Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SERPIHAN DENDAM MASA LALU

SERPIHAN DENDAM MASA LALU

Anita yang berada disana bingung, apakah dia harus membuat minuman atau tidak, dia melirik Rianne dan langsung mendapatkan anggukan. Orion mendekat dan duduk berdiri di hadapan Rianne, dia menggeser keluar kursi dan duduk. Kakinya masih belum bisa berdiri lama. "Rianne--," "Apa itu kau Orion?" Suara orang lain datang dari arah pintu lagi. Rianne sampai menghela napas karena hari ini hari terburuknya. "Kalian membuat janji di hari pertamaku?" Kesal Rianne. Orion dan Lyora tidak memperdulikan kekesalan Rianne. Bagi Lyora ini adalah hari terbaiknya.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai dini hari
Baca
+Pustaka
DIA AYAHKU

DIA AYAHKU

Selain libur kuliah, aku juga mendapatkan hak istimewa dari Hana, yaitu libur di hari Minggu. Jadwal libur yang haram hukumnya bagi karyawan lain. Pelakunya bisa dihukum pemotongan gaji sampai seratus ribu bila kedapatan bolos tanpa alasan yang jelas dan masuk akal. "Ada apalagi, Bu? Kenapa pagi-pagi sudah ribut?" Aku mendekati mereka. "Ibu benar-benar sudah tidak tahan lagi dengan kehidupan seperti ini."
1026.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 919 kali sebagai dini hari
Baca
+Pustaka
Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Suami Kontrak Pura-Pura Miskin

Dia cukup memberi uang yang dibutuhkan untuk tim pengembang, sebenarnya hal itu cukup merepotkan bagi Pak Hariadi, namun zaman kemudahan seperti ini dia tinggal telpon jika akan memesannya. Hari ini semua karyawan dipulangkan cepat oleh Firman karena besok adalah hari raya idul adha. Nadin yang sudah sampai rumah duluan bergegas menyiapkan hidangan untuk menyambut hari raya kurban tersebut, dia hanya memasak masakan sederhana khas lebaran yaitu ketupat sayur nangka, karena belum gajian dia tidak mampu membeli daging.
9.8146.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai dini hari
Baca
+Pustaka
7 Hari Setelah Ibu Pergi

7 Hari Setelah Ibu Pergi

Lalu melakukan gerakan menarik sesuatu dan dilempar ke belakang. "Tahan, Zim!" teriaknya. Kak Hazim mengamuk. Ia kesurupan. Kali ini, bukan kesurupan Anjing Hitam, melainkan pemimpinnya si Siluman Anjing. Habib Husein dan Kyai Mustofa berdiri di sampingnya. Sementara santri yang lain bersama Ustad Baharudin terus melantunkan doa. "Jangan sampe dia kabur, Zim!" ucap Habib Husein.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai dini hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status