. Krisna menyebut sungai emas ini sebagai River of Time. Aliran waktu mengalir perlahan, menandakan waktu telah berlalu dan tidak akan pernah berhenti.
1066.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
Sorry, cause I Love You

Sorry, cause I Love You

Dasar idiot! Jack melihat Lilac yang mengapung di antara tarian air yang meliuk. Mematahkan kembali harapannya untuk mendapatkan maaf dari Ammy. Namun Jack tak akan berhenti sampai Ammy akan bertekuk lutut di hadapannya. ***
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
Cerita Cinta Kelas Pekerja

Cerita Cinta Kelas Pekerja

Akhirnya gw ambil gitar dari kamar, duduk menghadap Anna dan mulai bernyanyi sambil menghafal lirik yang hampir gw lupa. Oh, why you look so sad? Tears are in your eyes Come on and come to me now Don't be ashamed to cry Let me see you through 'cause I've seen the dark side too When the night falls on you You don't know what to do Nothing you confess Could make me love you less I'll stand by you I'll stand by you Won't let nobody hurt you I'll stand by you So if you're mad, get mad Don't hold it all inside Come on and talk to me now
1017.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 696 kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
Istri Pungut Sang Pewaris

Istri Pungut Sang Pewaris

Dia menangis saat melihat dahi River memerah dan timbul benjolan samar. “He-hei … mengapa kau menangis?” River bertanya dengan panik. “K-kau tertimpa persik. Dahimu tertimpa persik … pasti sakit ‘kan?” sahut gadis itu terisak. “Kan aku yang kejatuhan persik, kenapa kau yang menangis?” balas River memegang kening yang lantas membuatnya mengernyit kesakitan. Dia pun meraih tangan gadis tadi sembari menyerahkan buahnya. “Terimalah persikmu. Berhenti menangis, karena dahiku sama sekali tidak sakit.”
9.722.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
Driving You Crazy

Driving You Crazy

Kewanitaan Vivian yang merekah seolah menyambutnya. Victor kini merasakan kehangatan yang mengalir, dansesuatu yang buas dan primitif. Perasaan yang membuatnya terburu-buru memasukkan kejantanannya ke dalam liang kewanitaan Vivian. Begitu benda tumpul yang keras itu masuk, Vivian menjerit. “Akh! Sa—sakit!” Vivian meronta, meremas seprai. Air mata mengalir di pipinya. “Apa yang kau lakukan? Sakit ....”
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Suara Nina bergetar. Nina terkesiap. Bukan Mama yang mengelus puncak kepalanya tapi Ame. Tangis Nina pecah. Dengan senyum penuh kedewasaan, Ame menghapus air mata Nina. "Kakak jangan bersedih. Ada Ame," katanya. "Ame sayang kak Nina," Nina terisak. Adakah seseorang yang lebih kejam darinya? Di saat ia sendiri mati-matian menolak Ame, tapi Ame sangat menerimanya. "Maaf, maaf." Isakan Nina semakin menjadi.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai cry me a sad river
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status