Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perawatan

Perawatan

Di ranjang rumah perawatan pasca melahirkan. Tangan kasar perawat pria menyusuri kulitku sedikit demi sedikit, membuat tubuhku merinding. Terutama saat melewati area sensitif, dia sengaja menekan lebih keras hingga aku tak bisa menahan suara desahan. "Bu, pelankan suaramu. Suamimu masih di kamar sebelah." Perawat itu mengingatkan dengan nada seolah-olah peduli, tetapi jemarinya malah bergerak dengan semakin tak terkendali. "Nggak ... ini nggak benar ...." Aku menahan gemetar di tubuhku dan mencoba mendorong lengannya yang kekar. "Bu, pijatan sedalam ini yang bisa meredakan gejalamu, jangan bergerak!"
21.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Romansa di Sekolah

Romansa di Sekolah

Untuk mendapatkan inspirasi dalam ujian seni, ibuku menyewa guru privat untukku. Di bawah cahaya redup, kakiku di bawah meja perlahan-lahan bergerak dan bertumpu di kaki guruku. Guruku mulai meremas kakiku dengan kuat dan menatapku dengan tatapan yang membara. Suara hujan lebat yang begitu rapat di luar sana, yang berpadu dengan suasana hening …. Membuat pikiranku tidak bisa berhenti untuk melayang ke mana-mana. Tubuhku juga terasa aneh. Kemudian, guruku tersenyum dan menutup pintu. Dengan hati-hati, dia melepas dasinya dan berkata hendak "membahas pelajaran" denganku.
33.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Simfoni Tanpa Nada

Simfoni Tanpa Nada

Ketika seorang musisi dari orkestra legendaris Midanget Sunyata ditemukan tewas secara misterius di Desa Sukamundur, Aditya Arya—mantan polisi yang kini menjadi detektif swasta—dipanggil untuk menyelidiki. Namun, kasus ini bukanlah kematian biasa. Jejak berupa partitur kosong bertuliskan judul simfoni yang tidak dikenal, bisikan tentang "musik dari kehampaan," dan keanehan yang mengelilingi orkestra tersebut membawa Aditya pada misteri yang melibatkan rahasia gelap, konflik di antara para musisi, dan kemungkinan adanya sesuatu yang supranatural. Di tengah bayangan masa lalu desa yang penuh misteri, Aditya harus mengungkap kebenaran sebelum "nada tanpa suara" itu kembali memakan korban.
817 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Ayah Tiriku jadi Dosen Matematikaku

Ayah Tiriku jadi Dosen Matematikaku

"Ah ... Mas, pelan-pelan, jangan sampai kedengaran Nana." Demi mencari sensasi, ibu dan ayah tiriku nekat bercinta di ruang tamu. Pak! Pak! Pak! Bunyi hantaman kulit yang makin intens terus terngiang di kepalaku, membuatku secara refleks menjepit bantal dengan kedua paha. Suara dari luar ruangan itu terdengar makin keras, hingga bantal tidak lagi mampu memuaskan hasratku. Aku akhirnya mengeluarkan mainan kecil dari bawah bantal, lalu mulai menjelajahi tubuhku sendiri dengan sepuas hati. Aku pun tidak menyangka kalau nantinya aku benar-benar bisa mewujudkan keinginan untuk mendesah di bawah tubuh ayah tiriku sambil berseru, "Ayah, pelan-pelan ... keras banget."
11.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!

Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!

Ketika kembali ke hari saat aku dan kakakku harus memilih calon suami, aku tiba-tiba menyadari bahwa aku bisa mendengar suara hati orang lain. Aku mendengar kakakku berkata dalam hati, 'Kali ini, aku harus memilih suami yang bagus lebih dahulu!' Lalu dia segera menarik pergi pria yang menjadi suamiku di kehidupan sebelumnya, pria yang tampak lembut dan baik. Dan pria yang di kehidupan lalu memukulinya setiap hari, pria kasar itu, dia tinggalkan untukku. Aku tersenyum. Dia benar-benar mengira pria yang dulu kunikahi itu adalah pria baik?
12.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Rahasia Bejat di Balik Jubah Suci

