Sketsa Hujan
Bandung sedang berada di puncak musim penghujan, namun bagi Aksara, badai yang sesungguhnya terjadi di dalam keheningan studionya. Kesibukan menjelang pameran "Jejak yang Tertinggal" menjadi satu-satunya napas buatan yang membuatnya tetap tegak.
Galeri seni Pak Danu malam itu dipenuhi aroma kopi mahal, wangi kayu pinus dari bingkai-bingkai baru, dan bisik-bisik apresiasi dari para kolektor.