Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Sasodara mencoba mencairkan ketegangan dan leluconnya disambut tawa oleh orang-orang yang hadir. "Jentra. Keluarkan Jentera saktimu."Perintah Sasodara. Semua orang terkejut dan mulai mundur. Mereka sangat mengerti akan kesaktian Jentera itu meskipun tidak pernah menyaksikannya. Jentra Kenanga-pun memejamkan matanya dan merapalkan mantra. Seketika ada tonjolan besar di dadanya dan mengalir melalui alur darah dan ototnya menuju telapak tangan Jentra. Sebuah Jentera biru berwarna dan bercahaya biru terang. Jentra-pun melepaskannya sehingga Jentera itu mendekati Pangeran Aswangga yang ketakutan. Lalu ia kembali pada pemiliknya.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Baca
+Pustaka
Berawal dari Taruhan, Berakhir Dipinang CEO Tampan

Berawal dari Taruhan, Berakhir Dipinang CEO Tampan

"Apa boleh saya menanyakan sesuatu, Nyonya?" Nyonya Saras mengangguk. Tawanya lesap. "Panggil aku ibu, Ganes." "Boleh kutanyakan sesuatu, Bu? Tentang ketakutan Pak Jendra. Kenapa dia terlihat takut pada warna merah sedangkan di sini, dia memakai kemeja merah?"
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Baca
+Pustaka
Sasakala

Sasakala

Arka membalas dengan menggaruk rambutnya yang sebenarnya tak gatal Nyimas tetap selalu sibuk dengan dunia yang menarik perhatiannya. Kali ini matanya membulat melihat lukisan damar kurung. Walau setiap minggu dia pergi ke kota, hal ini menjadi pengalaman pertamanya. Warna-warni mengintai setiap sudut kanvas damar kurung dan setiap sisinya mempunyai cerita yang berurut. Terkadang warna terang bertabrak dengan lembut sesama warna terang, atau warna gelap memberi kesan netral bagi warna terang.
9.82.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Baca
+Pustaka
Jadi Selingkuhan Teman Ayahku

Jadi Selingkuhan Teman Ayahku

Ucap Akas. Salsa tersentak kemudian tersenyum canggung. Ia melirik beberapa boneka itu kemudian melihat boneka beruang dengan desain yang sama dan warna yang sama. Sebuah beruang madu coklat muda yang besar. "Aku ingin satu ini saja." Ucap Salsa.
1010.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Jleb! Tangan itu menjebolnya dengan mudah. Saat Iblis itu menarik kembali tangannya dari tubuh mayat tersebut, di tangannya nampak terlihat benda bulat berwarna biru dan bercahaya redup. Hawa dingin luar biasa terpancar dari dalam benda bulat tersebut. Namun karena hawa panas dari Api di tangan kiri Sasaka, hawa dingin itu masih kalah dan tidak begitu terasa. "Hm..." Sasaka bergumam lalu dari dalam tangan kirinya muncul api merah yang membungkus benda bulat berwarna biru yang ada di tangannya tersebut.
1076.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Baca
+Pustaka
SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

SUAMIKU TERNYATA BUKAN BERANDAL BIASA

Part 86B "Sayang, kamu mau kemana udah cantik dan rapi begitu?" tanya Saga saat melihat istrinya sudah cantik. Gamis warna abu-abu membalut tubuhnya yang sudah tak ramping lagi. Penampilannya kali ini meski sederhana tapi tampak elegan. Ia juga membawa tas kecil yang dicangklongkan di lengannya. "Mas, kita ke toko kue Aksara yuk!" ajak Damay dengan nada manja.
1071.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Baca
+Pustaka
Hidden Baby Girl

Hidden Baby Girl

Seperti mainan yang baru saja mereka beli. Laras sendiri terkadang binggung, apakah dulu ia salah saat mengidam. Ataukah memang selera anaknya yang aneh. "Ituu ma, yang biru," minta Sasa. Bocah kecil itu menunjuk tayo berwarna biru yang bertengger manis di etalase. Kakinya menghentak-hentak dengan bibir yang tidak berhenti merengek. "Mbak tolong yang biru ini ya."
9.920.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Tampilkan Ulasan (18)
Baca
+Pustaka
Nauraa
kenapa kesannya malah laras yang salah padahal kan david yang nyuruh gugurin kandungan jadi dia pergi tapi temennya mojok2in terus buat balikan sama david kayak trauma nya si laras itu cuma hal yang mengada2 jadi temennya tetep nyodorin balikan2 terus
firstlove
kebnyakan orang pasti punya masa lalu yg kelam dan penyesalan selalu d belakan klo d depan namanya pendaftaran hehe ....but dengan bner" menyesal dan berubah jadi lebih baik that was very great job....masuk terbawa dalam critamu thor bikin trenyuh..
Baca Semua Ulasan
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Dia mengeluarkan ekspresi santai khas Om Kais—yang biasanya jadi tanda bahaya kalau dia mau melakukan sesuatu yang nggak bisa kutebak. “Sayang, kamu suka warna orange?” Aku langsung menggeleng cepat. “Nggak begitu. Kayak jus jeruk. Atau traffic cone.” “Kalau gitu warna hitam saja, ya.” Hah? Maksudnya apa warna hitam? Tapi sebelum aku sempat protes, Om Kais sudah mengangguk pada pramuniaga toko. “Mas, tolong bungkus dua unit yang ini. Warna hitam dua-duanya.”
1017.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 675 kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Baca
+Pustaka
Suara Desahan di Kamar Anakku

Suara Desahan di Kamar Anakku

Siska tampak menyodorkan dua buah dus persegi berwarna ungu dan kuning. "Apa lagi ini?" Aku bertanya lagi. Seperti dus cake. Warna dan tampilannya pun sepertinya sangat enak. "Oleh-oleh dari Bogor. Cobain aja nanti ya," jawab Siska kali ini menyunggingkan senyuman. Sepertinya dia tidak kesal lagi denganku. "Wah, terima kasih sahabatku yang paling baik dan paling cantik," ucapku memujinya.
9.8830.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.1K kali sebagai dongeng sasakala talaga warna
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status