Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jangan Rebut Papaku, Tante! (Sequel Jadi Suamiku Ya, Om?)

Jangan Rebut Papaku, Tante! (Sequel Jadi Suamiku Ya, Om?)

Christina
"Tante, jangan ambil papaku ...." lirih Alya, gadis kecil berusia 5 tahun, putri satu-satunya dari Nindya dan Andy. "Bukan tante yang ambil, tapi papamu yang mau sama tante kok!" Dengan angkuh janda dari Gio itu memeluk posesif lengan Andy. Nindya meraih tangan mungil Alya, membawa gadis kecil itu masuk ke dalam kamar, lalu ia kembali menghampiri Andy yang masih berdiri bersama Raya di teras depan rumahnya. "Silahkan ambil keputusan, Andy. Kamu pilih aku atau Kak Raya. Aku tidak keberatan jika kita harus bercerai." Enam tahun pasca pernikahan, Raya datang kembali mengusik hubungan Andy dan Nindya. Setelah perpisahannya dengan Gio, Raya yang sebelumnya menetap di LN memutuskan kembali ke tanah air. Apakah hati Andy akan bertahan dengan Nindya, atau ia akan luluh dengan godaan Raya? Sequel dari novel 'Jadi Suamiku Ya, Om?' (sebelum membaca ini, diwajibakan membaca novel Jadi Suamiku Ya, Om? agar paham jalan ceritanya, terim kasih.)
Romansa
102.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Bukan Ibu Susu Biasa

Bukan Ibu Susu Biasa

Alih-alih mengirim jamu pesanan pelanggan di Hotel Lokapala, Arunika Hana malah terjebak dalam sebuah kamar hotel bersama dengan seorang pria tak dikenal. Dengan suara beratnya yang mendominasi, pria itu memaksa Arunika untuk melakukan hal yang tak sepatutnya, padahal dia telah bersuami. Akibat hubungan satu malam yang tak Arunika inginkan, dia pun mengandung! Sembilan bulan dia berusaha menutup aib itu seorang diri dari Keluarga Buana. Dia pikir, dosanya telah diampuni setelah bayinya meninggal. Ternyata, takdir kembali memporak-porandakan hidup Arunika ketika seorang dokter membawanya ke tempat kediaman Keluarga Prama untuk sebuah pekerjaan. Sepasang mata dingin dan suara berat milik Kaivan Ararya Prama mengingatkan Arunika pada perusak tersebut. “Berani-beraninya wanita kumuh sepertimu menyusui anakku!” hardik Kaivan, yang adalah seorang Presdir Group Prama. Arunika terkejut tetapi mereka semua tidak tahu, kalau dia bukanlah seorang ibu susu dan penjual jamu biasa, melainkan seorang Pewaris Tabib Legendaris yang terkenal dengan keahlian jarum emasnya.
Rumah Tangga
101.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Untuk Apa Lagi Mencinta

Untuk Apa Lagi Mencinta

Pada hari kelima puluh lima sejak tunanganku memblokirku, aku membatalkan pernikahan yang sudah kunanti-nantikan selama delapan tahun. Sementara dia masih menemanikan teman masa kecilnya yang depresi beristirahat dan berobat di kuil. Dia membuat Kuil Jingu yang selalu ramai peziarah tutup selama setengah tahun penuh. Namun, karena kehilangannya tanpa sebab, aku dikepung dan dikejar-kejar wartawan hingga tak punya tempat tinggal. Terpaksa, aku pergi ke Kuil Jingu untuk mencarinya. Tapi dia justru mengusirku turun gunung dengan alasan tak boleh mengganggu ketenangan kuil. Di tengah musim dingin yang menusuk, aku pingsan dan nyaris tewas di kaki gunung. Saat siuman, kulihat Arif Wijaya menanam hamparan besar mawar yang lambangnya cinta dengan tangannya sendiri di tanah suci kuil itu. Setengah tahun kemudian, akhirnya dia turun gunung dan membawa teman masa kecilnya pulang. Mawar yang mereka tanam itu memenuhi kamar pengantin kami. Kutatap dingin. Dia belum tahu, aku sebentar lagi akan menikah dengan orang lain.
Short Story · Romansa
1.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Kehamilan Berujung Perceraian