Rahasia Bejat di Balik Jubah Suci

Setelah menggoda suamiku yang religius sebanyak 99 kali, suamiku akhirnya melanggar pantangannya demi diriku dan bermesraan denganku selama tiga hari tiga malam. Aku mengira dia akhirnya mencintaiku. Tapi, saat sedang merapikan ruang kerja, tidak sengaja aku menemukan pesan di komputernya. Dia mengirimkan video pribadiku kepada kakakku, Tamara Gunadi. [Biar abis ini dia nggak bakal ngejar-ngejar aku lagi. Kamu tenang aja Rara, sampai mati pun aku nggak bakal nyentuh dia. Orang yang aku sayang cuma kamu.] Tamara mengirimkan pesan suara berdurasi 60 detik, suaranya terdengar centil dan menggoda. "William, aku beneran terharu banget! Nggak nyangka kamu demi ngejaga kesucianku, malah nyuruh banyak orang buat mainin dia. Kira-kira kalau suatu saat dia tahu yang sebenernya, dia bakal marah nggak ya sama aku?" Suara William yang serak terdengar penuh tekanan dan menahan diri. "Emangnya dia berani? Seujung rambut kamu pun dia nggak bisa tandingin. Dia itu gatel banget, ada orang yang mau make dia saja sudah untung." "Lagian, semua foto syur sama video itu ada di aku. Kalaupun dia tau, dia nggak bakal punya muka buat nyalahin siapa-siapa." Tamara mengirimkan beberapa foto pribadi dengan pakaian minim. "William, bantuin aku lihat dong, gaya aku yang ini gimana? Apa kakinya harusnya dibuka lebih lebar lagi?"
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Suamiku selalu memandang rendah diriku hanya karena aku seorang wanita petani. Bahkan, dia tidak sayang pada anak kami. Setelah usia anak kami genap 100 hari, dia baru memeluknya untuk pertama kalinya. Lalu, kekasih pertamanya kembali ke Kota Jenang. Pria yang selama ini bersikap dingin itu pun, untuk pertama kalinya tersenyum di meja makan dan bahkan menyuapi anakku. Semalaman, anakku tampak sangat bahagia. Sebelum tidur, dia bertanya dengan suara lembut. "Ibu, apakah paman sedikit menyukaiku?" Aku memeluknya erat-erat. Mataku berkaca-kaca dan aku menggeleng pelan, berkata. "Bukan, tetapi kekasih paman telah kembali. Jadi kita harus pergi."
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Sang Mafia

Gelora Cinta Sang Mafia

A.D
"Tuan, please bantu aku. pria tua bau tanah itu terus menggangguku!" Ucap seorang wanita sexy yang tiba-tiba duduk dipangkuan seorang lelaki bermata biru dan dominan itu. "Hei dude, dia milikku." suara berat dan dominan itu menginterupsi lelaki tua yang terlihat kesal namun tak berani membantah ucapan lawan yang sangat kuat, sebab dia tahu laki-laki yang sedang memeluk pinggang wanita incarannya adalah penguasa Amerika setelah presiden. -------------------------------------- "Jadi, apa imbalan yang aku dapatkan setelah membantu kucing kecil ini?" "Ooh, aku akan mentraktirmu vodka?" "Bagaimana kalau satu ciuman di lehermu yang menggoda itu, hmm?" "What?!!!"
947 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Pesan Terakhir Loren Jose

Pesan Terakhir Loren Jose

Tante Desy mengikatku di sofa dan pergi keluar merayakan hari valentine bersama ayah. Aku meneleponnya tiga kali. "Tante Desy, tolong lepaskan aku, aku kesakitan." Namun, Tante Desy sibuk memisahkan ayah dan ibuku, memintaku bersabar sedikit lagi. "Ayah, bisakah ayah pulang dan masakin aku? Aku lapar sekali." Namun, ayah sibuk mengejar mengejar mantan kekasihnya dan hanya mentransfer uang, menyuruhku membeli sendiri. "Ibu, aku hampir mati. Tolong pulanglah ... " Namun, hanya terdengar suara ibu yang dingin, "Bukannya kamu sudah menganggap Tante Desy itu ibumu?" Kemudian, panggilan pun terputus. Aku mati kelaparan di antara bau busuk kotoran.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Setelah mendengar kabar Ricky Mandos mengalami kecelakaan parah saat balapan liar dan kehilangan banyak darah, Amanda Hilman segera bergegas ke rumah sakit dan mendonorkan darah sebanyak 1000 cc untuknya. Semua saudaranya menasihatinya pulang dan segera beristirahat, jadi Amanda terpaksa menyetujuinya. Tapi baru saja sampai di pintu, dia kembali lagi karena terlalu khawatir. Begitu berbalik, dia langsung melihat perawat menuangkan kelima kantong darah yang baru saja diambil darinya ke dalam tempat sampah! Tak lama kemudian, tiba-tiba terdengar suara tawa mengejek kencang dari salah satu kamar pasien di sebelah. "Haha, si bodoh Amanda tertipu lagi oleh kita!"
8.4164.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai doa suara merdu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1718192021
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status