Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu
Bahunya bergetar, dan isakan-isakan kecilnya terdengar menyakitkan.
“Kenapa sih kalau jadi orang miskin selalu aja ditindas? Emangnya kalau miskin nggak boleh hidup tenang dan bahagia gitu? Padahal makan juga enggak minta-minta ke orang kaya, tapi usaha cari kerja sendiri. Padahal aku nggak nyuri, aku cuma mau cari kerja supaya bisa dapat uang halal dan bisa bawa Bapak berobat secara rutin, biar Ibu juga nggak capek harus bangun dini hari bikin kue basah dan keliling panas-panasan jual kue-kuenya. Padahal aku nggak ada niatan buruk, tapi orang lain selalu aja merendahkanku, memperlakukanku kayak pencuri yang harus dimaki-maki.”