Kehamilan Berujung Perceraian

Pada ulang tahun pernikahan kami, wanita yang disukai oleh suamiku menunjukkan foto USG di status media sosialnya. Dia juga menuliskan ucapan terima kasih untuk suamiku. "Laki-laki baik yang sudah menjagaku selama sepuluh tahun memberiku seorang anak. Terima kasih." Aku sempat melotot dan berkomentar, "Sudah tahu cuma selingkuhan, tapi masih berani begini?" Aku langsung menelepon suamiku dan memarahinya. "Jangan punya pikiran aneh-aneh! Aku cuma kasih tabung reaksi buat memenuhi keinginannya menjadi ibu tunggal." "Oh ya, Erika saja sudah hamil, kamu yang sudah melakukannya hingga tiga kali masih saja belum hamil. Dasar nggak berguna." Tiga hari yang lalu dia bilang padaku kalau dia harus pergi ke luar negeri untuk urusan bisnis, tidak menjawab telepon atau membalas pesanku. Aku pikir dia sibuk, tetapi tidak disangka dia malah menemani orang lain untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Setengah jam kemudian, Erika memamerkan hidangan mewah di atas meja makan. "Aku bosan sama makan makanan barat, jadi Regha memasak semua makanan kesukaanku." Aku melihat slip kehamilan yang ada di tanganku. Seketika, kegembiraan yang memenuhi hatiku langsung membeku menjadi es. Aku jatuh cinta kepadanya selama delapan tahun, berkomitmen dengannya selama enam tahun dalam ikatan pernikahan. Kali ini, aku akan melepaskan semuanya.
Short Story · Romansa
14.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Kirana Quinn
Seorang gadis penjual pakaian bekas diminta menikah dengan seorang pemuda yang tak di kenalnya, dan anehnya permintaan itu datang dari wanita yang menjadi pelanggan pakaian bekas bernama Akila. Permintaan yang tiba-tiba itu ditolaknya mentah-mentah. Tapi demi ayahnya yang membutuhkan biaya operasi akhirnya di terimanya juga permintaan gila itu. Zahira nama gadis penjual pakaian bekas itu bahkan tak tahu seperti apa calon suaminya, sudah tua atau cacat yang penting dia bisa membayar biaya operasi ayahnya yang kecelakaan akibat truk yang di bawanya masuk jurang. Zahira di dandani secantik mungkin, dia bahkan tidak ingin melihat bagaimana bayangan wajahnya di cermin setelah memakai makeup pengantin. Zahira baru mengangkat kepalanya saat mempelai pria datang bersama keluarganya. Zahira terperangah karena pria yang akan menjadi suaminya bagaikan pangeran dari negeri dongeng. Tampannya tak bisa di samakan dengan pemain sinetron favoritnya. Zahira ingin lari meninggalkan pesta pernikahan yang menurutnya tidak benar ini, pasti ada sesuatu yang terselubung karena Akila pernah menunjukkan foto kekasihnya yang berada di latar walpaper ponselnya. Bagaimana mungkin Akila memintanya menikahi kekasihnya sendiri yang bernama Fajar seorang pengusaha muda real estate terkemuka di Indonesia. Ada apa sebenarnya? Pikirannya terus berkecamuk antara pergi dan tak menengok lagi ke belakang atau melanjutkan pernikahan ini.
Romansa
1.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Wenn die Erinnerung verblasst

Wenn die Erinnerung verblasst

Die drei Richter-Brüder, für die ich einst das Wichtigste im Leben gewesen sein soll – ausgerechnet als ich unter einem bösartigen Hirntumor litt, waren sie nirgendwo zu finden. Die Operation könnte zu Gedächtnisverlust führen. Ich wollte sie nicht vergessen, also rief ich sie an und bat um Hilfe. Doch kaum war die Verbindung hergestellt, prasselten ihre Beschimpfungen auf mich ein: „Lena, heute ist Vanessas Geburtstag! Musst du uns ausgerechnet jetzt Ärger machen?“ Vor Schmerzen verlor ich das Bewusstsein. Als ich im Krankenhaus wieder aufwachte, sah ich eine Nachricht von Vanessa auf meinem Handy. „Lena, die Brüder haben mir drei Schutzamulette geschenkt, um mich zu beschützen!“ Auf dem Foto waren die drei Schutzamulette zu sehen – dieselben, für die ich sieben Stunden lang im strömenden Regen Schritt für Schritt niedergekniet war und jedes Mal meinen Kopf zur Erde gesenkt hatte, um sie für die Brüder zu erbitten. Endlich gab ich auf. Ich ging allein ins Ausland, ließ mich operieren und vergaß sie. Bis ich eines Tages drei fremde Männer vor meiner Haustür knien sah, die mich wie von Sinnen um Vergebung anflehten.
Short Story · Liebesroman
2.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Saat Cinta Terkikis Habis

