Penantian yang Tak Kunjung Datang
"Bu Teresa, berkas pengunduran dirimu sudah disetujui oleh Pak Alex, tapi dia nggak sadar bahwa yang mengundurkan diri adalah kamu. Perlu aku ingatkan dia?"
Mendengar kabar dari telepon itu, Teresa perlahan menundukkan pandangan, "Nggak perlu. Biarkan saja seperti ini."
"Tapi kamu sudah empat tahun jadi sekretaris di sisi Pak Alex. Dia paling puas dengan kinerjamu dan juga paling nggak bisa lepas darimu. Soal pengunduran diri ini, apa kamu benar-benar nggak mau mempertimbangkannya lagi?"
Bagian personalia membujuk dengan sabar, tetapi Teresa hanya tersenyum kecil.