Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Aroma khasnya—kayu cendana hangat, sisa bau logam pedang, dan wangi tanah setelah hujan—memenuhi indra penciumanku. "Apakah kau mengira aku sedang mempermainkanmu?" tanyanya, disertai tawa pendek yang kering namun tak menyiratkan ejekan. "Apakah kau pikir aku akan memanggil selir yang terlupakan ke sisi singgasana di hadapan seluruh istana, hanya untuk hiburan sesaat?"
561 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as do i smell manhwa
Read
+Library
Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Napas Terakhir untuk Sang Ratu

Apa pun yang nunggu di dalam ruangan ritual Malakai itu, yang jelas sisa umur dan napas manusiaku beneran tinggal beberapa jengkal lagi sebelum ciuman terakhir di puncak menara nanti menghabisi seluruh isi dadaku sampai habis tak tersisa. Waaaa! Akhirnya nyampe ujung tangga juga ya guys! Tapi sumpah deh, Bab 124 ini bener-bener kering, kotor, dan nyesek parah murni! 😭😭 Nggak ada romantis-romantisnya acan pas Hamin melarang Haneul mundur pakai makian kasar, padahal leher sama dadanya Hamin udah gosong bernanah kena radiasi hawa es Kantara dari jarak dekat! Kebayang kan baunya kayak gimana di lorong sempit begitu? Bau daging kebakar campur oli bekas dan keringat asem Jiran! Wkwkwk aduh puyen
653 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as do i smell manhwa
Read
+Library
Cinta Diam-Diam Sang Bos

Cinta Diam-Diam Sang Bos

Peter merengut. "Nggak mungkin! Kamu itu cowok paling wangi yang aku kenal. Parfummu bahkan lebih enak dari punya Heru. Sini, aku cium." Sekar mulai nyium-nyium dia kayak anjing pelacak. "Nggak, kamu wangi banget kok." "Kamu nggak merasa baunya terlalu kuat? Bikin mual?" Aku masih bantah. "Mungkin kamu lagi sensitif aja karena kurang makan," kata Sekar mencoba tenangkan aku.
9.839.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as do i smell manhwa
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status