Saat Cinta Terkikis Habis

Setelah keguguran yang tidak disengaja, aku keluar dari kamar rumah sakit sendirian untuk mencari Axel Gunt. Aku melihatnya saat di luar ruang dokter dan ketika aku hendak mengetuk pintu, aku mendengar percakapan mereka. “Angkatlah rahim istriku, aku nggak perlu istriku melahirkan anakku.” Axel menyeret wanita di sisinya ke hadapan dokter dan mengelus-elus perutnya. “Pertahankan anak di dalam perutnya, ini satu-satunya anakku.” Aku sangat familier dengan wanita ini. Dia adalah Annie, sekretaris Axel selama tiga tahun. Axel mengingatkan dokter dengan serius dan khawatir. “Pastikan untuk menggunakan obat terbaik! Jangan sampai terjadi hal-hal yang nggak diinginkan!” Aku menarik tanganku kembali, seolah-olah terjatuh ke dalam jurang yang dalam. Aku tidak menyangka orang tercintaku akan melakukan hal sekejam ini padaku saat aku baru saja keguguran. Aku tidak menyangka bahwa kepercayaanku padanya akan berubah menjadi pisau tajam yang menusuk hatiku. Aku rasa cintaku padanya hanya bisa diwujudkan dengan melepas tangan.
Short Story · Romansa
9.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Cliche

Cliche

Doctor Rusty
Park Dae-Ho, seorang playboy yang tak pernah benar-benar jatuh cinta. Baginya, cinta hanya kesenangan tanpa melibatkan perasaan. Suatu hari, sepulang dari kelab malam, ia tidur dengan seorang perempuan dalam keadaan mabuk. Sejak itu ia jatuh cinta pada perempuan itu. Sayang, keadaannya yang mabuk di malam tersebut membuatnya tak mampu mengingat jelas, kecuali tanda lahirnya. Ia juga menemukan access card perusahaan Byeoul yang tertinggal di kamar hotel dan bisa menjadi petunjuk. Suatu ketika, kesempatan untuk menemukannya terbuka. Dae-Ho ditawari pekerjaan untuk menyusup ke dalam Byeoul dan mencuri data keuangannya. Ia juga akan diberi identitas baru dan secara otomatis menjadi karyawan di sana. Meski tidak tahu tujuan orang yang menawarinya, Dae-Ho setuju demi menemukan perempuan pujaannya. Siapakah orang yang memberinya pekerjaan di Byeol? Mengapa orang tersebut mudah memalsukan identitas Dae-Ho sebagai karyawan Byeol? Apa tujuan sebenarnya? Dan dapatkah Dae-Ho menemukan gadis tersebut? Temukan semua jawabannya dalam "Cliche"!
Romansa
102.4K viewsOngoing
Read
Add to library
Dokter, Sentuh Aku Lagi

Dokter, Sentuh Aku Lagi

“Ugh ... nikmat sekali, Mas!” “Aaahh ... aku jadi cemburu padanya. Dia pasti puas sekali kalau lagi sama kamu. Tapi aku pasti lebih menggairahkan, kan?” *** Avrisha menjalani operasi pengangkatan rahim setelah divonis penyakit yang mengancam nyawanya. Demi tetap bisa menjadi seorang ibu, sekaligus tuntutan memberikan keturunan dari mertuanya, ia dan Arion—suaminya—memilih menjalani program bayi tabung. Sel telurnya dibekukan dan ditanamkan ke rahim seorang wanita lain,  Kirana, sahabatnya.   Hingga suatu malam, ia mendengar suara desahan dari kamar tamu yang dihuni Kirana, serta Arion yang selalu hilang dari kamarnya pada tengah malam. Ia menaruh curiga, tetapi memendam semuanya sampai bayinya lahir.   Di tengah kegundahannya, tanpa sengaja ia mendapati dokter kandungan yang menangani Kirana adalah mantan kekasihnya, pria itu kembali menawarkan cinta setelah belasan tahun lamanya. Avrisha dihadapkan dilema, terlebih saat rumah tangganya dilanda keretakan.   Mampukah ia menahan semua demi kelahiran anaknya? Atau memilih membagi lagi hatinya dengan sang mantan kekasih?
Romansa
9.6K viewsOngoing
Read
Add to library
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
Short Story · Romansa
4.1K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status